Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Sudah Saatnya Warga Ikut Menjaga Mereka yang Menjaga Kota

Sudah Saatnya Warga Ikut Menjaga Mereka yang Menjaga Kota

  • account_circle Redaktur Lintas Jabar
  • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
  • visibility 118
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

lintasjabar.id, TASIKMALAYA — Setiap dini hari, ketika sebagian besar warga masih tertidur, para pengangkut sampah sudah mulai bekerja menyusuri sudut-sudut Kota Tasikmalaya. Mereka mengangkat karung demi karung sampah, mendorong gerobak berat, dan membersihkan tumpukan limbah yang ditinggalkan warga setiap harinya.

Pekerjaan itu bukan sekadar melelahkan. Mereka harus berhadapan langsung dengan bau menyengat, cairan kotor, cuaca ekstrem, hingga risiko tertusuk benda berbahaya dari dalam tumpukan sampah.

Namun di balik beratnya pekerjaan itu, ada satu hal yang sering terlupakan: para petugas kebersihan bukan mesin. Mereka manusia biasa yang juga punya keluarga, kesehatan, dan rasa lelah.

Ironisnya, masih banyak warga yang belum benar-benar peduli terhadap keselamatan mereka.

Sampah Bukan Sekadar Dibuang, Tapi Harus Dipikirkan

Masalah sampah sebenarnya tidak selalu dimulai di TPS atau TPA. Semua berawal dari rumah.

Ketika sampah dibuang sembarangan, dicampur tanpa dipilah, atau diletakkan asal-asalan di pinggir jalan, dampaknya bukan hanya membuat kota terlihat kotor. Beban paling berat justru jatuh kepada para petugas pengangkut sampah yang harus membersihkan semuanya.

Bahkan tak jarang mereka menemukan pecahan kaca, jarum, limbah medis rumahan, hingga benda tajam bercampur dengan sampah biasa tanpa pemberitahuan apa pun.

Hal-hal kecil seperti itu bisa membahayakan keselamatan mereka di lapangan.

Karena itu, kesadaran warga menjadi hal yang sangat penting. Jika ada limbah berbahaya atau benda tajam, setidaknya beri tanda atau informasikan kepada petugas agar mereka lebih berhati-hati saat mengangkutnya.

Sebab satu kelalaian kecil bisa berujung luka bagi orang yang setiap hari membantu menjaga kebersihan kota.

Kota Bersih Bukan Hanya Tugas Petugas Sampah

Selama ini banyak orang menganggap urusan sampah selesai setelah dibuang dari rumah. Padahal kenyataannya tidak sesederhana itu.

Kota yang bersih tidak hanya bergantung pada petugas kebersihan, tetapi juga pada kepedulian masyarakatnya.

Mulai dari hal sederhana:

  • tidak membuang sampah sembarangan,
  • memilah sampah dari rumah,
  • mengurangi sampah plastik,
  • hingga ikut menjaga lingkungan sekitar.

Bahkan budaya gotong royong seperti perelek warga atau iuran sukarela untuk kebersihan lingkungan sebenarnya bisa menjadi bentuk penghargaan kecil bagi mereka yang bekerja di garis depan pengelolaan sampah.

Karena tanpa disadari, para pengangkut sampah telah membantu menjaga kesehatan dan kenyamanan seluruh warga kota setiap hari.

Mereka Menjaga Kota, Sudahkah Kita Menjaga Mereka?

Di tengah meningkatnya volume sampah dan keterbatasan armada pengangkut, para petugas kebersihan tetap bekerja tanpa banyak keluhan. Mereka tetap datang saat hujan, tetap mengangkut sampah saat bau menyengat menusuk, dan tetap bekerja ketika sebagian orang memilih menjauh dari tumpukan limbah.

Mungkin sudah waktunya masyarakat Kota Tasikmalaya melihat mereka bukan sekadar “petugas sampah”, melainkan orang-orang yang berjasa menjaga kota tetap layak dihuni.

Karena pada akhirnya, kebersihan kota bukan hanya soal truk pengangkut atau TPA semata, tetapi soal kesadaran bersama untuk saling menjaga.

