Lewati ke konten
Daerah

Dua Santriwati Kembar Asal Garut Hilang Sejak Turun di Terminal Singaparna

Redaktur Lintas JabarMei 25, 20262 menit baca35 dilihat
ADS BANNER
728 x 90

lintasjabar.id, BERITA GARUT – Dua santriwati kembar asal Kabupaten Garut dilaporkan hilang setelah perjalanan menuju pondok pesantren di Kota Banjar. Keluarga kini berharap bantuan masyarakat setelah kabar terakhir menyebut keduanya sempat berada di Terminal Singaparna, Tasikmalaya.

Laporan kehilangan tersebut telah diterima Polsek Bayongbong, Polres Garut, pada Sabtu, 23 Mei 2026.

Dua remaja yang dilaporkan hilang itu adalah Ana Rahma Farihan dan Ani Rahmi Syaidah, anak kembar asal Kecamatan Bayongbong Kabupaten Garut. 

Den legal Tasikmalaya-lintas jabar

Kabar Terakhir di Terminal Singaparna

Berdasarkan informasi dari keluarga, Ana dan Ani berangkat dari rumah pada Rabu, 20 Mei 2026 sekitar pukul 10.00 WIB untuk kembali ke Pondok Pesantren Darul Huda Banjar.

Keduanya diantar keluarga hingga Terminal Guntur Garut, lalu melanjutkan perjalanan menggunakan bus umum Primajasa jurusan Singaparna, karena tidak tersedia bus langsung menuju Banjar.

Keluarga sempat menerima kabar bahwa kedua santriwati tersebut telah tiba di Terminal Singaparna pada hari keberangkatan.

Namun setelah itu, komunikasi terputus dan hingga laporan dibuat, keduanya belum juga sampai ke pondok pesantren tujuan.

Ciri-ciri Dua Santriwati Kembar Asal Garut

Pihak keluarga membagikan ciri-ciri keduanya agar memudahkan proses pencarian.

Ana Rahma Farihan

  • Perempuan
  • Tinggi badan 160 cm
  • Rambut bergelombang panjang
  • Kulit sawo matang
  • Mata bulat

Terakhir mengenakan gamis hitam, kerudung hitam, dan sepatu putih

Ani Rahmi Syaidah

  • Perempuan
  • Tinggi badan 165 cm
  • Rambut bergelombang panjang
  • Kulit sawo matang
  • Mata bulat

Terakhir mengenakan kemeja putih, celana putih, kerudung putih, dan sandal putih

Sebelum berangkat, keduanya disebut sempat mengeluhkan kelelahan setelah mengikuti ujian di pondok pesantren.

Keluarga Berharap Bantuan Masyarakat

Keluarga berharap siapa pun yang melihat atau mengetahui keberadaan Ana dan Ani dapat segera memberikan informasi.

Masyarakat yang memiliki informasi dapat menghubungi keluarga melalui nomor 081320660887 atau melapor ke Polsek Bayongbong.

Pihak keluarga berharap kedua santriwati tersebut segera ditemukan dalam keadaan selamat.(hs) 

ADS BANNER
728 x 90

Redaktur Lintas Jabar

Penulis konten digital dan jurnalis teknologi di AhzaNewsPro.

Berita SebelumnyaDedi Mulyadi Janjikan Bonus Rp1 Miliar untuk Persib, Bobotoh Heboh! Berita SelanjutnyaAsep Sopari Hadiri Penyaluran 3.700 Paket Sembako untuk Warga Tasikmalaya
Iklan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *