Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » 435 Narapidana di Lapas Tasikmalaya Tanpa Dokter, Kalapas Minta Pemda Bertindak

435 Narapidana di Lapas Tasikmalaya Tanpa Dokter, Kalapas Minta Pemda Bertindak

  • account_circle Redaktur Lintas Jabar
  • calendar_month 21 jam yang lalu
  • visibility 118
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Persoalan layanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan kembali menjadi sorotan. Hingga pertengahan Juni 2026, Lapas Tasikmalaya tanpa dokter masih menjadi kenyataan yang dihadapi ratusan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tasikmalaya.

Kondisi tersebut diungkap langsung Kepala Lapas Kelas IIB Tasikmalaya, Ismet Sitorus. Ia menyebut saat ini tidak ada dokter umum maupun dokter gigi yang bertugas secara tetap di dalam lapas, meski jumlah penghuni mencapai sekitar 435 orang.

Situasi ini memunculkan kekhawatiran terhadap kualitas pelayanan kesehatan yang diterima warga binaan. Pasalnya, akses terhadap pemeriksaan medis menjadi sangat terbatas dan bergantung pada mekanisme rujukan ke rumah sakit.

Pelayanan Kesehatan Hanya Ditopang Perawat

Menurut Ismet, layanan kesehatan sehari-hari di lapas saat ini hanya mengandalkan tenaga perawat yang tersedia. Namun, kewenangan perawat dalam menangani berbagai persoalan medis tentu memiliki batasan sesuai aturan yang berlaku.

Akibatnya, setiap warga binaan yang membutuhkan pemeriksaan atau tindakan medis lebih lanjut harus dirujuk ke fasilitas kesehatan luar lapas.

Kondisi tersebut dinilai tidak efektif karena membutuhkan proses administrasi, pengawalan petugas, hingga koordinasi dengan rumah sakit tujuan.

Padahal sebagian besar keluhan kesehatan yang dialami warga binaan tergolong penyakit ringan seperti flu, batuk, gangguan pernapasan ringan, hingga masalah kesehatan gigi yang seharusnya bisa ditangani lebih cepat apabila tersedia dokter di dalam lapas.

Lapas Tasikmalaya Tanpa Dokter, Risiko Penyakit Meningkat

Ketiadaan dokter juga berdampak pada proses deteksi dini terhadap berbagai penyakit yang berpotensi berkembang menjadi lebih serius.

Di lingkungan lapas yang memiliki tingkat hunian padat, penyebaran penyakit menular menjadi salah satu risiko yang perlu diantisipasi sejak awal.

Tanpa pemeriksaan rutin oleh tenaga medis profesional, berbagai keluhan kesehatan bisa terlambat terdeteksi sehingga memperbesar potensi komplikasi maupun penyebaran penyakit di antara warga binaan.

Selain layanan kesehatan umum, absennya dokter gigi juga membuat kebutuhan kesehatan mulut dan gigi warga binaan belum terpenuhi secara optimal.

Kalapas Usulkan Sistem Rotasi Dokter

Sebagai solusi jangka pendek, pihak lapas berharap pemerintah daerah dapat membantu menyediakan tenaga medis melalui sistem rotasi berkala.

Dalam skema tersebut, dokter umum dan dokter gigi dapat dijadwalkan bergantian untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada warga binaan.

Menurut pihak lapas, langkah tersebut lebih realistis dibandingkan menunggu penempatan dokter permanen yang hingga kini belum terealisasi.

Ismet mengungkapkan bahwa persoalan ini telah disampaikan kepada Dinas Kesehatan kota maupun kabupaten Tasikmalaya. Meski mendapatkan respons positif, sampai saat ini belum ada keputusan resmi mengenai jadwal maupun mekanisme penugasan tenaga medis ke Lapas Kelas IIB Tasikmalaya.

Hak Dasar Warga Binaan Harus Dijamin

Pelayanan kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara, termasuk mereka yang sedang menjalani masa pidana di dalam lembaga pemasyarakatan.

Karena itu, keberadaan tenaga medis bukan hanya kebutuhan operasional, tetapi juga bagian dari tanggung jawab negara dalam menjamin hak-hak dasar warga binaan.

