Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Polres Tasikmalaya Siapkan Pagar Betis Antisipasi Euforia Persib Bandung vs Persijap

Polres Tasikmalaya Siapkan Pagar Betis Antisipasi Euforia Persib Bandung vs Persijap

  • account_circle Redaktur Lintas Jabar
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • visibility 106
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Polres Tasikmalaya menyiapkan skema pengamanan khusus menjelang pertandingan Persib Bandung vs Persijap Jepara yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026). Meski laga berlangsung di Bandung, kepolisian memprediksi euforia Bobotoh di wilayah Tasikmalaya tetap berpotensi memicu keramaian hingga gangguan ketertiban.

Antisipasi dilakukan terhadap potensi nonton bareng (nobar), konvoi Persib Bandung, hingga pergerakan massa spontan yang kerap muncul usai pertandingan, terutama jika Maung Bandung berhasil mengamankan hasil sesuai harapan.

Den legal Tasikmalaya-lintas jabar

Kabag Ops Polres Tasikmalaya, Kompol Galatikko Nagiewanto, mengatakan pengamanan akan dilakukan secara maksimal selama dua hari, mulai hari pertandingan hingga potensi euforia yang diperkirakan berlanjut sampai Minggu.

Menurutnya, seluruh personel kepolisian akan diterjunkan dengan dukungan lintas instansi untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terkendali.

“Seluruh personel kami siagakan, termasuk dukungan dari TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, hingga Brimob. Skema pengamanan yang kami siapkan berupa pagar betis di sejumlah titik strategis untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Galatikko, Jumat (22/5/2026).

Nobar Uncip Diprediksi Jadi Titik Keramaian

Polres Tasikmalaya telah memetakan sejumlah titik rawan konsentrasi massa. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah kawasan Universitas Cipasung (Uncip) yang diprediksi menjadi lokasi nonton bareng Bobotoh.

Kepolisian memperkirakan kepadatan massa justru terjadi setelah pertandingan berakhir, bertepatan dengan waktu Magrib, ketika para suporter mulai bergerak melakukan konvoi.

Rute yang diperkirakan menjadi jalur konvoi Bobotoh antara lain dimulai dari kawasan Uncip, melintasi Jalan Muktamar, Badak Paeh, Kudang, Ciseda, Al-Furqon, hingga berakhir di kawasan Alun-alun Singaparna.

“Setelah pertandingan selesai, biasanya massa langsung bergerak. Karena itu kami sudah memetakan jalurnya agar pengamanan bisa lebih efektif,” katanya.

Selain rombongan suporter yang terorganisir, polisi juga mewaspadai massa spontan dari berbagai wilayah yang datang secara mandiri.

Kelompok ini dinilai lebih sulit dikendalikan karena bergerak tanpa koordinasi dan kerap larut dalam euforia berlebihan.

Razia Miras dan Knalpot Brong Diperketat

Sebagai langkah pencegahan, Polres Tasikmalaya juga meningkatkan razia penyakit masyarakat menjelang laga Persib Bandung vs Persijap.

Penertiban difokuskan pada konsumsi minuman keras, obat-obatan terlarang, hingga kendaraan dengan knalpot tidak sesuai standar atau knalpot brong.

Menurut Galatikko, dua faktor tersebut kerap menjadi pemicu utama gangguan keamanan saat konvoi kemenangan.

“Kendaraan tidak standar dan kondisi pengendara yang mabuk itu sangat berbahaya. Ini yang menjadi perhatian utama kami,” tegasnya.

Meski demikian, pendekatan yang dikedepankan tetap persuasif.

Kepolisian mengimbau Bobotoh untuk merayakan dukungan terhadap Persib Bandung secara tertib, tidak menutup jalan, tidak melakukan tindakan provokatif, serta tetap menghormati pengguna jalan lain.

Polres Tasikmalaya menargetkan situasi euforia dapat mulai mereda sekitar pukul 20.00 WIB, namun personel akan tetap bersiaga hingga kondisi benar-benar kondusif.

Bagi kepolisian, dukungan terhadap Persib Bandung merupakan hal yang wajar. Namun semangat itu diharapkan tidak berubah menjadi perilaku yang justru merugikan masyarakat maupun klub yang didukung.

“Jangan sampai euforia kemenangan justru berujung gangguan keamanan, kecelakaan, atau tindakan yang mencoreng nama Bobotoh sendiri,” tegasnya.

  • Penulis: Redaktur Lintas Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Normalisasi Sungai Bukan Pilihan, Tapi Kebutuhan

    Normalisasi Sungai Bukan Pilihan, Tapi Kebutuhan

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 119
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, OPINI – Pendangkalan sungai bukan lagi sekadar isu teknis, melainkan persoalan nyata yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Di berbagai daerah di Indonesia, fenomena ini terus berulang, termasuk pada sejumlah sungai di wilayah Kendal, yang mengalami penurunan kapasitas aliran akibat akumulasi sedimen yang tidak terkendali. Dalam konteks ini, normalisasi sungai seharusnya tidak lagi dipandang […]

  • RSUD KHZ Musthafa Tetap Layani Pasien Selama Idul Fitri

    RSUD KHZ Musthafa Tetap Layani Pasien Selama Idul Fitri

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 19
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA — Di saat sebagian layanan kesehatan membatasi operasional selama libur panjang Lebaran, RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya justru memastikan pelayanan selama Idul Fitri tetap berjalan bagi masyarakat. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya tersebut menyiapkan berbagai langkah antisipatif, mulai dari membuka poli rawat jalan khusus, hingga menyiagakan tim medis tambahan untuk mengantisipasi […]

  • pengamanan-libur-panjang-garut-lintasjabar

    Pengamanan Libur Panjang, Polres Garut Siaga di Sejumlah Titik

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 200
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA GARUT – Mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat selama masa libur panjang, Polres Garut siaga meningkatkan pengamanan di sejumlah titik strategis mulai Kamis (14/5/2026). Fokus pengawasan diarahkan ke kawasan wisata, tempat ibadah, hingga jalur utama yang diperkirakan mengalami peningkatan arus kendaraan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan Polres Garut terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban […]

  • Kapolres Ciamis: Jaga Marwah Bobotoh dan Persib

    Kapolres Ciamis: Jaga Marwah Bobotoh dan Persib

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 105
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA CIAMIS – Menjelang laga penentuan Persib Bandung menghadapi Persijap Jepara yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026), Polres Ciamis mengeluarkan imbauan khusus kepada masyarakat, terutama para Bobotoh, agar menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas wilayah. Imbauan tersebut disampaikan langsung Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K., M.Si., di tengah […]

  • Kondisi Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Tasikmalaya Over Kapasitas

    Kondisi Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Tasikmalaya Over Kapasitas

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 29
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Persoalan klasik kembali mencuat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tasikmalaya. Di tengah peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 yang berlangsung khidmat pada Senin (27/4/2026), kondisi hunian di lapas tersebut justru menjadi sorotan serius. Saat ini, jumlah penghuni telah mencapai 462 warga binaan, jauh melampaui kapasitas ideal yang hanya diperuntukkan bagi 88 orang. […]

  • pantau hilal di kota banjar-lintasjabar

    Warga Banjar Antusias Pantau Hilal, Meski Langit Tak Bersahabat

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 114
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA BANJAR – Pemantauan hilal untuk menentukan awal bulan Zulhijah 1447 Hijriah di kawasan Gunung Putri, Lapas Banjar, Kota Banjar, berlangsung tertib dengan partisipasi masyarakat yang cukup tinggi. Meski hilal tidak berhasil teramati akibat kondisi cuaca yang kurang mendukung, penetapan awal bulan tetap mengacu pada hasil rukyat nasional. Kegiatan rukyatul hilal di Kota Banjar […]

expand_less