Pemusnahan Ratusan Botol Miras di Karangnunggal, Ulama dan Umaro Bersatu Jaga Generasi
- account_circle Deny Heryanto
- calendar_month Senin, 27 Apr 2026
- visibility 17
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Komitmen memberantas peredaran minuman keras kembali ditegaskan di wilayah selatan Kabupaten Tasikmalaya. Bertempat di halaman Polsek Karangnunggal, Senin (27/4/2026), ratusan botol minuman keras berbagai merek dan jenis dimusnahkan di hadapan unsur Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Kegiatan Pemusnahan Ratusan Botol Miras ini menjadi simbol kuat penolakan masyarakat terhadap peredaran minuman beralkohol yang dinilai dapat merusak moral, mengganggu ketertiban umum, serta mengancam masa depan generasi muda.
Pemusnahan dilakukan secara terbuka dengan cara menghancurkan botol-botol tersebut menggunakan alat berat dan cara manual. Pecahan kaca yang berserakan menjadi penanda nyata bahwa perang terhadap miras bukan sekadar slogan.

Komitmen Bersama Berantas Miras
Kapolsek Karangnunggal, AKP Jaja Hidayat, SE, MH, menegaskan bahwa upaya pemberantasan minuman keras memerlukan dukungan semua pihak.
Menurutnya, Sinergi Kepolisian dengan Pemerintah Daerah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan kondusif.
“Kami di kepolisian tidak bisa bekerja sendiri. Perlu dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Hari ini kita buktikan bahwa komitmen itu nyata,” ujar AKP Jaja Hidayat.
Ia menambahkan, Polsek Karangnunggal akan terus meningkatkan operasi rutin guna menekan peredaran minuman keras di wilayah hukumnya.
Peran Aktif Forkopimcam dan Tokoh Agama
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Karangnunggal Suherman, jajaran Muspika, Ketua MUI, para kepala desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan.
Camat Karangnunggal menyampaikan bahwa Pemusnahan Ratusan Botol Miras merupakan bagian dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Kami ingin Kecamatan Karangnunggal benar-benar bersih dari peredaran miras. Ini adalah bentuk keseriusan kami dalam menjaga generasi muda,” katanya.
Ia juga mengapresiasi peran aktif para ulama, khususnya Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Karangnunggal, yang konsisten mendukung upaya penegakan ketertiban di tengah masyarakat.
Sinergi Kepolisian dengan Pemerintah Daerah
Keberhasilan operasi ini tidak lepas dari Sinergi Kepolisian dengan Pemerintah Daerah yang selama ini terjalin erat di Kabupaten Tasikmalaya.
Kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah kecamatan, serta elemen masyarakat dinilai mampu menciptakan pengawasan yang lebih efektif terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas, termasuk peredaran minuman keras.
Model kerja sama seperti ini menjadi contoh positif bagi wilayah lain di Kabupaten Tasikmalaya dalam menghadapi persoalan sosial yang serupa.
Dengan komunikasi yang intensif dan langkah yang terkoordinasi, berbagai persoalan di tingkat akar rumput dapat diselesaikan secara cepat dan tepat.
Doa dan Harapan untuk Perubahan
Suasana khidmat menyelimuti kegiatan saat Ketua MUI Kecamatan Karangnunggal, Zakaria Anshory, memimpin doa bersama.
Dalam doanya, ia memohon agar para penjual dan pengedar minuman keras diberikan hidayah serta kesadaran untuk meninggalkan aktivitas yang merugikan masyarakat.
“Semoga Allah membukakan pintu hati mereka agar kembali ke jalan yang benar,” ucapnya.
Doa tersebut diamini seluruh peserta yang hadir, menambah makna spiritual dalam kegiatan tersebut.
Menjaga Generasi, Menjaga Masa Depan
Peredaran minuman keras selama ini kerap dikaitkan dengan berbagai tindak kriminal, mulai dari perkelahian, pencurian, hingga kecelakaan lalu lintas.
Karena itu, langkah Polsek Karangnunggal bersama seluruh elemen masyarakat patut diapresiasi.
Pemusnahan Ratusan Botol Miras bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk nyata perlindungan terhadap generasi muda dari dampak buruk alkohol.
Masyarakat Kecamatan Karangnunggal berharap kegiatan serupa terus dilakukan secara berkala agar wilayah mereka tetap aman, nyaman, dan bebas dari peredaran miras.
Dengan semangat kebersamaan, Kabupaten Tasikmalaya terus menunjukkan bahwa keamanan dan ketertiban dapat diwujudkan melalui kolaborasi yang solid antara aparat, pemerintah, dan masyarakat. (DH)
- Penulis: Deny Heryanto

Saat ini belum ada komentar