Dengan jumlah penghuni yang mencapai ratusan orang, kebutuhan dokter di Lapas Kelas IIB Tasikmalaya dinilai semakin mendesak. Kehadiran tenaga medis, meskipun melalui pola kunjungan atau rotasi berkala, diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus meminimalkan risiko gangguan kesehatan di lingkungan lapas. (dh/hs) 

  • Penulis: Redaktur Lintas Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilkades Desa Pasirtamiang Ciamis Memanas, Dugaan Politik Uang Mengemuka

    Pilkades Desa Pasirtamiang Ciamis Memanas, Dugaan Politik Uang Mengemuka

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 85
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA CIAMIS – Situasi politik desa di Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, tengah menjadi perhatian publik. Proses Pilkades Desa Pasirtamiang Ciamis atau pemilihan kepala desa antar waktu (PAW) yang semestinya berjalan kondusif justru diwarnai dugaan praktik politik uang dan pengaduan resmi dari salah satu calon kepala desa. Dinamika Pilkades PAW Desa Pasirtamiang dalam beberapa hari […]

  • Cuaca Ekstrem Terjang Ciamis, Satu Rumah Rusak Parah

    Cuaca Ekstrem Terjang Ciamis, Satu Rumah Rusak Parah

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 132
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA CIAMIS – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Ciamis kembali memakan korban. Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur sejak Kamis sore (21/5/2026) hingga malam hari menyebabkan sebuah rumah warga di Desa Cibadak, Kecamatan Banjarsari, ambruk. Rumah milik Mulyadi (49) di Dusun Wanayasa RT 10 RW 02 mengalami kerusakan serius setelah bagian atap […]

  • Korban Hanyut di Cikapundung bandung-lintasjabar

    Bandung: Hujan Deras Picu Insiden Korban Hanyut di Cikapundung

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA BANDUNG – Seorang pria bernama Johan (56) dilaporkan hilang setelah diduga menjadi korban hanyut di Sungai Cikapundung di kawasan Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung. Hingga Jumat (15/5/2026), tim SAR gabungan masih melakukan upaya pencarian terhadap korban. Berdasarkan informasi awal, insiden tersebut terjadi saat korban berada di sekitar bantaran sungai untuk membersihkan peralatan […]

  • Perampokan dengan Kekerasan, Berhasil diungkap Polres Garut

    Perampokan dengan Kekerasan, Berhasil diungkap Polres Garut

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 50
    • 0Komentar

    lintasJabar.Id, BERITA GARUT – Aksi perampokan disertai kekerasan yang terjadi di wilayah Karangpawitan, Kabupaten Garut, berhasil diungkap jajaran Satreskrim Polres Garut. Dua pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang membawa kabur satu unit Mitsubishi L300 dan ratusan tabung gas LPG 3 kilogram akhirnya diringkus Tim Sancang. Kedua tersangka ditangkap di lokasi berbeda setelah polisi melakukan penyelidikan […]

  • Pelari Pakai Jas Jadi Sorotan di QRIS UTHM 2026

    Pelari Pakai Jas Jadi Sorotan di QRIS UTHM 2026

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 139
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Gelaran QRIS Unsil Tasik Half Marathon (UTHM) 2026 tak hanya menghadirkan persaingan sengit antar pelari nasional, tetapi juga menyuguhkan momen-momen unik yang menghibur ribuan warga. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah aksi seorang peserta yang nekat berlari di kategori 21 kilometer dengan mengenakan jas lengkap dan dasi, Minggu (10/5/2026). Sejak […]

  • Universitas Islam Tasikmalaya Resmi Diluncurkan

    Universitas Islam Tasikmalaya Resmi Diluncurkan

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 298
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Dunia pendidikan tinggi di Priangan Timur memasuki babak baru setelah Universitas Islam Tasikmalaya resmi diperkenalkan kepada publik dalam rangkaian peringatan Dies Natalis ke-52 Unitas Tasikmalaya, Selasa (9/6/2026). Momentum tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan kampus yang telah berdiri lebih dari setengah abad dalam mencetak sumber daya manusia untuk berbagai sektor. Peluncuran […]

expand_less