Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Musda XVI KNPI, Momentum Sinergi dan Akselerasi Pemuda Tasikmalaya

Musda XVI KNPI, Momentum Sinergi dan Akselerasi Pemuda Tasikmalaya

  • account_circle Deny Heryanto
  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
  • visibility 32
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Pelaksanaan Musda XVI KNPI Kabupaten Tasikmalaya menjadi momentum penting dalam menentukan arah gerak organisasi kepemudaan di daerah. Forum tertinggi Komite Nasional Pemuda Indonesia tersebut tidak sekadar menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga wadah strategis untuk merumuskan langkah konkret dalam mendorong kemajuan generasi muda.

Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, menegaskan bahwa Musyawarah Daerah merupakan bagian tak terpisahkan dari proses demokrasi dalam organisasi. Menurutnya, dinamika dan perbedaan pendapat adalah hal lumrah yang justru menjadi indikator sehatnya kehidupan berorganisasi.

“Para pemuda harus mengedepankan musyawarah. Perbedaan itu hal biasa dan menjadi bagian dari dinamika organisasi,” ujar Asep saat menghadiri pembukaan Musda XVI KNPI, Kamis (23/4/2026).

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan Musda tidak hanya diukur dari terpilihnya ketua baru, melainkan juga dari bagaimana proses demokrasi berlangsung secara dewasa, terbuka, dan menjunjung tinggi persatuan.

KNPI Kabupaten Tasikmalaya Harus Tetap Relevan

Sebagai wadah berhimpunnya berbagai organisasi kepemudaan, KNPI Kabupaten Tasikmalaya dituntut untuk terus relevan di tengah perubahan zaman. Organisasi ini harus mampu menjadi ruang kolaborasi, kaderisasi, sekaligus penggerak pembangunan di tingkat daerah.

Asep menilai, setiap periode kepengurusan memiliki tantangan dan peluang yang berbeda. Namun, satu hal yang tidak boleh berubah adalah komitmen untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.

Menurutnya, kontribusi KNPI tidak selalu harus diwujudkan dalam program besar. Keberlangsungan roda organisasi di tingkat kecamatan maupun organisasi kepemudaan (OKP) sudah menjadi bentuk kontribusi yang sangat berarti.

“Minimal pengorganisasian tetap berjalan di kecamatan masing-masing atau di OKP-OKP, dan harus terus bersinergi,” katanya.

Perda Kepemudaan Jadi Payung Hukum Strategis

Salah satu isu penting yang kembali mengemuka dalam Musda XVI KNPI adalah dorongan terhadap lahirnya perda kepemudaan yang lebih implementatif.

Keberadaan perda tersebut dinilai sangat penting sebagai landasan hukum dalam membangun ekosistem kepemudaan yang sehat, terarah, dan berkelanjutan. Selain itu, regulasi ini juga dapat membuka ruang lebih luas bagi pemuda untuk berkreasi dan berinovasi.

Dengan adanya perda kepemudaan, pemerintah daerah memiliki dasar yang kuat untuk mengalokasikan program, fasilitas, serta dukungan anggaran bagi berbagai kegiatan kepemudaan.

Asep menekankan bahwa regulasi yang telah ada harus terus dioptimalkan agar benar-benar memberikan dampak bagi generasi muda Tasikmalaya.

Akselerasi Pembangunan Generasi Muda

Tantangan terbesar yang dihadapi saat ini adalah bagaimana melakukan akselerasi pembangunan generasi muda secara menyeluruh. Pemuda Tasikmalaya harus dipersiapkan untuk menghadapi persaingan global, transformasi digital, hingga perubahan sosial yang begitu cepat.

Dalam konteks tersebut, KNPI Kabupaten Tasikmalaya diharapkan mampu menjadi motor penggerak lahirnya pemuda yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing tinggi.

Asep mengingatkan bahwa pembangunan pemuda tidak boleh hanya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Masih banyak sumber pendanaan lain yang dapat dimanfaatkan.

Mulai dari bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dukungan anggota DPR RI, hingga berbagai program insentif dari Kementerian Pemuda dan Olahraga.

“Jangan hanya mengandalkan APBD. Ada anggaran dari provinsi, DPR RI, hingga Kementerian Pemuda dan Olahraga yang harus kita kejar,” tegasnya.

Sinergi Menjadi Kunci Keberhasilan

Keberhasilan program kepemudaan tidak mungkin tercapai tanpa sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, dunia usaha, dan masyarakat.

Dalam hal ini, Musda XVI KNPI diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang mampu menjembatani berbagai kepentingan serta membangun kolaborasi lintas sektor.

KNPI harus hadir sebagai mitra strategis pemerintah, sekaligus menjadi penyalur aspirasi generasi muda.

Sinergi tersebut akan menjadi modal utama dalam mempercepat pembangunan di sektor kepemudaan, baik dalam bidang pendidikan, kewirausahaan, sosial, maupun budaya.

Tantangan Pemuda di Era Modern

Di tengah era digital, pemuda dihadapkan pada berbagai tantangan baru. Persaingan kerja semakin ketat, disrupsi teknologi tak terhindarkan, dan perubahan pola interaksi sosial berlangsung sangat cepat.

