Lewati ke konten
Daerah

Operasi Patuh Lodaya 2026 Ditunda, Satlantas Tasikmalaya Buka Suara

Redaktur Lintas JabarJuni 8, 20262 menit baca21 dilihat
ADS BANNER
728 x 90

lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Kabar mengenai Operasi Patuh Lodaya 2026 Ditunda menjadi perhatian masyarakat dan pengguna jalan di Kabupaten Tasikmalaya. Pasalnya, operasi penertiban lalu lintas yang semula dijadwalkan mulai berlangsung pada Senin (8/6/2026) resmi ditangguhkan hingga waktu yang belum ditentukan.

Penundaan tersebut diumumkan setelah Satlantas Polres Tasikmalaya menerima arahan dari Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat. Informasi serupa juga telah dipublikasikan melalui kanal resmi RTMC Polda Jabar sebagai bentuk pemberitahuan kepada masyarakat.

Keputusan ini membuat pelaksanaan operasi yang sebelumnya telah dipersiapkan secara matang harus menunggu instruksi lebih lanjut dari Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri.

Operasi Patuh Lodaya 2026 Ditunda Meski Persiapan Sudah Matang

Kasatlantas Polres Tasikmalaya, AKP Didit Permadi, menjelaskan bahwa seluruh kebutuhan teknis pelaksanaan operasi sebenarnya telah siap dijalankan. Mulai dari penempatan personel, pemetaan lokasi pengawasan, hingga target operasi telah disusun jauh sebelum jadwal pelaksanaan.

Namun, berdasarkan arahan terbaru dari Dirlantas Polda Jawa Barat, kegiatan tersebut harus ditunda sementara hingga ada keputusan resmi dari Korlantas Polri.

Menurutnya, perubahan jadwal ini bukan karena kendala di daerah, melainkan kebijakan nasional yang berlaku serentak di seluruh wilayah.

“Kami sudah menerima pemberitahuan terkait penundaan Operasi Patuh Lodaya 2026 dan saat ini masih menunggu arahan lanjutan mengenai jadwal pelaksanaannya,” ujar AKP Didit.

Fokus Polri Beralih ke Persiapan HUT Bhayangkara

Penundaan operasi lalu lintas tersebut berkaitan dengan agenda nasional Polri dalam mempersiapkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Bhayangkara yang akan digelar pada 1 Juli 2026.

Korlantas Polri disebut tengah memusatkan perhatian dan sumber daya pada rangkaian kegiatan peringatan tersebut sehingga sejumlah agenda operasional, termasuk Operasi Patuh Lodaya, mengalami penyesuaian jadwal.

Meski demikian, pihak kepolisian memastikan bahwa penundaan ini hanya bersifat sementara dan tidak mengubah tujuan utama operasi yang telah direncanakan sebelumnya.

Knalpot Brong Tetap Jadi Sasaran Penertiban

Walaupun jadwal pelaksanaan berubah, sasaran Operasi Patuh Lodaya tetap tidak mengalami perubahan. Satlantas Polres Tasikmalaya menegaskan bahwa sejumlah pelanggaran yang berpotensi menimbulkan gangguan keselamatan dan ketertiban lalu lintas masih menjadi fokus utama.

Beberapa di antaranya adalah penggunaan knalpot brong, pelat nomor kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi resmi dari Samsat, serta penggunaan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) yang tidak sesuai peruntukan.

Menurut AKP Didit Permadi, pelanggaran terkait knalpot tidak standar dan pelat nomor modifikasi masih menjadi temuan yang cukup dominan di lapangan.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan melengkapi kelengkapan kendaraan meskipun operasi belum dimulai.

Hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai jadwal pengganti. Namun masyarakat diminta tetap disiplin berlalu lintas karena tujuan utama dari Operasi Patuh Lodaya 2026 Ditunda bukan semata-mata penindakan, melainkan meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas. (dh/hs) 

ADS BANNER
728 x 90

Redaktur Lintas Jabar

Penulis konten digital dan jurnalis teknologi di AhzaNewsPro.

Berita SebelumnyaKecelakaan Cikalang Tasikmalaya, Tiga Penumpang Pickup Terluka Berita SelanjutnyaSPMB Sekolah Maung Ricuh, Ortu Geruduk Disdik Jabar Minta KDM Turun Tangan
Iklan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *