Breaking News: Korban Jembatan Cirahong Akhirnya Ditemukan
- account_circle Redaktur Lintas Jabar
- calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
- visibility 102
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Operasi pencarian korban yang diduga terjun dari Jembatan Cirahong akhirnya membuahkan hasil. Setelah dilakukan pencarian intensif oleh tim SAR gabungan selama dua hari, korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Citanduy, sekitar 8 kilometer dari titik awal kejadian.
Penemuan korban mengakhiri operasi pencarian yang sejak awal melibatkan unsur BPBD Kota Tasikmalaya, BPBD Kabupaten Tasikmalaya, BPBD Ciamis, Pos SAR Tasikmalaya, TNI, Polri, relawan, hingga warga sekitar.
Sebelumnya, korban diduga nekat melompat dari kawasan Jembatan Cirahong yang menjadi penghubung wilayah Tasikmalaya dan Ciamis.
Peristiwa tersebut sempat menggegerkan warga setelah seorang saksi yang tengah memancing melihat seseorang jatuh ke aliran Sungai Citanduy dan langsung terseret derasnya arus.
Dugaan tersebut diperkuat dengan ditemukannya barang-barang milik korban yang tertinggal di sekitar lokasi kejadian.
Korban Jembatan Cirahong Ditemukan Setelah Penyisiran Sungai Citanduy
Selama proses pencarian, tim SAR gabungan melakukan penyisiran dari titik dugaan jatuh hingga ke arah hilir sungai menggunakan perahu karet serta pemantauan di sejumlah titik bantaran.
Arus Sungai Citanduy yang deras, kondisi air keruh, serta medan sungai yang cukup berat sempat menjadi kendala utama dalam operasi pencarian.
Namun berkat koordinasi lintas instansi, korban akhirnya berhasil ditemukan sejauh kurang lebih 8 kilometer dari lokasi awal.
Proses evakuasi dilakukan dengan pengamanan ketat sebelum korban diserahkan kepada pihak berwenang untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Jembatan Cirahong Kembali Jadi Sorotan
Peristiwa ini kembali menyoroti kawasan Jembatan Cirahong yang selama ini dikenal sebagai titik rawan insiden.
Selain menjadi jalur vital penghubung dua wilayah, kawasan tersebut juga memiliki kontur berbahaya karena berada di atas aliran sungai dengan arus cukup kuat.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, termasuk segera melapor kepada pihak terkait jika menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan jiwa.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat penting bahwa dukungan terhadap kesehatan mental dan kepedulian terhadap orang sekitar sangat dibutuhkan. Jika seseorang tampak berada dalam kondisi tertekan atau menunjukkan perilaku berisiko, mencari bantuan secepat mungkin bisa sangat berarti. (hs)
- Penulis: Redaktur Lintas Jabar

Saat ini belum ada komentar