Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Warga Binaan LAPAS Tasikmalaya Dapat Santunan

Warga Binaan LAPAS Tasikmalaya Dapat Santunan

  • account_circle Deny Heryanto
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Momentum Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tasikmalaya berlangsung penuh makna. Perayaan yang digelar di Aula Lapas pada Senin (27/4/2026) itu tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi para penghuni lapas.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah Warga Binaan LAPAS Tasikmalaya menerima bantuan gerobak usaha tahu bulat sebagai bekal kemandirian setelah menyelesaikan masa pidana. Selain itu, santunan juga diserahkan kepada 10 warga binaan sebagai bentuk kepedulian sosial dari Pemerintah Kota Tasikmalaya.

Program ini menjadi bukti bahwa sistem pemasyarakatan modern tidak lagi sekadar menitikberatkan pada hukuman, melainkan pada pembinaan, pemberdayaan, dan reintegrasi sosial.

Bekal Nyata untuk Kehidupan Setelah Bebas

Pelaksana Harian Kepala Lapas Kelas IIB Tasikmalaya, Yadi Suryaman, mengatakan pemberian gerobak usaha merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang selama ini menjadi prioritas.

Menurutnya, warga binaan perlu dibekali keterampilan dan modal usaha agar mampu mandiri ketika kembali ke tengah masyarakat.

“Kami ingin mereka memiliki pegangan. Ketika bebas nanti, mereka bisa langsung berusaha dan tidak kembali melakukan kesalahan yang sama,” ujar Yadi.

Program ini menjadi salah satu langkah konkret dalam mempersiapkan Warga Binaan LAPAS Tasikmalaya menghadapi kehidupan baru di luar tembok penjara.

Simbol Harapan dan Kesempatan Kedua

Gerobak tahu bulat yang diberikan bukan sekadar alat usaha. Lebih dari itu, bantuan tersebut menjadi simbol kesempatan kedua bagi warga binaan untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Usaha kuliner seperti tahu bulat dipilih karena relatif mudah dijalankan, membutuhkan modal terjangkau, serta memiliki pangsa pasar yang luas, baik di Kota Tasikmalaya maupun Kabupaten Tasikmalaya.

Dengan bekal tersebut, warga binaan diharapkan mampu memulai usaha secara mandiri sejak hari pertama menghirup udara bebas.

Santunan untuk Menumbuhkan Semangat

Tidak hanya bantuan usaha, Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candranegara, turut menyerahkan santunan kepada 10 warga binaan.

Bantuan ini diberikan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap proses pembinaan yang sedang dijalani para penghuni lapas.

Menurut Diky, perhatian sekecil apa pun dapat menjadi suntikan motivasi bagi mereka.

“Santunan ini mungkin nilainya tidak besar, tetapi kami berharap bisa menjadi penyemangat untuk terus memperbaiki diri,” kata Diky.

Pemasyarakatan Bukan Sekadar Hukuman

Diky menegaskan, esensi pemasyarakatan adalah mengembalikan seseorang menjadi pribadi yang lebih baik, bukan sekadar menjalani hukuman.

Karena itu, berbagai program pelatihan dan pembinaan harus terus diperkuat.

“Hari Bakti Pemasyarakatan adalah momentum penting. Lapas harus menjadi tempat pembentukan karakter dan keterampilan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi berbagai program yang telah dijalankan Lapas Kelas IIB Tasikmalaya.

Dukungan bagi Reintegrasi Sosial

Proses reintegrasi sosial menjadi tantangan tersendiri bagi mantan narapidana. Masih adanya stigma di masyarakat sering kali menjadi hambatan saat mereka berusaha memulai hidup baru.

Karena itu, dukungan dari pemerintah, keluarga, dan masyarakat sangat dibutuhkan.

Keberhasilan program pembinaan Warga Binaan LAPAS Tasikmalaya tidak hanya bergantung pada lembaga pemasyarakatan, tetapi juga penerimaan lingkungan sosial.

Kisah Haru Penerima Bantuan

Salah seorang warga binaan penerima gerobak usaha tak kuasa menahan haru saat menerima bantuan tersebut.

Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran lapas dan pemerintah daerah.

“Ini menjadi modal untuk saya memulai hidup baru. Saya ingin berubah dan membuktikan bahwa saya bisa mandiri,” ujarnya.

Pernyataan sederhana itu menjadi gambaran nyata bahwa kesempatan kedua selalu memiliki arti besar.

Pembinaan Produktif di Tengah Keterbatasan

Di tengah kondisi hunian yang over kapasitas, Lapas Kelas IIB Tasikmalaya tetap berupaya menjalankan program pembinaan secara maksimal.

Berbagai pelatihan keterampilan rutin diberikan kepada warga binaan, mulai dari kerajinan tangan, pertanian, pengolahan makanan, hingga kewirausahaan.