Dan bentuk kepedulian itu bisa dimulai dari rumah sendiri. (red) 

  • Penulis: Redaktur Lintas Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menguji Logika Penggabungan Kominfo di Era Digital

    Menguji Logika Penggabungan Kominfo di Era Digital

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Lintasjabar.Id, OPINI – Kebijakan penggabungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dengan Dinas Perhubungan (Dishub) di Kabupaten Tasikmalaya kembali memantik diskursus publik. Di tengah tuntutan digitalisasi yang kian kompleks, langkah ini tidak hanya menyisakan tanda tanya, tetapi juga menguji logika kebijakan pemerintah daerah dalam membaca arah zaman. Dalam konteks Peran Kominfo dalam Pemerintah Daerah, keputusan ini […]

  • Musda XVI KNPI Molor, Sorotan Disiplin dan Profesionalisme Pemuda

    Musda XVI KNPI Molor, Sorotan Disiplin dan Profesionalisme Pemuda

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 29
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Pelaksanaan Musda XVI KNPI di Kabupaten Tasikmalaya menuai sorotan setelah agenda pembukaan mengalami keterlambatan lebih dari satu jam dari jadwal yang telah ditetapkan. Kegiatan yang semestinya dimulai pukul 09.00 WIB baru resmi dibuka sekitar pukul 10.39 WIB, memicu kritik dari sejumlah peserta yang hadir. Keterlambatan ini menjadi catatan tersendiri dalam forum […]

  • Rentetan OTT Kepala Daerah, Alarm Krisis Integritas dan Kepercayaan Publik

    Rentetan OTT Kepala Daerah, Alarm Krisis Integritas dan Kepercayaan Publik

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 30
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, OPINI – Dalam hitungan bulan, sejumlah kepala daerah kembali tersandung operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Terbaru, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman diamankan dalam operasi KPK di Jawa Tengah. Penangkapan ini menambah daftar kepala daerah yang terjerat kasus korupsi dalam waktu yang relatif berdekatan. Sebelumnya, sempat menarik perhatian publik juga ketika Komisi […]

  • SMPN 1 Banjarsari Borong Tiga Gelar di IPBC Ciamis

    SMPN 1 Banjarsari Borong Tiga Gelar di IPBC Cup Ciamis

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Lintasjabar.id, BERITA OLAHRAGA. SMPN 1 Banjarsari kembali menegaskan eksistensinya dalam dunia basket pelajar Kabupaten Ciamis. Melalui tim Nesabanri Basketball Reborn, sekolah tersebut sukses meraih tiga gelar juara dalam ajang IPBC Cup Season 2 yang berlangsung di Galuh Basketball Centre, Ciamis. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SMPN 1 Banjarsari. Tim basket kebanggaan sekolah […]

  • Cuaca Ekstrem Terjang Ciamis, Satu Rumah Rusak Parah

    Cuaca Ekstrem Terjang Ciamis, Satu Rumah Rusak Parah

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 107
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA CIAMIS – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Ciamis kembali memakan korban. Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur sejak Kamis sore (21/5/2026) hingga malam hari menyebabkan sebuah rumah warga di Desa Cibadak, Kecamatan Banjarsari, ambruk. Rumah milik Mulyadi (49) di Dusun Wanayasa RT 10 RW 02 mengalami kerusakan serius setelah bagian atap […]

  • Pola Janggal dalam Pengadaan di Bappelitbangda Terungkap

    Pola Janggal dalam Pengadaan di Bappelitbangda Terungkap

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 25
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Pengadaan barang dan jasa di Bappelitbangda Kota Tasikmalaya menjadi perhatian setelah data yang dibuka ke publik menunjukkan pola yang tidak biasa. Dari penelusuran terhadap ratusan paket pengadaan, muncul tiga pola utama yang dinilai perlu diuji lebih dalam. Temuan ini memperkuat sorotan terhadap pengadaan di Bappelitbangda, terutama dalam hal transparansi dan efisiensi […]

expand_less