Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Program “SULE” Lapas Tasikmalaya Dukung Ketahanan Pangan 

Program “SULE” Lapas Tasikmalaya Dukung Ketahanan Pangan 

  • account_circle Deny Heryanto
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Komitmen dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan oleh Lapas Kelas IIB Tasikmalaya. Melalui budidaya ikan lele yang dikelola di lingkungan lembaga pemasyarakatan, hasil menggembirakan berhasil diraih. Dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, Lapas Kelas IIB Tasikmalaya telah mencatatkan lima kali panen lele.

Program ini menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana lembaga pemasyarakatan tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan, tetapi juga berkontribusi terhadap kebutuhan pangan. Meski memiliki keterbatasan lahan, kreativitas menjadi kunci keberhasilan pengelolaan budidaya tersebut.

Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa Lapas dukung ketahanan pangan melalui berbagai inovasi yang melibatkan warga binaan secara aktif.

Manfaatkan Lahan Sempit Secara Maksimal

Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja Lapas Kelas IIB Tasikmalaya, Arief Setiyo Budiarto, menjelaskan bahwa seluruh proses budidaya dilakukan secara mandiri. Mulai dari pengadaan indukan hingga bibit ikan lele, semuanya dibeli secara swadaya.

“Indukan dan bibit kami beli dari luar. Selama ini kami belum pernah mengandalkan bantuan untuk pengadaan awal,” ujar Arief, Selasa (28/4/2026).

Menurutnya, keterbatasan area bukan menjadi hambatan. Warga binaan memanfaatkan ember berukuran besar dan saluran parit kecil di area lapas sebagai media budidaya.

Dengan metode sederhana namun efektif tersebut, produksi lele mampu berjalan secara berkelanjutan. Kondisi ini menunjukkan bahwa inovasi dapat tumbuh di mana saja, termasuk di lingkungan pemasyarakatan.

Program ini juga menjadi bukti bahwa Lapas dukung ketahanan pangan melalui pendekatan yang adaptif dan efisien.

Hasil Panen Dukung Program MBG

Panen lele yang dihasilkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga mendukung kebutuhan konsumsi internal lapas. Sebagian besar hasil panen disalurkan ke dapur Lapas Kelas IIB Tasikmalaya untuk memenuhi kebutuhan makan warga binaan.

Langkah ini selaras dengan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah digalakkan pemerintah. Ketersediaan bahan pangan segar dan bergizi dari hasil budidaya sendiri tentu memberikan nilai tambah bagi kualitas konsumsi warga binaan.

“Kami menjual hasil panen ke dapur lapas. Karena kebutuhan internal cukup besar, kami belum menjual ke masyarakat luar,” jelas Arief.

Dengan demikian, keberadaan budidaya lele menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung kemandirian pangan di lingkungan lapas.

Wujud Solidaritas untuk Korban Bencana

Menariknya, panen perdana dari program ini tidak sepenuhnya digunakan untuk kebutuhan internal. Sebagian hasil panen pertama disumbangkan kepada korban bencana alam di wilayah Sumatra dan Aceh.

Aksi sosial tersebut menjadi cerminan bahwa nilai kemanusiaan tetap tumbuh, bahkan dari balik tembok lembaga pemasyarakatan.

Solidaritas ini memperlihatkan bahwa program pembinaan di Lapas Kelas IIB Tasikmalaya tidak hanya berorientasi pada keterampilan, tetapi juga menanamkan nilai empati dan kepedulian sosial kepada warga binaan.

Dukungan Pemerintah Kota Tasikmalaya

Keberhasilan program budidaya lele ini mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Tasikmalaya. Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan Sentra Usaha Lapas (SULE).

“Kami dari Pemerintah Kota Tasikmalaya siap mendukung penuh program SULE agar budidaya lele ini semakin berkembang,” ujarnya.

Dukungan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperluas manfaat ekonomi dan sosial yang dihasilkan.

Kolaborasi antara Lapas Kelas IIB Tasikmalaya dengan Pemerintah Kota Tasikmalaya menjadi contoh sinergi positif dalam mendorong kemandirian lembaga pemasyarakatan.

Pembinaan Produktif di Kabupaten Tasikmalaya

Keberhasilan ini juga memberikan inspirasi bagi berbagai institusi di Kabupaten Tasikmalaya maupun Kota Tasikmalaya. Program pembinaan berbasis keterampilan produktif terbukti mampu memberikan manfaat nyata, baik bagi warga binaan maupun masyarakat luas.

Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan budidaya juga membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, serta jiwa kewirausahaan.

