Pernikahan Anak Diky Chandra Digelar Sederhana Tanpa Tamu VIP
- account_circle Redaktur Lintas Jabar
- calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
- visibility 71
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Diky Chandra Hindari Potensi Gratifikasi
Dalam keterangannya, Diky menyebut dirinya hanya menyampaikan informasi mengenai pelaksanaan pernikahan putranya sekaligus memohon doa restu dari masyarakat.
Ia secara terbuka menyampaikan permohonan maaf karena tidak mengundang banyak pihak secara langsung.
Sikap tersebut juga berkaitan dengan upaya menghindari potensi gratifikasi maupun persepsi negatif yang bisa muncul apabila acara keluarga pejabat melibatkan banyak tamu dari berbagai kalangan yang memiliki hubungan dengan pemerintahan.
Dengan tidak adanya perlakuan istimewa untuk pejabat atau tamu tertentu, seluruh tamu yang hadir diposisikan sama tanpa adanya fasilitas khusus ataupun protokoler berlebihan.
Pendekatan tersebut dianggap sejalan dengan semangat transparansi dan kesederhanaan yang saat ini semakin mendapat perhatian publik.
Doa Mengalir untuk Diffa dan Putri Endita
Di tengah suasana bahagia, Diky Chandra juga mengajak masyarakat Kota Tasikmalaya untuk turut mendoakan kedua mempelai.
Ia berharap rumah tangga yang dibangun oleh Raden Diffa M. Chandra dan Putri Endita dapat menjadi keluarga yang harmonis, penuh kasih sayang, serta memperoleh keberkahan dalam menjalani kehidupan bersama.
Doa serupa juga datang dari berbagai kalangan masyarakat yang mengetahui kabar pernikahan tersebut. Banyak yang berharap pasangan muda itu dapat membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.
Selain menjadi momen penting bagi keluarga besar Diky Chandra, pernikahan ini juga mendapat perhatian karena dinilai memberikan pesan positif tentang makna sebuah pernikahan yang tidak harus identik dengan kemewahan.
Kesederhanaan Jadi Sorotan Publik
Pilihan menggelar acara secara sederhana di tengah statusnya sebagai Wakil Wali Kota Tasikmalaya menuai banyak apresiasi.
Sejumlah pihak menilai langkah tersebut memberikan contoh bahwa pernikahan pada dasarnya merupakan peristiwa sakral yang lebih menekankan nilai kebersamaan dan doa dibanding kemegahan acara.
Di saat sebagian pesta pernikahan pejabat sering menjadi sorotan karena kemewahannya, keluarga Diky Chandra justru memilih pendekatan yang lebih sederhana dan membumi.
Karena itu, pernikahan anak Diky Chandra bukan hanya menjadi kabar bahagia bagi keluarga, tetapi juga menghadirkan pesan tentang kesederhanaan, kesetaraan, dan komitmen untuk menghindari berbagai potensi yang dapat menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat. (dh/hs)
- Penulis: Redaktur Lintas Jabar


Saat ini belum ada komentar