lintaspriangan.id, BERITA CIAMIS – Sebuah rumah warga di Dusun Pasirnagara RT 012 RW 006, Desa Salakaria, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis, mengalami kerusakan setelah tertimpa pohon rambutan tumbang pada Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.
Peristiwa tersebut diduga terjadi karena kondisi pohon yang sudah tua sehingga tidak lagi mampu menopang beban batang dan cabangnya. Akibatnya, pohon tumbang dan menimpa sebagian bangunan rumah milik warga bernama Isah.

Pohon Tua Tumbang Saat Malam Hari
Berdasarkan laporan yang diterima pemerintah setempat, kejadian berlangsung saat kondisi lingkungan relatif sepi pada malam hari. Pohon rambutan yang berada tidak jauh dari rumah korban tiba-tiba roboh dan menghantam bagian atap bangunan.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri dan langsung melakukan evakuasi sementara guna menghindari risiko yang lebih besar.
Korban diketahui merupakan warga Dusun Pasirnagara, Desa Salakaria, Kecamatan Sukadana, dengan jumlah anggota keluarga sebanyak dua orang.
Atap Rumah Rusak dan Genting Pecah
Akibat tertimpa pohon, bagian sudut atap rumah mengalami kerusakan cukup signifikan. Sejumlah genting pecah dan beberapa bagian konstruksi atap terdampak oleh batang pohon yang roboh.
Berdasarkan pendataan sementara, nilai kerugian material akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp4,5 juta.
Meski demikian, kondisi rumah masih dapat ditempati setelah dilakukan pembersihan dan penanganan darurat oleh warga bersama aparat setempat.
Warga dan Aparat Gotong Royong Evakuasi Pohon
Setelah menerima laporan kejadian, masyarakat sekitar bersama pemerintah desa langsung bergerak melakukan penanganan di lokasi.
Proses evakuasi dilakukan dengan memotong batang dan ranting pohon yang menimpa rumah agar tidak menimbulkan kerusakan tambahan. Kegiatan tersebut melibatkan warga setempat, Pemerintah Desa Salakaria, Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD), Babinsa, serta Bhabinkamtibmas.
Semangat gotong royong masyarakat membantu mempercepat proses pembersihan sehingga kondisi lingkungan kembali aman dan aktivitas warga dapat berjalan normal.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi pohon-pohon besar yang berada di sekitar permukiman, terutama pohon yang sudah berusia tua dan berpotensi membahayakan keselamatan warga ketika terjadi cuaca ekstrem maupun faktor alam lainnya. (hs)

