Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » 435 Narapidana di Lapas Tasikmalaya Tanpa Dokter, Kalapas Minta Pemda Bertindak

435 Narapidana di Lapas Tasikmalaya Tanpa Dokter, Kalapas Minta Pemda Bertindak

  • account_circle Redaktur Lintas Jabar
  • calendar_month 22 jam yang lalu
  • visibility 119
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Persoalan layanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan kembali menjadi sorotan. Hingga pertengahan Juni 2026, Lapas Tasikmalaya tanpa dokter masih menjadi kenyataan yang dihadapi ratusan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tasikmalaya.

Kondisi tersebut diungkap langsung Kepala Lapas Kelas IIB Tasikmalaya, Ismet Sitorus. Ia menyebut saat ini tidak ada dokter umum maupun dokter gigi yang bertugas secara tetap di dalam lapas, meski jumlah penghuni mencapai sekitar 435 orang.

Situasi ini memunculkan kekhawatiran terhadap kualitas pelayanan kesehatan yang diterima warga binaan. Pasalnya, akses terhadap pemeriksaan medis menjadi sangat terbatas dan bergantung pada mekanisme rujukan ke rumah sakit.

Pelayanan Kesehatan Hanya Ditopang Perawat

Menurut Ismet, layanan kesehatan sehari-hari di lapas saat ini hanya mengandalkan tenaga perawat yang tersedia. Namun, kewenangan perawat dalam menangani berbagai persoalan medis tentu memiliki batasan sesuai aturan yang berlaku.

Akibatnya, setiap warga binaan yang membutuhkan pemeriksaan atau tindakan medis lebih lanjut harus dirujuk ke fasilitas kesehatan luar lapas.

Kondisi tersebut dinilai tidak efektif karena membutuhkan proses administrasi, pengawalan petugas, hingga koordinasi dengan rumah sakit tujuan.

Padahal sebagian besar keluhan kesehatan yang dialami warga binaan tergolong penyakit ringan seperti flu, batuk, gangguan pernapasan ringan, hingga masalah kesehatan gigi yang seharusnya bisa ditangani lebih cepat apabila tersedia dokter di dalam lapas.

Lapas Tasikmalaya Tanpa Dokter, Risiko Penyakit Meningkat

Ketiadaan dokter juga berdampak pada proses deteksi dini terhadap berbagai penyakit yang berpotensi berkembang menjadi lebih serius.

Di lingkungan lapas yang memiliki tingkat hunian padat, penyebaran penyakit menular menjadi salah satu risiko yang perlu diantisipasi sejak awal.

Tanpa pemeriksaan rutin oleh tenaga medis profesional, berbagai keluhan kesehatan bisa terlambat terdeteksi sehingga memperbesar potensi komplikasi maupun penyebaran penyakit di antara warga binaan.

Selain layanan kesehatan umum, absennya dokter gigi juga membuat kebutuhan kesehatan mulut dan gigi warga binaan belum terpenuhi secara optimal.

Kalapas Usulkan Sistem Rotasi Dokter

Sebagai solusi jangka pendek, pihak lapas berharap pemerintah daerah dapat membantu menyediakan tenaga medis melalui sistem rotasi berkala.

Dalam skema tersebut, dokter umum dan dokter gigi dapat dijadwalkan bergantian untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada warga binaan.

Menurut pihak lapas, langkah tersebut lebih realistis dibandingkan menunggu penempatan dokter permanen yang hingga kini belum terealisasi.

Ismet mengungkapkan bahwa persoalan ini telah disampaikan kepada Dinas Kesehatan kota maupun kabupaten Tasikmalaya. Meski mendapatkan respons positif, sampai saat ini belum ada keputusan resmi mengenai jadwal maupun mekanisme penugasan tenaga medis ke Lapas Kelas IIB Tasikmalaya.

Hak Dasar Warga Binaan Harus Dijamin

Pelayanan kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara, termasuk mereka yang sedang menjalani masa pidana di dalam lembaga pemasyarakatan.

