Kebakaran Kandang Ayam Ciamis, Kerugian Capai Rp150 Juta
- account_circle Redaktur Lintas Jabar
- calendar_month 9 jam yang lalu
- visibility 62
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
lintasjabar.id, BERITA CIAMIS – Peristiwa Kebakaran Kandang Ayam Ciamis terjadi di Dusun Bandaruka, Desa Karanganyar, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jumat (12/6/2026) malam. Sebuah kandang ayam dua lantai milik warga dilaporkan hangus dilalap api hingga menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp150 juta.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 WIB dan sempat membuat warga sekitar panik. Kobaran api dengan cepat membesar karena sebagian material bangunan merupakan konstruksi semi permanen yang mudah terbakar.
Pemilik kandang diketahui bernama Galih Nugraha (26), seorang wiraswasta yang berdomisili di Dusun Bandaruka, Desa Karanganyar Kabupaten Ciamis. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.
Kebakaran Kandang Ayam Ciamis Dipicu Proses Pengovenan
Berdasarkan laporan petugas, sumber kebakaran diduga berasal dari proses pengovenan kandang yang dilakukan sebelum kejadian berlangsung.
Api pertama kali diketahui oleh warga yang tinggal di sekitar lokasi. Saat itu kobaran api sudah terlihat membesar dan menjalar hingga ke lantai dua bangunan kandang ayam.
Melihat kondisi yang semakin mengkhawatirkan dan berpotensi merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi, warga segera meminta bantuan kepada UPTD Damkar Ciamis.
Laporan diterima petugas pada pukul 21.40 WIB. Tidak lama berselang, tim pemadam langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan dua unit armada pancar.
Damkar Ciamis Kerahkan Dua Armada Pemadam
Petugas pemadam kebakaran berangkat pada pukul 21.42 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 21.59 WIB dengan waktu respons 17 menit.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api semakin meluas. Selain itu, proses pendinginan juga dilakukan guna memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Operasi pemadaman melibatkan enam personel UPTD Damkar Ciamis dengan dukungan sejumlah unsur lainnya, termasuk aparat kepolisian, pemerintah desa, PLN, dan masyarakat setempat.
Upaya pemadaman berlangsung cukup intens mengingat seluruh bangunan kandang berukuran sekitar 5 meter x 25 meter terdampak kobaran api.
Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian ekonomi yang cukup besar bagi pemilik kandang.
Bangunan dua lantai yang digunakan untuk aktivitas peternakan mengalami kerusakan total akibat terbakar. Hingga proses penanganan selesai sekitar pukul 23.15 WIB, petugas masih melakukan observasi menyeluruh untuk memastikan kondisi benar-benar aman.
Selain melakukan pemadaman, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait layanan darurat dan pentingnya segera melapor apabila terjadi kebakaran maupun keadaan darurat lainnya.
Peristiwa Kebakaran Kandang Ayam Ciamis ini menjadi pengingat bagi masyarakat dan pelaku usaha peternakan agar lebih memperhatikan faktor keselamatan dalam penggunaan peralatan pemanas maupun aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama pada bangunan dengan material yang mudah terbakar. (dh/hs)
- Penulis: Redaktur Lintas Jabar


Saat ini belum ada komentar