Oleh karena itu, KNPI Kabupaten Tasikmalaya harus mampu beradaptasi dengan kebutuhan zaman.

Program-program yang disusun pasca Musda XVI KNPI harus lebih responsif terhadap kebutuhan generasi muda, termasuk pengembangan keterampilan digital, pemberdayaan ekonomi kreatif, serta penguatan karakter kebangsaan.

Harapan Besar dari Musda XVI KNPI

Masyarakat menaruh harapan besar pada hasil Musda XVI KNPI. Forum ini diharapkan tidak hanya menghasilkan pemimpin baru, tetapi juga melahirkan gagasan segar yang mampu menjawab tantangan masa depan.

Dengan dukungan perda kepemudaan serta strategi akselerasi pembangunan generasi muda, KNPI memiliki peluang besar untuk menjadi organisasi yang semakin berpengaruh.

Pada akhirnya, keberhasilan Musda akan diukur dari sejauh mana hasilnya mampu memberikan manfaat nyata bagi pemuda dan masyarakat luas.

Pemuda Tasikmalaya adalah aset daerah. Ketika mereka bersatu, bersinergi, dan bergerak bersama, maka masa depan Tasikmalaya akan semakin cerah. (DH) 

  • Penulis: Deny Heryanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rp841 Juta untuk Sarung? Mahasiswa Tasikmalaya Pertanyakan Prioritas Anggaran

    Rp841 Juta untuk Sarung? Mahasiswa Tasikmalaya Pertanyakan Prioritas Anggaran

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 25
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Kebijakan pengadaan sarung di tengah efisiensi anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tasikmalaya Tahun Anggaran 2026 menuai kritik dari kalangan mahasiswa. Perhimpunan Mahasiswa Independen Tasikmalaya (PAMIT) menilai kebijakan tersebut menunjukkan adanya ketidaktepatan prioritas dalam penggunaan anggaran publik. Berdasarkan dokumen perencanaan pengadaan yang beredar, total anggaran pengadaan sarung di […]

  • nobar persib vs psm di polres banjar-lintas jabar

    Ribuan Bobotoh Serbu Polres Banjar, Nobar Persib vs PSM Berlangsung Meriah

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 118
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA BANJAR – Euforia pertandingan Persib Bandung vs PSM Makassar terasa hingga Kota Banjar. Ribuan pendukung Maung Bandung memadati halaman Mapolres Banjar pada Minggu malam untuk mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) laga penting Super League tersebut. Sejak sore, para Bobotoh Banjar mulai berdatangan dari berbagai penjuru kota. Mengenakan jersey, syal, hingga atribut khas Persib, […]

  • Sudah Saatnya Warga Ikut Menjaga Mereka yang Menjaga Kota

    Sudah Saatnya Warga Ikut Menjaga Mereka yang Menjaga Kota

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 117
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, TASIKMALAYA — Setiap dini hari, ketika sebagian besar warga masih tertidur, para pengangkut sampah sudah mulai bekerja menyusuri sudut-sudut Kota Tasikmalaya. Mereka mengangkat karung demi karung sampah, mendorong gerobak berat, dan membersihkan tumpukan limbah yang ditinggalkan warga setiap harinya. Pekerjaan itu bukan sekadar melelahkan. Mereka harus berhadapan langsung dengan bau menyengat, cairan kotor, cuaca ekstrem, […]

  • Penanganan Longsor Cigalontang Tasikmalaya Libatkan Banyak Pihak

    Penanganan Longsor Cigalontang Tasikmalaya Libatkan Banyak Pihak

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Lintasjabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Penanganan bencana longsor di Cigalontang Tasikmalaya menunjukkan respons cepat dari pemerintah daerah bersama berbagai pihak terkait. Longsor yang terjadi di Kampung Buligir, Desa Parentas, Kamis malam (16/04/2026), langsung ditangani melalui koordinasi lintas sektor. Peristiwa ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari, menyebabkan tanah di area tebing […]

  • Normalisasi Sungai Bukan Pilihan, Tapi Kebutuhan

    Normalisasi Sungai Bukan Pilihan, Tapi Kebutuhan

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 119
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, OPINI – Pendangkalan sungai bukan lagi sekadar isu teknis, melainkan persoalan nyata yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Di berbagai daerah di Indonesia, fenomena ini terus berulang, termasuk pada sejumlah sungai di wilayah Kendal, yang mengalami penurunan kapasitas aliran akibat akumulasi sedimen yang tidak terkendali. Dalam konteks ini, normalisasi sungai seharusnya tidak lagi dipandang […]

  • Dedi Mulyadi Bahas Masa Depan Papua di Lembur Pakuan

    Dedi Mulyadi Bahas Masa Depan Papua di Lembur Pakuan

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 107
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA JAWA BARAT – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali menjadi sorotan publik nasional setelah menerima kunjungan tokoh agama dan akademisi asal Papua di Lembur Pakuan, Subang. Pertemuan tersebut membahas paradigma pembangunan Papua yang dinilai perlu lebih menitikberatkan pada pendekatan budaya, penguatan sumber daya manusia, dan penghormatan terhadap kearifan lokal. Pertemuan tersebut berlangsung pada […]

expand_less