Dicky Chandra Buka Kejurkot Bola Voli Tasikmalaya 2026
- account_circle Kang Doel
- calendar_month 22 jam yang lalu
- visibility 32
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Kejurkot Bola Voli Tasikmalaya 2026 resmi dibuka di GOR Sukapura Dadaha, Sabtu (20/6/2026). Pembukaan kejuaraan antar klub se-Kota Tasikmalaya Piala Ketua Umum PBVSI itu dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara.
Turnamen ini diikuti 10 tim terbaik dari berbagai klub di Kota Tasikmalaya, terdiri atas lima tim putra dan lima tim putri. Selama dua hari, seluruh peserta akan bersaing memperebutkan gelar juara sekaligus menunjukkan kualitas permainan mereka di ajang turnamen voli Tasikmalaya 2026 tersebut.
Dalam sambutannya, Diky Candranegara menyampaikan apresiasi atas semangat para atlet, pelatih, dan pengurus cabang olahraga bola voli di tengah keterbatasan fasilitas yang masih dihadapi daerah. Menurutnya, kondisi sarana olahraga di Kota Tasikmalaya memang belum ideal, namun semangat pembinaan atlet tetap harus berjalan.
Ia mengaku bersyukur karena untuk pertama kalinya sejak Kota Tasikmalaya berdiri, tim bola voli daerah ini berhasil menembus ajang Porprov Jawa Barat. Capaian tersebut dinilai menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga voli di daerah.
“Ini pertama kalinya setelah sekian lama, Kota Tasikmalaya bisa masuk Porprov. Tentu ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi agar pembinaan atlet bola voli terus ditingkatkan,” ujarnya.
Kejurkot Bola Voli Tasikmalaya 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet
Diky juga mengapresiasi karena mayoritas pemain yang tampil dalam Kejurkot Bola Voli Tasikmalaya 2026 merupakan warga asli Kota Tasikmalaya. Menurutnya, prestasi olahraga tidak cukup hanya dibangun dengan nama besar, tetapi harus ditopang oleh pembinaan atlet lokal yang berkelanjutan.
Ia berharap ke depan semakin banyak atlet asli Tasikmalaya yang mampu bersaing di tingkat daerah maupun provinsi. Karena itu, kejuaraan seperti ini dinilai penting sebagai ruang kompetisi sekaligus sarana pembuktian kemampuan atlet hasil pembinaan klub-klub lokal.
Meski demikian, Diky juga menyampaikan permohonan maaf kepada para atlet dan pengurus cabang olahraga karena fasilitas yang tersedia masih jauh dari maksimal. Ia mengakui kondisi fiskal daerah saat ini belum sepenuhnya memungkinkan pembenahan sarana olahraga dilakukan secara ideal.
Walau begitu, ia tetap menyampaikan terima kasih kepada seluruh insan olahraga yang terus menjaga semangat dan komitmen untuk mengharumkan nama Kota Tasikmalaya di berbagai ajang.
PBVSI Kota Tasikmalaya Siapkan Pemain untuk Puslatkot
Ketua Umum PBVSI Kota Tasikmalaya, H Oman Rohman, menegaskan bahwa Kejurkot Bola Voli Piala Ketua Umum PBVSI 2026 bukan sekadar ajang perebutan gelar juara. Menurutnya, turnamen ini merupakan bagian dari pembinaan berjenjang untuk memantau perkembangan atlet dan menyiapkan pemain terbaik menuju agenda yang lebih besar.
“Bukan sekadar rebutan piala. Kami ingin melihat progres latihan, mental bertanding, dan menjaring pemain untuk pemusatan latihan kota,” kata Oman.
Menurut dia, kejuaraan antar klub ini menjadi sarana evaluasi hasil latihan para atlet sekaligus media seleksi bagi pemain potensial yang nantinya diproyeksikan memperkuat tim Kota Tasikmalaya pada berbagai kejuaraan mendatang.
PBVSI Kota Tasikmalaya juga berharap melalui kejuaraan bola voli antar klub Kota Tasikmalaya ini akan lahir bibit-bibit baru yang dapat memperkuat regenerasi atlet. Dengan kompetisi yang rutin dan pembinaan yang berkelanjutan, prestasi voli Tasikmalaya diharapkan terus meningkat.
Oman turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kejuaraan, termasuk tim kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya yang bersiaga selama turnamen berlangsung. Kehadiran tim medis dinilai penting untuk memastikan pertandingan berjalan aman dan lancar.
Dengan digelarnya Kejurkot Bola Voli Tasikmalaya 2026, PBVSI berharap semangat kompetisi di kalangan atlet muda semakin tumbuh. Selain menjadi ajang perebutan gelar juara, turnamen ini juga diharapkan menjadi fondasi penting dalam membangun prestasi bola voli Kota Tasikmalaya menuju level yang lebih tinggi. (KRS/Doel)
- Penulis: Kang Doel


Saat ini belum ada komentar