Lewati ke konten
Selasa, 03 November 2026
Daerah

Polres Garut Cek Fakta Hoaks, Isu Macan Papandayan Dipastikan Tidak Benar

Kang DoelJuli 14, 20262 menit baca135 dilihat
Polres Garut Cek Fakta Hoaks
ADS BANNER
728 x 90

lintasjabar.id, BERITA GARUT – Polres Garut bergerak cepat meluruskan informasi yang beredar di media sosial dan aplikasi WhatsApp terkait kabar seekor macan yang disebut menyerang tiga warga di kawasan Gunung Papandayan. Setelah dilakukan penelusuran, kepolisian memastikan informasi tersebut merupakan hoaks dan tidak memiliki dasar fakta.

Narasi yang disertai video korban luka itu sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Namun hasil pemeriksaan menunjukkan video yang beredar bukan berasal dari Kabupaten Garut, melainkan dari peristiwa berbeda yang terjadi di Kabupaten Bandung Barat.

Polres Garut Cek Fakta Hoaks Lewat Penelusuran Video

Kasi Humas Polres Garut, Ipda Susilo Adi, S.H., menjelaskan bahwa video yang dikaitkan dengan isu serangan macan sebenarnya merupakan dokumentasi korban ledakan mortir di wilayah Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

Menurutnya, tidak ada kaitan antara video tersebut dengan kawasan wisata Gunung Papandayan maupun dugaan serangan satwa liar sebagaimana narasi yang beredar.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai ataupun menyebarluaskan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Informasi mengenai adanya macan yang menerkam tiga warga di kawasan Gunung Papandayan adalah hoaks. Video yang beredar bukan merupakan kejadian di Garut, melainkan korban dari peristiwa ledakan di wilayah Cipatat, Kabupaten Bandung Barat,” ujar Ipda Susilo Adi, Selasa (14/7/2026).

Ia menambahkan, klarifikasi serupa juga telah disampaikan oleh pengelola kawasan wisata Gunung Papandayan untuk memastikan informasi yang beredar tidak semakin meluas.

Video Viral Berasal dari Ledakan Mortir

Hasil penelusuran menunjukkan ketiga korban dalam video mengalami luka akibat ledakan proyektil mortir yang masih aktif.

Peristiwa itu terjadi ketika korban menemukan benda yang diduga bekas peluru mortir. Tanpa mengetahui bahwa benda tersebut masih berbahaya, korban mencoba membukanya menggunakan palu hingga akhirnya terjadi ledakan.

Kejadian tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan keberadaan satwa liar ataupun aktivitas di kawasan Gunung Papandayan.

Masyarakat Diminta Tidak Mudah Percaya Informasi Viral

Polres Garut mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima maupun menyebarkan informasi yang beredar di media sosial.

Setiap informasi, terutama yang berpotensi menimbulkan keresahan publik, sebaiknya diverifikasi terlebih dahulu melalui sumber resmi sebelum diteruskan kepada orang lain.

Selain itu, masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan informasi yang diduga merupakan hoaks sehingga dapat dilakukan klarifikasi secara cepat.

Menurut Polres Garut, meningkatnya literasi digital dan kebiasaan melakukan cek fakta menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran informasi menyesatkan yang dapat memicu kepanikan di tengah masyarakat.(doel)

ADS BANNER
728 x 90

Kang Doel

Penulis konten digital dan jurnalis teknologi di lintasjabar.id

Berita SebelumnyaProgram Ketahanan Pangan Polres Ciamis Tuai Apresiasi, Kapolres Terima Penghargaan KTNA Berita SelanjutnyaNobar Semifinal Piala Dunia, GCC Dadaha Siap Jadi Pusat Euforia Warga Tasikmalaya
ADS BANNER
728 x 90

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lisensi theme belum aktif Powered by Ahza