Lewati ke konten
Daerah

Polres Garut Masuk Pesantren, Bekali Santri Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja

Kang DoelJuli 15, 20262 menit baca55 dilihat
santri taat hukum
ADS BANNER
728 x 90

lintasjabar.id, BERITA GARUT Kepolisian Resor (Polres) Garut terus memperkuat upaya pembinaan generasi muda melalui pendekatan edukatif. Kali ini, Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Garut hadir di Pondok Pesantren Al-Qur’an Qiroatussab’ah, Kudang, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, untuk memberikan pembekalan kepada para santri baru dalam kegiatan Masa Orientasi Santri Baru (MOSBA) Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan ini diharapkan dapat merangsang tumbuhnya generasi Santri Taat Hukum di masa yang akan datang.

Sebanyak 300 santri dan santriwati mengikuti kegiatan yang mengusung tema “Satu Hati, Menjadi Santri Berprestasi” tersebut. Hadir pula Pimpinan Pondok Pesantren KH. Rd. Fahmi M. Noer, Ketua Yayasan KH. Atto Moch Thouyib, serta para ustadz dan pengurus pesantren.

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen Polres Garut dalam mendukung lahirnya generasi santri yang unggul, berkarakter, dan memiliki kesadaran hukum sejak dini.

Santri Taat Hukum Jadi Harapan Polres Garut

Kasat Binmas Polres Garut, Kompol Aam Kunaepi, menyampaikan berbagai materi pembinaan kepada para santri, mulai dari pengenalan tugas dan fungsi Polri hingga pentingnya menjunjung nilai-nilai Islam sebagai benteng akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, para santri harus mampu menjadi generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap hukum dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

Kehadiran Polri di lingkungan pesantren diharapkan mampu memperkuat nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta membangun karakter positif bagi para santri sejak awal menempuh pendidikan di pesantren.

Jauhi Narkoba dan Kenakalan Remaja

Selain penguatan karakter, para santri juga dibekali pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat merusak masa depan.

Kompol Aam Kunaepi mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak terhadap kesehatan, tetapi juga memiliki konsekuensi hukum yang serius.

Para santri juga diberikan edukasi tentang pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan bebas dari perilaku negatif yang dapat menghambat proses belajar maupun perkembangan karakter.

Jadi Pelopor Keselamatan dan Agen Kamtibmas

Dalam kegiatan tersebut, Sat Binmas Polres Garut turut memberikan edukasi tertib berlalu lintas serta pentingnya menjaga keselamatan di jalan raya.

Kegiatan juga diisi dengan senam otak untuk meningkatkan konsentrasi belajar dan ditutup dengan muhasabah serta doa bersama yang memberikan nuansa spiritual bagi seluruh peserta.

“Saya berharap para santri menjadi pribadi unggul dua sisi. Kuat di ilmu agama, kuat juga di karakter. Jauhi kenakalan remaja, jauhi narkoba. Jadi pelopor keselamatan lalu lintas dan agen Kamtibmas di lingkungan masing-masing,” ujar Kompol Aam Kunaepi.

Melalui kegiatan ini, Polres Garut berharap para santri mampu tumbuh menjadi generasi yang religius, disiplin, sadar hukum, dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.(doel)

ADS BANNER
728 x 90

Kang Doel

Penulis konten digital dan jurnalis teknologi di lintasjabar.id

Berita SebelumnyaNobar Semifinal Piala Dunia, GCC Dadaha Siap Jadi Pusat Euforia Warga Tasikmalaya Berita SelanjutnyaFGPCR Dukung Program MBG, Minta Tata Kelola Transparan dan Akuntabel
Iklan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *