Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Ajat Sudradjat: “Merawat Ukhuwah dari Majelis Ilmu”

Ajat Sudradjat: “Merawat Ukhuwah dari Majelis Ilmu”

  • account_circle Deny Heryanto
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 160
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA. Pagi baru saja tumbuh di kawasan Leuwidahu. Langit Indihiang masih menyisakan udara sejuk ketika satu per satu jamaah mulai berdatangan menuju Majelis Ilmu Pengajian Kiansantang, Pesantren Annabris, Kelurahan Parakannyasag, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya.

Ada yang datang dengan sarung yang masih terlipat rapi. Ada yang menyalami sahabat lama yang lama tak berjumpa. Ada pula yang duduk tenang sambil menunggu acara dimulai.

Mereka datang dengan tujuan yang sama.

Menjaga silaturahmi.

Menimba ilmu.

Merawat persaudaraan.

Sabtu (13/6/2026), Yaumul Ijtima MWC NU Indihiang Tasikmalaya kembali digelar. Agenda rutin Nahdlatul Ulama ini bukan sekadar pertemuan organisasi. Lebih dari itu, ia menjadi ruang perjumpaan yang menjaga denyut kehidupan warga Nahdliyin di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Hendro Haryoko,S.IP,M.M. dari Pemerintah Kecamatan Indihiang, Kompol Cecep Bambang dari Polsek Indihiang, Ketua PCNU Kota Tasikmalaya H. Dudu Rohman, para tokoh agama, serta masyarakat dari berbagai wilayah di Kecamatan Indihiang.

Bagi Ketua MWC NU Indihiang, Ajat Sudradjat, S.Sos., M.H., Yaumul Ijtima memiliki makna yang jauh lebih luas dibanding agenda formal organisasi.

Yaumul Ijtima, Ruang Teduh di Tengah Arus Perubahan

Ajat melihat kehidupan masyarakat hari ini menghadapi tantangan yang berbeda.

Teknologi berkembang cepat.

Media sosial membentuk cara berpikir baru.

Informasi datang tanpa sekat.

Namun di sisi lain, masyarakat juga menghadapi ancaman hoaks, polarisasi, hingga berkurangnya ruang dialog yang sehat.

Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan penyeimbang.

Dan majelis ilmu adalah salah satunya.

“Yaumul Ijtima bukan hanya rutinitas. Ini ruang untuk memperkuat hati, memperdalam ilmu, dan merawat kebersamaan agar masyarakat tidak kehilangan arah,” ujar Ajat.

Ia menegaskan bahwa MWC NU Indihiang harus mampu menghadirkan Islam yang ramah, menyejukkan, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

Tradisi tidak boleh dipandang sebagai sesuatu yang tertinggal.

Sebaliknya, tradisi adalah akar yang menjaga identitas.

“Perubahan harus diikuti. Tetapi nilai-nilai dasar jangan ditinggalkan. Kita harus bijak menghadapi perkembangan zaman,” katanya.

Melalui majelis ilmu Tasikmalaya, warga diajak untuk membangun literasi keagamaan yang sehat serta memperkuat sikap saling menghargai.Yaumul Ijtima MWC NU Indihiang Tasikmalaya perkuat ukhuwah dan edukasi umat.

Dari Ukhuwah Menuju Pengabdian Nyata

Bagi Ajat, kekuatan Nahdlatul Ulama lahir dari hubungan antarwarga yang terjaga dengan baik.

Bukan hanya kuat dalam struktur.

Tetapi juga kokoh dalam rasa persaudaraan.

Karena itu, Yaumul Ijtima NU menjadi media untuk memperkuat kepedulian sosial.

Warga saling bertukar pikiran.

Mendiskusikan persoalan umat.

Mencari solusi bersama.

Sekaligus memperkuat semangat gotong royong.

“Kita ingin warga Nahdliyin hadir membawa manfaat. Menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat dan menjaga persatuan,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya etika dalam menggunakan media sosial.

Menurutnya, dakwah hari ini tidak cukup hanya di mimbar.

Tetapi juga hadir melalui perilaku di ruang digital.

“Jangan mudah menyebarkan informasi yang belum jelas. Jadilah umat yang tabayun dan bijak,” ujarnya.

Pesan tersebut terasa relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.

Ketika kecepatan informasi sering kali mengalahkan ketelitian dalam memeriksa kebenaran.

Menjaga Cahaya NU Tetap Menyala

Menjelang kegiatan berakhir, suasana hangat masih terasa.

Para peserta saling bercengkerama.

Sebagian melanjutkan diskusi kecil.

Sebagian lainnya bersiap pulang dengan membawa semangat baru.

Bagi Ajat Sudradjat, pemandangan seperti itulah wajah asli Nahdlatul Ulama.

Dekat dengan masyarakat.

Membumi.

