Lewati ke konten
Daerah

Kampanye Anti Kekerasan Anak 24 Jam Siap Digelar di Tasikmalaya, Bidik Rekor MURI

Kang DoelJuli 14, 20263 menit baca53 dilihat
Kampanye Anti Kekerasan Anak Tasikmalaya 2026
ADS BANNER
728 x 90

lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA  – Kabupaten Tasikmalaya akan menjadi pusat perhatian dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026. Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya bersama Kodam III/Siliwangi menyiapkan kampanye anti kekerasan anak selama 24 jam tanpa henti, sebuah gerakan yang tidak hanya mengedepankan edukasi, tetapi juga membidik pencatatan Museum Rekor Indonesia (MURI).

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 22–23 Juli 2026 di Gedung Islamic Center Tasikmalaya itu akan menghadirkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, dunia pendidikan, organisasi sosial, komunitas, hingga pemerhati anak dari berbagai daerah.

Bukan Sekadar Pecahkan Rekor

Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, menegaskan bahwa target meraih Rekor MURI bukanlah tujuan utama penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Menurutnya, kampanye selama 24 jam dipilih sebagai simbol bahwa perlindungan terhadap anak tidak boleh berhenti pada jam kerja ataupun sebatas seremoni tahunan.

“Perlindungan anak harus menjadi gerakan bersama yang terus hidup di tengah masyarakat. Momentum Hari Anak Nasional kami manfaatkan untuk membangun kesadaran bahwa setiap anak berhak tumbuh tanpa kekerasan dan tanpa diskriminasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, semangat tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, yang menempatkan perlindungan anak sebagai tanggung jawab bersama antara negara, keluarga, dan masyarakat.

Pangdam III/Siliwangi Siap Hadir

Dukungan terhadap gerakan tersebut juga datang dari Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, yang menyatakan komitmennya untuk hadir langsung dalam rangkaian Hari Anak Nasional di Tasikmalaya.

Komitmen itu mengemuka saat menerima kunjungan Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya di Markas Kodam III/Siliwangi, Selasa (14/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas berbagai tantangan perlindungan anak, mulai dari kekerasan terhadap anak, pentingnya penguatan keluarga, hingga perlunya kolaborasi lintas sektor dalam membangun lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak.

“Hari Anak Nasional adalah momentum yang sangat tepat untuk menyadarkan kita, para orang tua. Tugas kita bukan hanya memberi mereka makan, tetapi juga memastikan mereka tumbuh tanpa diskriminasi, tanpa rasa takut, dan dipenuhi hak-haknya dengan utuh. Benteng pertahanan pertama mereka adalah keluarga,” ujar Mayjen TNI Kosasih.

Anak Menjadi Pusat Seluruh Kegiatan

Selama 24 jam pelaksanaan kampanye, berbagai kegiatan akan digelar secara bergantian.

Anak-anak akan menjadi pusat dari seluruh rangkaian acara melalui pentas seni, pertunjukan musik, pembacaan puisi, teater, hingga stand-up comedy yang dibawakan langsung oleh mereka.

Selain itu akan digelar dialog budaya yang melibatkan orang tua, tokoh masyarakat, akademisi, serta para pengambil kebijakan untuk membahas berbagai tantangan perlindungan anak di era digital.

Panitia juga menyiapkan santunan bagi anak-anak yatim dan mereka yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial yang menjadi bagian dari semangat Hari Anak Nasional.

Mengubah Kepedulian Menjadi Gerakan Bersama

Bagi KPAID Kabupaten Tasikmalaya, perlindungan anak tidak cukup hanya mengandalkan aparat penegak hukum ketika kasus kekerasan telah terjadi.

Yang jauh lebih penting adalah membangun kesadaran seluruh lapisan masyarakat agar mampu menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan bebas dari segala bentuk kekerasan terhadap anak.

Melalui kampanye 24 jam ini, Tasikmalaya ingin menunjukkan bahwa perlindungan anak bukan sekadar slogan, melainkan gerakan nyata yang melibatkan semua pihak demi menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa.(doel)

ADS BANNER
728 x 90

Kang Doel

Penulis konten digital dan jurnalis teknologi di lintasjabar.id

Berita SebelumnyaAlarm Bahaya dari Ledakan Dadaha Tasikmalaya Berita SelanjutnyaKoordinasi Kamtibmas Tasikmalaya Diperkuat, TNI dan Polri Satukan Langkah Hadapi Dinamika Wilayah
Iklan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *