Kodim 0612 dan Pemkab Tasikmalaya Kawal Peluncuran Koperasi Merah Putih
- account_circle Redaktur Lintas Jabar
- calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
- visibility 215
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Upaya penguatan ekonomi berbasis desa melalui program koperasi nasional mulai dijalankan secara serentak. Di Kabupaten Tasikmalaya, peluncuran operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) turut dikawal jajaran Kodim 0612/Tasikmalaya melalui agenda video conference peluncuran nasional yang dipusatkan di Desa Mangunreja, Kecamatan Mangunreja.
Peresmian program strategis tersebut dilakukan secara nasional dari Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, dan dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Program ini menjadi bagian dari langkah pemerintah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pembentukan ekosistem koperasi modern yang terhubung hingga tingkat desa dan kelurahan.

Ribuan Koperasi Siap Beroperasi
Secara nasional, pemerintah menargetkan pembangunan puluhan ribu unit koperasi desa dan kelurahan dalam beberapa tahap.
Pada fase awal, sebanyak 1.000 unit koperasi sudah siap beroperasi secara serentak, termasuk unit yang berada di Kabupaten Tasikmalaya.
Target nasional yang dicanangkan adalah puluhan ribu koperasi rampung dan aktif beroperasi pada 2026 sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat tingkat bawah.
Target Agustus 2026 membidik total 30.000 koperasi desa/Kelurahan selesai dibangun di seluruh Indonesia tepat pada momentum Hari Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2026.
Kodim Sebut Fasilitas Siap Digunakan
Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Invan Ibrahim menegaskan koperasi yang diresmikan tidak hanya bersifat simbolik, melainkan telah dipersiapkan untuk langsung beroperasi.
“Fasilitasnya sangat siap, mulai dari gedung utama, gudang penyimpanan barang yang layak, gerai usaha, hingga perlengkapan operasional. Koperasi bisa langsung bertransaksi melayani warga sejak hari pertama,” ujar Letkol Czi M. Invan Ibrahim.
Menurutnya, fasilitas penunjang seperti gedung utama, area penyimpanan barang, hingga gerai usaha sudah disiapkan agar koperasi dapat segera melayani masyarakat.
Ia menambahkan, bangunan koperasi juga dirancang dengan fungsi yang fleksibel. Selain untuk kegiatan ekonomi, fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk aktivitas sosial masyarakat yang berpotensi menambah pemasukan koperasi.
Pemkab Siapkan Dukungan Lahan
Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya turut menyatakan dukungan terhadap implementasi Koperasi Merah Putih di Tasikmalaya.
Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi menyebut pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah titik lahan untuk mendukung pembangunan koperasi tersebut.
“Kami sudah menyiapkan dukungan untuk 17 titik lahan KDMP, di mana 10 titik di antaranya saat ini sudah masuk dalam proses pembangunan,” jelas Asep.
Sebagian lokasi bahkan telah memasuki tahap pembangunan. Menurutnya, kehadiran koperasi ini diharapkan dapat memangkas rantai distribusi kebutuhan pokok sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di tingkat masyarakat.
Program tersebut dinilai sejalan dengan agenda pemberdayaan ekonomi lokal berbasis komunitas.
“Sejatinya, koperasi ini adalah milik masyarakat dan anggota, bukan milik pemerintah. KDKMP ini akan menjadi solusi konkret untuk memotong kerumitan jalur distribusi barang pokok yang dibutuhkan warga, sekaligus menjadi mesin pendongkrak ekonomi di akar rumput,” tegas Wabup.
Tasikmalaya dan Jejak Sejarah Koperasi Indonesia
Peluncuran koperasi ini juga memiliki nilai historis tersendiri bagi Tasikmalaya. Daerah ini dikenal sebagai lokasi penyelenggaraan Kongres Koperasi Indonesia pertama pada 12 Juli 1947.
Dari momentum tersebut lahir Hari Koperasi Indonesia sekaligus organisasi koperasi nasional pertama.
Pemerintah daerah kini juga disebut memberi perhatian terhadap situs sejarah koperasi tersebut, termasuk rencana penguatan status Tugu Koperasi sebagai bagian dari warisan sejarah nasional.
Dengan kombinasi antara program ekonomi modern dan jejak sejarah panjang koperasi, program KDKMP diharapkan menjadi motor baru kebangkitan ekonomi masyarakat dari tingkat desa. (dh)
- Penulis: Redaktur Lintas Jabar

Saat ini belum ada komentar