Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Ajat Sudradjat: “Merawat Ukhuwah dari Majelis Ilmu”

Ajat Sudradjat: “Merawat Ukhuwah dari Majelis Ilmu”

  • account_circle Deny Heryanto
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • visibility 158
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA. Pagi baru saja tumbuh di kawasan Leuwidahu. Langit Indihiang masih menyisakan udara sejuk ketika satu per satu jamaah mulai berdatangan menuju Majelis Ilmu Pengajian Kiansantang, Pesantren Annabris, Kelurahan Parakannyasag, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya.

Ada yang datang dengan sarung yang masih terlipat rapi. Ada yang menyalami sahabat lama yang lama tak berjumpa. Ada pula yang duduk tenang sambil menunggu acara dimulai.

Mereka datang dengan tujuan yang sama.

Menjaga silaturahmi.

Menimba ilmu.

Merawat persaudaraan.

Sabtu (13/6/2026), Yaumul Ijtima MWC NU Indihiang Tasikmalaya kembali digelar. Agenda rutin Nahdlatul Ulama ini bukan sekadar pertemuan organisasi. Lebih dari itu, ia menjadi ruang perjumpaan yang menjaga denyut kehidupan warga Nahdliyin di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Hendro Haryoko,S.IP,M.M. dari Pemerintah Kecamatan Indihiang, Kompol Cecep Bambang dari Polsek Indihiang, Ketua PCNU Kota Tasikmalaya H. Dudu Rohman, para tokoh agama, serta masyarakat dari berbagai wilayah di Kecamatan Indihiang.

Bagi Ketua MWC NU Indihiang, Ajat Sudradjat, S.Sos., M.H., Yaumul Ijtima memiliki makna yang jauh lebih luas dibanding agenda formal organisasi.

Yaumul Ijtima, Ruang Teduh di Tengah Arus Perubahan

Ajat melihat kehidupan masyarakat hari ini menghadapi tantangan yang berbeda.

Teknologi berkembang cepat.

Media sosial membentuk cara berpikir baru.

Informasi datang tanpa sekat.

Namun di sisi lain, masyarakat juga menghadapi ancaman hoaks, polarisasi, hingga berkurangnya ruang dialog yang sehat.

Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan penyeimbang.

Dan majelis ilmu adalah salah satunya.

“Yaumul Ijtima bukan hanya rutinitas. Ini ruang untuk memperkuat hati, memperdalam ilmu, dan merawat kebersamaan agar masyarakat tidak kehilangan arah,” ujar Ajat.

Ia menegaskan bahwa MWC NU Indihiang harus mampu menghadirkan Islam yang ramah, menyejukkan, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

Tradisi tidak boleh dipandang sebagai sesuatu yang tertinggal.

Sebaliknya, tradisi adalah akar yang menjaga identitas.

“Perubahan harus diikuti. Tetapi nilai-nilai dasar jangan ditinggalkan. Kita harus bijak menghadapi perkembangan zaman,” katanya.

Melalui majelis ilmu Tasikmalaya, warga diajak untuk membangun literasi keagamaan yang sehat serta memperkuat sikap saling menghargai.Yaumul Ijtima MWC NU Indihiang Tasikmalaya perkuat ukhuwah dan edukasi umat.

Dari Ukhuwah Menuju Pengabdian Nyata

Bagi Ajat, kekuatan Nahdlatul Ulama lahir dari hubungan antarwarga yang terjaga dengan baik.

Bukan hanya kuat dalam struktur.

Tetapi juga kokoh dalam rasa persaudaraan.

Karena itu, Yaumul Ijtima NU menjadi media untuk memperkuat kepedulian sosial.

Warga saling bertukar pikiran.

Mendiskusikan persoalan umat.

Mencari solusi bersama.

Sekaligus memperkuat semangat gotong royong.

“Kita ingin warga Nahdliyin hadir membawa manfaat. Menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat dan menjaga persatuan,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya etika dalam menggunakan media sosial.

Menurutnya, dakwah hari ini tidak cukup hanya di mimbar.

Tetapi juga hadir melalui perilaku di ruang digital.

“Jangan mudah menyebarkan informasi yang belum jelas. Jadilah umat yang tabayun dan bijak,” ujarnya.

Pesan tersebut terasa relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.

Ketika kecepatan informasi sering kali mengalahkan ketelitian dalam memeriksa kebenaran.

Menjaga Cahaya NU Tetap Menyala

Menjelang kegiatan berakhir, suasana hangat masih terasa.

Para peserta saling bercengkerama.

Sebagian melanjutkan diskusi kecil.

Sebagian lainnya bersiap pulang dengan membawa semangat baru.

Bagi Ajat Sudradjat, pemandangan seperti itulah wajah asli Nahdlatul Ulama.

Dekat dengan masyarakat.

Membumi.

Dan hadir dengan ketulusan.

Ia berharap semangat silaturahmi Nahdliyin terus diwariskan kepada generasi muda.

Sebab masa depan organisasi tidak hanya ditentukan oleh banyaknya anggota.

Tetapi juga oleh kemampuan menjaga nilai, memperkuat persaudaraan, dan memberi manfaat nyata.

“Kita ingin NU tetap menjadi rumah bersama. Tempat belajar. Tempat mengabdi. Dan tempat masyarakat menemukan keteduhan,” katanya.

Melalui kegiatan keagamaan Indihiang seperti ini, NU menunjukkan bahwa pengabdian tidak selalu dimulai dari hal besar.

Kadang cukup dengan hadir.

Mendengarkan nasihat.

Menyapa sesama.

Lalu pulang dengan tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Dari sebuah majelis sederhana di Indihiang, pesan itu kembali ditegaskan.

Bahwa di tengah dunia yang terus berubah, penguatan ukhuwah Islamiyah tetap menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang damai, beradab, dan penuh kebermanfaatan.

Dan selama majelis ilmu terus hidup, cahaya pengabdian Nahdlatul Ulama akan tetap menyala untuk umat.

  • Penulis: Deny Heryanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Beasiswa Anak Papua ke Bandung - lintasjabar

    Dedi Mulyadi Siapkan Program Beasiswa Anak Papua ke Bandung

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 87
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA NASIONAL – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan rencana program beasiswa anak Papua ke Bandung sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Tanah Papua. Melalui program tersebut, sebanyak 40 putra-putri Papua akan mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi di sejumlah perguruan tinggi di Kota Bandung. Komitmen tersebut disampaikan Dedi Mulyadi […]

  • Warga Tasikmalaya Antusias Lihat Sapi Kurban Presiden

    Warga Tasikmalaya Antusias Lihat Sapi Kurban Presiden

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 41
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah membawa kebahagiaan tersendiri bagi warga Kampung Cibeas, Kelurahan Gunung Gede, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya. Seekor sapi kurban berbobot sekitar 1,4 ton bantuan Presiden Republik Indonesia menjadi perhatian warga saat tiba di lokasi penyembelihan, Rabu (27/5/2026). Ratusan masyarakat tampak memadati area kampung sejak pagi untuk melihat langsung […]

  • Kebakaran Kandang Ayam Ciamis, Kerugian Capai Rp150 Juta

    Kebakaran Kandang Ayam Ciamis, Kerugian Capai Rp150 Juta

    • calendar_month 9 jam yang lalu
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 61
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA CIAMIS – Peristiwa Kebakaran Kandang Ayam Ciamis terjadi di Dusun Bandaruka, Desa Karanganyar, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jumat (12/6/2026) malam. Sebuah kandang ayam dua lantai milik warga dilaporkan hangus dilalap api hingga menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp150 juta. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 WIB dan sempat membuat warga sekitar panik. […]

  • Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay

    Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 26
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA PIALA DUNIA 2026 – Prediksi skor Amerika Serikat vs Paraguay menjadi salah satu bahasan paling dicari menjelang lanjutan Grup D Piala Dunia 2026. Pertandingan ini berlangsung di Los Angeles Stadium atau SoFi Stadium, Inglewood, kawasan Los Angeles, Jumat, 12 Juni 2026 pukul 18.00 waktu setempat. Bagi pembaca Indonesia, partai ini dimainkan Sabtu, 13 […]

  • Sopir Ekspedisi Ngamuk, Siram Air Keras ke 9 Pegawai Konveksi di Tasikmalaya

    Sopir Ekspedisi Ngamuk, Siram Air Keras ke 9 Pegawai Konveksi di Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 51
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Kasus air keras Tasikmalaya menggegerkan warga setelah seorang sopir ekspedisi diduga melakukan aksi penyiraman cairan berbahaya terhadap pekerja konveksi di Desa Gunajaya, Kecamatan Manonjaya. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin malam (4/5/2026) sekitar pukul 19.00 WIB dan mengakibatkan sembilan orang menjadi korban. Kronologi Kejadian di Lokasi Konveksi Berdasarkan keterangan saksi dan korban, […]

  • Tasikmalaya: Komitmen Pelayanan Inklusif untuk Semua

    Tasikmalaya: Komitmen Pelayanan Inklusif untuk Semua

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 48
    • 0Komentar

    LintasJabar. Id, BERITA TASIKMALAYA – Disdukcapil Kota Tasikmalaya terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan warga disabilitas yang inklusif dan merata. Pada 30 Maret 2026, Disdukcapil Kota Tasikmalaya menggelar kegiatan perekaman data sekaligus penyerahan dokumen kependudukan secara langsung kepada warga binaan di Yayasan Mentari Hati Tasikmalaya. Program ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam […]

expand_less