Karena itu, keberadaan tenaga medis bukan hanya kebutuhan operasional, tetapi juga bagian dari tanggung jawab negara dalam menjamin hak-hak dasar warga binaan.

Dengan jumlah penghuni yang mencapai ratusan orang, kebutuhan dokter di Lapas Kelas IIB Tasikmalaya dinilai semakin mendesak. Kehadiran tenaga medis, meskipun melalui pola kunjungan atau rotasi berkala, diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus meminimalkan risiko gangguan kesehatan di lingkungan lapas. (dh/hs) 

  • Penulis: Redaktur Lintas Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Isu PHK di PT Alba Banjar Ternyata Miskomunikasi

    Isu PHK di PT Alba Banjar Ternyata Miskomunikasi

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 130
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA BANJAR – Ketegangan yang sempat mencuat di lingkungan kerja PT Alba Kota Banjar akhirnya berhasil diselesaikan secara musyawarah antara pihak perusahaan dan para pekerja, Kamis (21/5/2026). Permasalahan yang sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan karyawan itu berakhir damai setelah kedua belah pihak duduk bersama untuk mencari solusi. Persoalan bermula dari munculnya informasi mengenai evaluasi […]

  • mayat-dalam-sumur-tawang-tasikmalaya lintasjabar

    Mayat Dalam Sumur di Tawang Tasikmalaya Gegerkan Warga

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 145
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Penemuan mayat dalam sumur di Tawang Tasikmalaya menggegerkan warga Kelurahan Cikalang, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Kamis (4/6/2026) pagi. Korban diketahui seorang pria bernama Ana Supriatna (42), warga setempat yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam sumur yang selama ini digunakan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga […]

  • pelantikan-kadishub-tasikmalaya-disorot-dprd-lintasjabar

    Pelantikan Kadishub Tasikmalaya Jadi Sorotan

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Kebijakan mutasi jabatan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memicu sorotan publik. Salah satu keputusan yang menjadi perhatian adalah pelantikan seorang pejabat eselon II sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Tasikmalaya, padahal yang bersangkutan disebut sedang dalam masa pemulihan kesehatan dan akan memasuki masa pensiun dalam waktu dekat. Pelantikan tersebut dilakukan oleh […]

  • Asep Sopari Hadiri Penyaluran 3.700 Paket Sembako untuk Warga Tasikmalaya

    Asep Sopari Hadiri Penyaluran 3.700 Paket Sembako untuk Warga Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 60
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi menghadiri langsung kegiatan bakti sosial penyaluran 3.700 paket sembako yang diperuntukkan bagi anak yatim piatu dan kaum dhuafa di wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Senin (25/5/2026). Kegiatan sosial tersebut menjadi bentuk kolaborasi lintas sektor yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari unsur pemerintah pusat, komunitas […]

  • Universitas Islam Tasikmalaya Resmi Diluncurkan

    Universitas Islam Tasikmalaya Resmi Diluncurkan

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 298
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Dunia pendidikan tinggi di Priangan Timur memasuki babak baru setelah Universitas Islam Tasikmalaya resmi diperkenalkan kepada publik dalam rangkaian peringatan Dies Natalis ke-52 Unitas Tasikmalaya, Selasa (9/6/2026). Momentum tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan kampus yang telah berdiri lebih dari setengah abad dalam mencetak sumber daya manusia untuk berbagai sektor. Peluncuran […]

  • Operasional KPU Kota Tasikmalaya Terancam, Masa Kontrak Gedung Berakhir

    Operasional KPU Kota Tasikmalaya Terancam, Masa Kontrak Gedung Berakhir

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 65
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Persoalan habisnya masa kontrak gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tasikmalaya kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Tasikmalaya. Bukan sekadar soal bangunan fisik, kondisi ini dinilai menyangkut keberlangsungan layanan lembaga demokrasi yang memiliki fungsi strategis dalam sistem pemerintahan. Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, membenarkan bahwa gedung yang […]

expand_less