Dan hadir dengan ketulusan.

Ia berharap semangat silaturahmi Nahdliyin terus diwariskan kepada generasi muda.

Sebab masa depan organisasi tidak hanya ditentukan oleh banyaknya anggota.

Tetapi juga oleh kemampuan menjaga nilai, memperkuat persaudaraan, dan memberi manfaat nyata.

“Kita ingin NU tetap menjadi rumah bersama. Tempat belajar. Tempat mengabdi. Dan tempat masyarakat menemukan keteduhan,” katanya.

Melalui kegiatan keagamaan Indihiang seperti ini, NU menunjukkan bahwa pengabdian tidak selalu dimulai dari hal besar.

Kadang cukup dengan hadir.

Mendengarkan nasihat.

Menyapa sesama.

Lalu pulang dengan tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Dari sebuah majelis sederhana di Indihiang, pesan itu kembali ditegaskan.

Bahwa di tengah dunia yang terus berubah, penguatan ukhuwah Islamiyah tetap menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang damai, beradab, dan penuh kebermanfaatan.

Dan selama majelis ilmu terus hidup, cahaya pengabdian Nahdlatul Ulama akan tetap menyala untuk umat.

  • Penulis: Deny Heryanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT ke-80 Persit Tasikmalaya, Rayakan dengan Aksi Tanam Pohon

    HUT ke-80 Persit Tasikmalaya, Rayakan dengan Aksi Tanam Pohon

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Perayaan HUT ke-80 Persit Tasikmalaya berlangsung berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Tidak ada seremoni formal seperti pemotongan tumpeng, melainkan aksi nyata berupa penanaman berbagai jenis pohon produktif yang sarat manfaat ekologis dan ekonomis. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (17/4/2026) oleh Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIII Koorcab Korem 062/PD III Siliwangi. Aksi […]

  • Bupati Garut kunjungi PLTP Kamojang, Sorot Potensi Listrik Hijau

    Bupati Garut kunjungi PLTP Kamojang, Sorot Potensi Listrik Hijau

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 119
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA BANDUNG – Pemerintah Kabupaten Garut menunjukkan keseriusannya dalam mendukung pengembangan energi terbarukan. Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melakukan kunjungan kerja ke Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) PT Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan Kamojang di Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Rabu (20/5/2026). Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda seremonial. Orang nomor satu di Garut itu […]

  • Kebakaran di cikatomas tasikmalaya- lintasjabar

    Kebakaran Cikatomas Hanguskan Toko Parfum dan Bank Mitra

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 138
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Peristiwa kebakaran di Cikatomas menghanguskan satu bangunan yang digunakan sebagai toko parfum dan Bank Mitra di Kampung Pakemitan 1, Desa Pakemitan, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (4/6/2026) dini hari. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan berat pada bangunan dan mengganggu aktivitas usaha warga setempat. Insiden terjadi sekitar pukul […]

  • Indonesia Open 2026 Berakhir Tanpa Gelar, Dua Wakil Merah Putih Kandas di Final

    Indonesia Open 2026 Berakhir Tanpa Gelar, Dua Wakil Merah Putih Kandas di Final

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 174
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA OLAHRAGA – Harapan publik bulu tangkis Indonesia untuk menyaksikan wakil tuan rumah mengangkat trofi di Indonesia Open 2026 harus pupus. Meski berhasil menempatkan dua wakil di partai puncak, Indonesia gagal mengamankan satu pun gelar juara pada turnamen level BWF World Tour Super 1000 yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/6/2026). Dua andalan […]

  • Kecelakaan Maut di Tawang Tasikmalaya, Siswa SD Meninggal Diduga Terlindas Truk

    Kecelakaan Maut di Tawang Tasikmalaya, Siswa SD Meninggal Diduga Terlindas Truk

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 59
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Kecelakaan maut di Tawang Tasikmalaya merenggut nyawa seorang pelajar sekolah dasar pada Selasa (9/6/2026) sore. Korban berinisial MKA, siswa kelas 5 SD, meninggal dunia setelah diduga terlindas truk di Jalan Noenoeng Tisnasaputra, Kampung Pasawahan Cilolohan, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya. Peristiwa tragis tersebut mengundang perhatian masyarakat setelah foto dan video […]

  • Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026, Pemkot Tasikmalaya Gelar Aksi Bersih Sungai

    Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026, Pemkot Tasikmalaya Gelar Aksi Bersih Sungai

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 45
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026 di Kota Tasikmalaya diisi dengan aksi nyata. Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar kegiatan bersih-bersih sungai di wilayah Kelurahan Tugujaya, Kecamatan Cihideung, Minggu (26/4/2026). Kegiatan tersebut melibatkan ratusan peserta dari berbagai unsur, mulai dari perangkat daerah, TNI, Polri, organisasi kemasyarakatan, relawan kebencanaan, […]

expand_less