Lewati ke konten
Daerah

Lawan Cyberbullying, Pelajar Ciamis Diingatkan Bijak Bermedia Sosial

Kang DoelJuli 17, 20262 menit baca34 dilihat
Lawan Cyberbullying
ADS BANNER
728 x 90

lintasjabar.id, BERITA CIAMIS – Kampanye Lawan Cyberbullying menjadi salah satu pesan penting yang disampaikan dalam sosialisasi Program PUTRI BERANI di SMP Negeri 4 Ciamis. Para pelajar diingatkan bahwa tindakan perundungan tidak hanya terjadi secara langsung di lingkungan sekolah, tetapi juga semakin marak melalui media sosial dan platform digital.

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Ciamis, Hj. Sarifah Andang Firman, menegaskan bahwa cyberbullying merupakan bentuk perundungan yang sama berbahayanya dengan kekerasan fisik maupun verbal. Bahkan, dampaknya dapat dirasakan korban dalam jangka panjang dan memengaruhi kesehatan mental serta rasa percaya diri.

“Kalau melihat atau mengalami perundungan, jangan diam. Beranilah berbicara dan laporkan kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya. Keberanian kalian bisa menjadi penyelamat bagi teman yang sedang menjadi korban,” ujarnya saat menjadi narasumber dalam sosialisasi Program PUTRI BERANI, Kamis (16/7/2026).

Lawan Cyberbullying Dimulai dari Literasi Digital

Menurut Sarifah, perkembangan teknologi digital memberikan banyak manfaat bagi dunia pendidikan. Namun, di sisi lain, media sosial juga dapat menjadi ruang terjadinya perundungan apabila tidak digunakan secara bijak.

Cyberbullying dapat terjadi dalam berbagai bentuk, mulai dari penghinaan di media sosial, penyebaran informasi yang tidak benar, pengucilan di grup percakapan, hingga komentar yang merendahkan seseorang di ruang digital.

Karena itu, pelajar perlu memiliki keberanian untuk melapor serta kemampuan dalam menggunakan media digital secara bertanggung jawab.

Budaya saling menghargai di dunia maya juga dinilai sama pentingnya dengan menjaga sikap di lingkungan sekolah.

Program PUTRI BERANI Perkuat Pendidikan Karakter Digital

Sebagai bagian dari implementasi Program PUTRI BERANI, Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis memasukkan pendidikan karakter dan literasi digital sebagai salah satu strategi utama dalam mencegah perundungan.

Program yang digagas Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Aris Gunanto, M.Pd., tersebut dirancang untuk membangun sistem perlindungan peserta didik yang lebih komprehensif.

Selain pendidikan karakter, Program PUTRI BERANI juga menerapkan skrining potensi bullying, sistem pelaporan yang aman, pembentukan Duta PUTRI BERANI, hingga penguatan peran keluarga melalui kegiatan parenting.

“Target kami bukan hanya menekan angka perundungan, tetapi membangun budaya sekolah yang membuat setiap anak merasa aman, dihargai, dan berani berbicara ketika menghadapi ataupun menyaksikan tindakan bullying,” kata Aris Gunanto.

Pelajar Didorong Jadi Generasi Bijak Bermedia Sosial

Melalui Program PUTRI BERANI, Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis berharap lahir generasi pelajar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga cerdas dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi digital.

Pelajar didorong untuk menjadikan media sosial sebagai ruang yang positif, aman, dan inspiratif, bukan sarana untuk melakukan tindakan yang merugikan orang lain.

Upaya melawan cyberbullying pun diharapkan menjadi gerakan bersama yang melibatkan sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak dan bebas dari segala bentuk perundungan.(FSL/doel)

ADS BANNER
728 x 90

Kang Doel

Penulis konten digital dan jurnalis teknologi di lintasjabar.id

Berita SebelumnyaPemberhentian Kepala Desa Cicapar Sah, Bupati Ciamis Menang Gugatan hingga Tingkat Banding Berita SelanjutnyaOmbak Petang Pantai Pangandaran Makan Korban, Satu Wisatawan Masih Hilang
Iklan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *