Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Musda XVI KNPI Molor, Sorotan Disiplin dan Profesionalisme Pemuda

Musda XVI KNPI Molor, Sorotan Disiplin dan Profesionalisme Pemuda

  • account_circle Deny Heryanto
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 29
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Pelaksanaan Musda XVI KNPI di Kabupaten Tasikmalaya menuai sorotan setelah agenda pembukaan mengalami keterlambatan lebih dari satu jam dari jadwal yang telah ditetapkan. Kegiatan yang semestinya dimulai pukul 09.00 WIB baru resmi dibuka sekitar pukul 10.39 WIB, memicu kritik dari sejumlah peserta yang hadir.

Keterlambatan ini menjadi catatan tersendiri dalam forum penting yang melibatkan berbagai organisasi kepemudaan. Sebab, Musda XVI KNPI bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum strategis dalam menentukan arah organisasi, termasuk Agenda Pertanggung jawaban pengurus sebelumnya serta Pemilihan Ketua KNPI untuk periode mendatang.

Keterlambatan Jadi Sorotan Peserta

Sejak pagi, peserta dari berbagai wilayah telah memadati lokasi kegiatan. Namun, molornya waktu pembukaan membuat sebagian peserta menyampaikan kekecewaan. Salah seorang peserta yang enggan disebutkan namanya menilai keterlambatan tersebut mencerminkan kurangnya profesionalisme dalam penyelenggaraan forum besar seperti ini.

“Seharusnya kegiatan sebesar ini bisa dimulai tepat waktu. Kalau ingin membangun citra profesional, disiplin waktu itu hal dasar,” ujarnya.

Menurutnya, keterlambatan dalam Musda XVI KNPI berdampak langsung pada keseluruhan rangkaian acara yang harus ikut mundur. Padahal, tidak sedikit peserta yang datang dari luar daerah dan telah menyesuaikan agenda sejak jauh hari.

Panitia Sebut Faktor Kuorum dan Kehadiran Undangan

Menanggapi hal tersebut, panitia pelaksana memberikan penjelasan bahwa keterlambatan terjadi karena belum terpenuhinya kuorum peserta sidang serta menunggu kehadiran sejumlah tamu undangan penting.

Dalam aturan organisasi, forum resmi seperti Musda XVI KNPI memang baru dapat dimulai apabila jumlah peserta yang hadir telah memenuhi ketentuan kuorum. Hal ini bertujuan untuk menjaga legitimasi setiap keputusan yang dihasilkan dalam forum.

“Kami mohon maaf atas keterlambatan ini. Sidang baru bisa dimulai setelah kuorum terpenuhi sesuai tata tertib organisasi,” ujar salah satu panitia saat memberikan klarifikasi.

Agenda Penting: Pertanggungjawaban hingga Pemilihan Ketua

Terlepas dari keterlambatan, jalannya Musda XVI KNPI tetap berlangsung dengan agenda yang telah ditetapkan. Forum ini menjadi wadah evaluasi kinerja pengurus sebelumnya melalui Agenda Pertanggung jawaban yang akan disampaikan secara terbuka di hadapan peserta.

Selain itu, proses Pemilihan Ketua KNPI menjadi salah satu agenda paling krusial. Pemilihan ini akan menentukan figur pemimpin baru yang diharapkan mampu membawa KNPI Kabupaten Tasikmalaya ke arah yang lebih progresif.

Tak hanya itu, forum juga diisi dengan sidang komisi yang membahas berbagai program kerja strategis untuk tiga tahun ke depan. Hasil dari pembahasan tersebut akan menjadi pedoman organisasi dalam menjalankan perannya sebagai wadah berhimpun pemuda.

KNPI dan Tantangan Profesionalisme Organisasi Pemuda

Sebagai organisasi yang menaungi berbagai elemen kepemudaan, KNPI Kabupaten Tasikmalaya memiliki tanggung jawab besar dalam membangun karakter dan kapasitas generasi muda. Oleh karena itu, pelaksanaan Musda XVI KNPI seharusnya menjadi contoh dalam hal manajemen organisasi, termasuk disiplin waktu.

Pengamat organisasi kepemudaan menilai bahwa hal-hal teknis seperti ketepatan waktu seringkali dianggap sepele, padahal memiliki dampak terhadap kredibilitas organisasi. Disiplin menjadi indikator awal profesionalisme yang harus dijunjung tinggi, terutama oleh organisasi yang mengusung semangat perubahan.

Harapan Peserta untuk Evaluasi ke Depan

Sejumlah peserta berharap keterlambatan dalam Musda XVI KNPI ini dapat menjadi bahan evaluasi ke depan. Mereka menilai, jika organisasi ingin mendorong perubahan di masyarakat, maka harus dimulai dari internal, termasuk dalam hal kedisiplinan.

“KNPI ini rumah besar pemuda. Kalau kita ingin membawa perubahan, harus dimulai dari hal kecil seperti tepat waktu,” ujar salah satu peserta.

Harapan tersebut mencerminkan keinginan kuat agar KNPI Kabupaten Tasikmalaya tidak hanya aktif secara program, tetapi juga mampu menunjukkan kualitas dalam tata kelola organisasi.

Momentum Menentukan Arah Organisasi

Lebih jauh, Musda XVI KNPI menjadi momentum penting dalam menentukan arah organisasi ke depan. Melalui Agenda Pertanggung jawaban, peserta dapat menilai capaian dan kekurangan pengurus sebelumnya.