Langkah ini sejalan dengan semangat pemasyarakatan yang humanis dan produktif.

 

Harapan untuk Masa Depan

Program bantuan usaha ini diharapkan dapat mengurangi angka residivisme di wilayah Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya.

Ketika mantan warga binaan memiliki pekerjaan dan penghasilan, peluang untuk kembali terjerumus ke dunia kriminal akan semakin kecil.

Lapas tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga menciptakan perubahan nyata bagi para penghuninya.

Menumbuhkan Optimisme

Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 menjadi pengingat bahwa setiap orang berhak mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki diri.

Dari balik jeruji, lahir tekad, semangat, dan harapan baru.

Gerobak tahu bulat yang diserahkan hari itu mungkin terlihat sederhana, tetapi nilainya jauh lebih besar: sebuah jalan menuju kehidupan yang lebih bermartabat. (DH) 

  • Penulis: Deny Heryanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabupaten Tasikmalaya: Polisi Sisihkan Gaji untuk Santri, Wujud Kepedulian Nyata

    Kabupaten Tasikmalaya: Polisi Sisihkan Gaji untuk Santri, Wujud Kepedulian Nyata

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 50
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Sosok anggota kepolisian yang dekat dengan masyarakat kembali hadir di Kabupaten Tasikmalaya. Kali ini, perhatian publik tertuju kepada Bhabinkamtibmas Desa Cikeusal, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Aipda Arif Rachman. Melalui aksi nyata, ia menunjukkan bahwa tugas seorang polisi tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir membawa manfaat bagi […]

  • Satresnarkoba Polres Tasikmalaya Tangkap Enam Pengedar Obat Keras

    Satresnarkoba Polres Tasikmalaya Tangkap Enam Pengedar Obat Keras

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 27
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id BERITA TASIKMALAYA – Komitmen memberantas penyalahgunaan obat-obatan terlarang terus ditunjukkan jajaran Satresnarkoba Polres Tasikmalaya. Sepanjang Januari hingga April 2026, aparat berhasil mengungkap lima kasus peredaran obat keras ilegal di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Dalam pengungkapan tersebut, enam orang yang diduga berperan sebagai pengedar berhasil diamankan. Dari tangan para tersangka, polisi menyita sebanyak 2.571 butir obat […]

  • Kas Ada, Tapi THR Dicicil: Salah Perencanaan atau Realita Fiskal Tasikmalaya?

    Kas Ada, Tapi THR Dicicil: Salah Perencanaan atau Realita Fiskal Tasikmalaya?

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 28
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Polemik pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Tasikmalaya tak sekadar soal teknis pencairan. Di balik kebijakan pembayaran bertahap, muncul pertanyaan yang lebih mendasar: apakah ini persoalan strategi, atau sinyal masalah fiskal yang lebih dalam? Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, sebelumnya menyatakan bahwa kas daerah sebenarnya […]

  • Kreativitas warga binaan lapas tasikmalaya

    Warga Binaan Lapas Tasikmalaya, Kreativitas di Balik Jeruji Besi

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 107
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA– Lapas Kelas IIB Tasikmalaya kembali menunjukkan sisi lain pembinaan warga binaan. Ratusan warga binaan sukses menciptakan berbagai kerajinan tangan berbahan dasar bambu hingga akar pohon yang disulap menjadi cenderamata premium bernilai jual tinggi. Kegiatan tersebut dilakukan di ruang khusus pelatihan kerja, Sabtu (9/5/2026). Beragam karya unik lahir dari tangan para warga binaan, […]

  • Tasikmalaya: Komitmen Pelayanan Inklusif untuk Semua

    Tasikmalaya: Komitmen Pelayanan Inklusif untuk Semua

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 28
    • 0Komentar

    LintasJabar. Id, BERITA TASIKMALAYA – Disdukcapil Kota Tasikmalaya terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan warga disabilitas yang inklusif dan merata. Pada 30 Maret 2026, Disdukcapil Kota Tasikmalaya menggelar kegiatan perekaman data sekaligus penyerahan dokumen kependudukan secara langsung kepada warga binaan di Yayasan Mentari Hati Tasikmalaya. Program ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam […]

  • pelantikan-kadishub-tasikmalaya-disorot-dprd-lintasjabar

    Pelantikan Kadishub Tasikmalaya Jadi Sorotan

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 131
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Kebijakan mutasi jabatan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memicu sorotan publik. Salah satu keputusan yang menjadi perhatian adalah pelantikan seorang pejabat eselon II sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Tasikmalaya, padahal yang bersangkutan disebut sedang dalam masa pemulihan kesehatan dan akan memasuki masa pensiun dalam waktu dekat. Pelantikan tersebut dilakukan oleh […]

expand_less