Dalam konteks yang lebih luas, program seperti ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Tak berlebihan jika dikatakan bahwa Lapas dukung ketahanan pangan bukan sekadar slogan, melainkan langkah konkret yang telah terbukti hasilnya.

Harapan Baru dari Balik Jeruji

Dari ember-ember sederhana dan parit sempit, Lapas Kelas IIB Tasikmalaya berhasil menghadirkan harapan baru. Program ini membuktikan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berkarya.

Ke depan, pengembangan budidaya lele diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih besar, baik bagi warga binaan, institusi, maupun masyarakat sekitar.

Lapas Kelas IIB Tasikmalaya telah menunjukkan bahwa pembinaan, produktivitas, dan kontribusi terhadap ketahanan pangan dapat berjalan beriringan. (DH) 

  • Penulis: Deny Heryanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bappelitbangda Kota Tasikmalaya

    Proyek Swakelola di Bappelitbangda Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 67
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, EDITORIAL —Di tengah kondisi fiskal daerah yang semakin ketat, setiap rupiah anggaran publik seharusnya dikelola dengan prinsip efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas. Karena itu, ketika muncul paket pengadaan bernilai ratusan juta rupiah yang menggunakan mekanisme swakelola di lingkungan Bappelitbangda Kota Tasikmalaya, wajar jika publik bertanya: apakah metode ini memang tepat digunakan? Pertanyaan tersebut bukan sekadar asumsi. Ia […]

  • Aksi Nyata Penghijauan di TPA Ciangir Tasikmalaya

    Aksi Nyata Penghijauan di TPA Ciangir Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Lintasjabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Kegiatan penghijauan di TPA Ciangir Tasikmalaya kembali menjadi bukti nyata kepedulian berbagai pihak terhadap kondisi lingkungan yang semakin membutuhkan perhatian serius. Pada Minggu, 19 April 2026, area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ciangir di Kota Tasikmalaya menjadi lokasi pelaksanaan aksi penanaman pohon yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, lebih dari […]

  • Tiga Peserta PBBAB Pingsan di GOR Susi Susanti Tasikmalaya

    Tiga Peserta PBBAB Pingsan di GOR Susi Susanti Tasikmalaya

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 214
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Pelaksanaan Pawai Baris Berbaris Anak Bangsa (PBBAB) di GOR Susi Susanti Tasikmalaya diwarnai insiden kesehatan. Tiga peserta tingkat SMP dilaporkan pingsan usai mengikuti lomba, Sabtu (16/5/2026). Ajang yang sejak pagi berlangsung meriah dengan partisipasi puluhan regu itu mendadak menjadi sorotan setelah beberapa peserta mengalami kelelahan fisik diduga akibat kondisi ruangan yang […]

  • Azis Gagap Hadiri Kontes dan Pameran Bonsai, Dorong Ekonomi Kreatif di Tasikmalaya

    Azis Gagap Hadiri Kontes dan Pameran Bonsai, Dorong Ekonomi Kreatif di Tasikmalaya

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 29
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Kehadiran komedian sekaligus pecinta bonsai, Azis Gagap, menjadi magnet tersendiri dalam gelaran Kontes dan Pameran Bonsai Nasional yang diselenggarakan Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Kota Tasikmalaya. Acara bergengsi tersebut berlangsung di kawasan Asia Plaza Tasikmalaya mulai 25 hingga 28 April 2026. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi para pecinta […]

  • Tasikmalaya: Sirene Meraung di Makodim 0612, Prajurit Adu Nyali Jinakkan Api

    Tasikmalaya: Sirene Meraung di Makodim 0612, Prajurit Adu Nyali Jinakkan Api

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 110
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA — Suasana Kodim 0612/Tasikmalaya mendadak berubah drastis, Rabu (6/5/2026). Sirene meraung keras, puluhan prajurit berlarian ke lapangan, bukan untuk perang, melainkan menghadapi simulasi kebakaran bersama tim pemadam. Latihan damkar ini menghadirkan langsung tim dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tasikmalaya, memberikan pelatihan intensif kepada prajurit tentang cara menjinakkan “si jago merah”. Dari Teori […]

  • plh-wali-kota-tasikmalaya-diky-candranegara-lintasjabar

    Plh Wali Kota Tasikmalaya Dihadapkan Jadwal Yang Padat

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 225
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Hari pertama menjalankan tugas sebagai Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tasikmalaya menjadi pengalaman yang cukup menantang bagi Rd. Diky Candranegara. Padatnya agenda kegiatan dalam satu hari membuat dirinya harus menentukan prioritas di tengah jadwal yang saling beririsan. Diky mengakui sejumlah agenda yang telah terjadwal membuatnya berada dalam situasi dilematis, terutama ketika […]

expand_less