Sementara itu, Pemilihan Ketua KNPI akan menjadi titik awal bagi kepemimpinan baru dalam merumuskan strategi organisasi yang lebih relevan dengan kebutuhan pemuda saat ini.

Dengan berbagai dinamika yang terjadi, forum ini tetap diharapkan menghasilkan keputusan yang konstruktif dan mampu memperkuat peran KNPI sebagai mitra strategis pemerintah serta ruang aktualisasi generasi muda.

Pelaksanaan Musda XVI KNPI di Kabupaten Tasikmalaya menunjukkan bahwa dinamika organisasi adalah hal yang tidak terhindarkan. Namun, di balik itu, terdapat harapan besar agar forum ini mampu melahirkan kepemimpinan yang lebih baik serta tata kelola organisasi yang lebih profesional.

Keterlambatan yang terjadi di awal acara menjadi pengingat bahwa perubahan besar kerap berawal dari hal-hal sederhana. Dengan semangat evaluasi dan perbaikan, KNPI Kabupaten Tasikmalaya diharapkan mampu terus berkembang dan menjadi motor penggerak pemuda yang berintegritas. (DH) 

  • Penulis: Deny Heryanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wisuda ke-15 UMTAS, Lepas 244 Lulusan Siap Mengabdi untuk Bangsa dan Umat

    Wisuda ke-15 UMTAS, Lepas 244 Lulusan Siap Mengabdi untuk Bangsa dan Umat

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 37
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) kembali menorehkan sejarah dalam perjalanan akademiknya. Sebanyak 244 lulusan resmi dikukuhkan dalam Wisuda ke-15 UMTAS yang digelar melalui Sidang Senat Terbuka di salah satu hotel di Jalan KHZ Mustofa, Kota Tasikmalaya, Rabu (29/4/2026). Prosesi wisuda berlangsung khidmat, penuh haru, dan sarat makna. Tangis bahagia keluarga pecah ketika […]

  • Pembongkaran Tenda Aksi KRPL di Bale Kota Tasikmalaya: Antara Ketertiban dan Kebebasan Berpendapat

    Pembongkaran Tenda Aksi KRPL di Bale Kota Tasikmalaya: Antara Ketertiban dan Kebebasan Berpendapat

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 34
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA — Pembongkaran Tenda Aksi KRPL (Komunitas Rakyat Peduli Lingkungan) di depan Bale Kota Tasikmalaya dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tasikmalaya. Aksi yang telah berlangsung hampir dua bulan itu akhirnya dihentikan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tasikmalaya pada Senin sore (20/4/2026), dengan alasan penegakan ketertiban umum dan menjaga […]

  • Ribuan Bobotoh Padati Kota Banjar, Polisi Kawal Euforia Juara Persib Tetap Kondusif

    Ribuan Bobotoh Padati Kota Banjar, Polisi Kawal Euforia Juara Persib Tetap Kondusif

    • calendar_month 14 jam yang lalu
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 116
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA BANJAR – Euforia kemenangan Persib Bandung pecah di Kota Banjar. Ribuan Bobotoh turun ke jalan menggelar konvoi kemenangan, Sabtu (23/5/2026), menyusul keberhasilan Maung Bandung menutup musim dengan hasil membanggakan. Lautan biru memenuhi sejumlah ruas jalan utama Kota Banjar. Para pendukung Persib membawa atribut kebanggaan seperti bendera, syal, hingga spanduk, sambil meneriakkan yel-yel kemenangan yang […]

  • Komisi III Sidak Dapur SPPG: Puluhan Dapur Terancam Ditutup

    Komisi III Sidak Dapur SPPG: Puluhan Dapur Terancam Ditutup

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 38
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA — Temuan mengejutkan terungkap dalam inspeksi mendadak yang dilakukan DPRD Kota Tasikmalaya. Melalui agenda Komisi III Sidak Dapur SPPG, dewan menemukan salah satu dapur penyedia makanan bergizi di wilayah Singkup, Kecamatan Purbaratu, telah beroperasi selama berbulan-bulan tanpa mengantongi izin resmi. Fakta ini memicu kekhawatiran serius, mengingat dapur tersebut memproduksi makanan untuk kelompok […]

  • 31 Calon Berebut 7 Kursi BPD Desa Kujangsari, Demokrasi Desa Menghangat

    31 Calon Berebut 7 Kursi BPD Desa Kujangsari, Demokrasi Desa Menghangat

    • calendar_month 6 jam yang lalu
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 12
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA BANJAR – Kontestasi pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kujangsari periode 2026–2034 berlangsung panas namun tetap kondusif. Sebanyak 31 calon resmi bersaing memperebutkan 7 kursi dalam proses demokrasi tingkat desa yang digelar di Desa Kujangsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar. Tahapan pemungutan suara berlangsung dengan antusiasme tinggi dari masyarakat yang datang untuk mengikuti […]

  • Persib Vs Semen Padang: Ujian Buat Maung Bandung

    Persib Vs Semen Padang: Ujian Buat Maung Bandung

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 32
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA OLAHRAGA – Laga Persib vs Semen Padang pada pekan ke-26 Super League 2025/2026 diprediksi berlangsung sengit. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Haji Agus Salim, Padang, pada Minggu, 5 April 2026. Pelatih Persib, Bojan Hodak, menilai pertandingan tandang ini bukan laga mudah bagi timnya. Ia menyebut Semen Padang akan tampil dengan motivasi tinggi […]

expand_less