Kasus Kematian Remaja Usai Nobar Persib Dilaporkan ke Polres Tasikmalaya
- account_circle Deny Heryanto
- calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
- visibility 121
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
kklintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Keluarga seorang remaja berinisial MI (18), bobotoh persib yang meninggal dikeroyok merupakan warga Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, keluarganya melaporkan dugaan kasus pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia ke Polres Tasikmalaya.
Laporan tersebut diajukan pada Selasa (12/5/2026), menyusul insiden yang menimpa korban setelah menghadiri kegiatan nonton bareng pertandingan sepak bola antara Bhayangkara FC melawan Persib Bandung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, laporan tersebut telah tercatat dengan nomor LP/B/108/V/2026/SPKT/Polres Tasikmalaya/Polda Jawa Barat. Pihak keluarga meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut dan menindak pihak-pihak yang terlibat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Kejadian Terjadi Dini Hari Sepulang Nobar
Peristiwa nahas itu disebut terjadi pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 01.00 WIB di kawasan Kampung Golacir Gunung, Desa Cilampung Hilir, Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya.
Saat itu, korban disebut tengah dalam perjalanan pulang dengan mengendarai sepeda motor bersama rekannya setelah mengikuti acara nonton bareng pertandingan sepak bola.
Di tengah perjalanan, korban diduga dihadang oleh sekelompok orang tak dikenal. Dari keterangan yang disampaikan pihak keluarga, korban kemudian mengalami dugaan tindak kekerasan fisik yang menyebabkan luka serius.
Korban sempat mendapatkan penanganan medis setelah warga sekitar memberikan pertolongan dan membawanya ke fasilitas kesehatan. Namun, nyawanya tidak tertolong dan korban dinyatakan meninggal dunia beberapa jam setelah kejadian.
Keluarga Minta Kasus Diusut Tuntas
Kuasa hukum keluarga korban, Ade Sugiri, menegaskan pihaknya akan mengawal proses hukum hingga kasus tersebut terungkap secara terang.
Menurutnya, keluarga berharap aparat kepolisian dapat bekerja secara profesional, transparan, dan segera mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab atas kematian korban.
Ia menekankan bahwa peristiwa tersebut bukan sekadar persoalan kriminal biasa, melainkan menyangkut hilangnya nyawa seseorang yang harus mendapatkan kepastian hukum.
Pihak keluarga juga berharap proses penyelidikan dilakukan secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Polisi Diharapkan Segera Beri Penjelasan
Hingga informasi ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak Polres Tasikmalaya terkait perkembangan penanganan perkara tersebut.
Kasus ini menyita perhatian publik karena terjadi di luar stadion, tepatnya setelah kegiatan nonton bareng pertandingan sepak bola.
Insiden tersebut kembali menjadi pengingat pentingnya menjaga keamanan dan kondusivitas, baik dalam kegiatan pertandingan maupun aktivitas pendukung sepak bola di luar arena pertandingan.
Masyarakat kini menunggu langkah aparat penegak hukum untuk mengungkap kronologi lengkap serta memastikan proses hukum berjalan sesuai aturan yang berlaku. (dh)
- Penulis: Deny Heryanto

Saat ini belum ada komentar