Lewati ke konten
Daerah

Program Ketahanan Pangan Polres Ciamis Tuai Apresiasi, Kapolres Terima Penghargaan KTNA

Kang DoelJuli 14, 20263 menit baca70 dilihat
Program Ketahanan Pangan Polres Ciamis
ADS BANNER
728 x 90

lintasjabar.id, BERITA CIAMIS Program Ketahanan Pangan Polres Ciamis kembali mendapat pengakuan dari kalangan petani. Komitmen jajaran Polres Ciamis dalam mendukung peningkatan produksi pangan dan kesejahteraan petani berbuah apresiasi dari Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) pada peringatan Hari Krida Pertanian (HKP) ke-54 Kabupaten Ciamis.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K., M.Si. sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam mendorong pengembangan budidaya jagung serta memperkuat kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan kelompok tani.

Penghargaan diterima oleh Wakapolres Ciamis Kompol Sujana, S.Pd. yang hadir mewakili Kapolres dalam pembukaan Hari Krida Pertanian.

Program Ketahanan Pangan Polres Ciamis Diperkuat Melalui Kolaborasi

Kompol Sujana menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan KTNA. Menurutnya, apresiasi tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh personel Polres Ciamis untuk terus mendukung pembangunan sektor pertanian sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada KTNA atas penghargaan yang diberikan kepada Bapak Kapolres. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Polres Ciamis untuk terus hadir mendukung kemajuan pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sesuai arahan Kapolres Ciamis, seluruh jajaran kepolisian didorong untuk aktif membangun sinergi dengan kelompok tani, pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian.

Budidaya Jagung Jadi Program Prioritas

Salah satu program yang terus dikembangkan adalah budidaya jagung di berbagai wilayah Kabupaten Ciamis.

Melalui kerja sama dengan kelompok tani dan organisasi kepemudaan, Polres Ciamis ikut mendorong peningkatan produksi jagung sebagai salah satu komoditas strategis dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

“Atas arahan Bapak Kapolres, kami terus menggerakkan masyarakat untuk mendukung program ketahanan pangan. Penanaman jagung bersama kelompok tani dan organisasi kepemudaan terus kami lakukan sebagai upaya meningkatkan produksi pangan daerah,” kata Kompol Sujana.

Selain pengembangan budidaya jagung, jajaran Polres Ciamis juga mendorong penerapan sistem tanam tumpangsari agar produktivitas lahan pertanian semakin meningkat.

Program tersebut telah diterapkan bersama kelompok tani di Kecamatan Cikoneng melalui penanaman jagung dan bawang merah pada lahan seluas sekitar 71 hektare.

Produksi Terus Meningkat

Menurut Kompol Sujana, sinergi yang terjalin selama ini mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan.

Kabupaten Ciamis pada tahun 2025 menjadi salah satu daerah dengan tingkat serapan jagung yang tinggi. Memasuki tahun 2026, tren peningkatan produksi masih terus berlanjut.

Dari target produksi sekitar 260 ton, realisasi yang telah dicapai saat ini mendekati 80 persen.

Capaian tersebut menjadi indikator bahwa kolaborasi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, kelompok tani, dan organisasi masyarakat mampu memberikan dampak positif terhadap sektor pertanian.

Dorong Kesejahteraan Petani

Kompol Sujana berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat sehingga tidak hanya meningkatkan produksi pangan, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan petani di Kabupaten Ciamis.

Menurutnya, keberhasilan menjaga ketahanan pangan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat, sehingga kolaborasi lintas sektor harus terus dipertahankan.

“Dengan kolaborasi yang solid, produksi dan serapan jagung terus meningkat. Kami optimistis sinergi ini akan semakin memperkuat ketahanan pangan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan petani di Kabupaten Ciamis,” pungkasnya.

Melalui penghargaan tersebut, Polres Ciamis menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendukung berbagai program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat, termasuk penguatan sektor pertanian sebagai salah satu fondasi ketahanan pangan nasional.(doel)

ADS BANNER
728 x 90

Kang Doel

Penulis konten digital dan jurnalis teknologi di lintasjabar.id

Berita SebelumnyaTugu Koperasi Tasikmalaya, Monumen Gerakan Ekonomi Rakyat yang Kini Diselimuti Kisah Mistis Berita SelanjutnyaPolres Garut Cek Fakta Hoaks, Isu Macan Papandayan Dipastikan Tidak Benar
Iklan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *