Diky Dorong Perhatian untuk Sukwan Kebersihan Tasikmalaya
- account_circle Redaktur Lintas Jabar
- calendar_month 14 jam yang lalu
- visibility 110
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Pemerintah Kota Tasikmalaya mulai memberi perhatian terhadap nasib para tenaga sukwan kebersihan yang selama ini berperan menjaga kebersihan lingkungan perkotaan. Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, memastikan persoalan tersebut telah masuk dalam pembahasan internal pemerintah daerah.
Menurut Diky, langkah tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam melihat kontribusi tenaga kebersihan non-ASN yang selama ini menjadi bagian penting dalam pelayanan publik.
Ia mengungkapkan, di tengah agenda dinas yang padat, dirinya sengaja menyempatkan hadir dalam pembahasan agar usulan terkait perhatian bagi para sukwan kebersihan dapat masuk dalam daftar prioritas yang akan disampaikan kepada pimpinan daerah.
“Saya sengaja hadir meski waktunya sangat singkat, karena ingin memastikan persoalan ini benar-benar masuk dalam usulan yang dibahas. Ini menyangkut kebutuhan masyarakat juga,” ujarnya.
Diky menilai usulan tersebut memiliki dasar yang kuat karena menyangkut sektor pelayanan dasar yang langsung dirasakan warga Kota Tasikmalaya.
Tenaga Kebersihan Jadi Garda Depan Kebersihan Kota Tasikmalaya
Diky menegaskan, keberadaan para tenaga kebersihan memiliki peran yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
Menurutnya, para petugas tersebut selama ini menjadi ujung tombak dalam menjaga kebersihan kota agar tetap nyaman, sehat, dan layak bagi masyarakat.
Tanpa dukungan mereka, persoalan sampah berpotensi menimbulkan dampak yang jauh lebih besar, baik terhadap lingkungan maupun kenyamanan publik.
“Kalau petugas kebersihan tidak ada, dampaknya langsung terasa. Sampah bisa menumpuk dan wajah kota jadi tidak terawat. Karena itu mereka harus mendapat perhatian,” katanya.
Meski demikian, ia memastikan setiap skema kebijakan tetap akan disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah.
Menurutnya, kebijakan yang berkaitan dengan penganggaran harus tetap mengedepankan manfaat nyata serta mempertimbangkan kemampuan fiskal pemerintah.
Diky Singgung Prioritas Anggaran Pemkot Tasikmalaya
Selain menyoroti nasib tenaga sukwan kebersihan, Diky juga menyinggung perlunya evaluasi dalam penyusunan belanja daerah ke depan.
Ia menilai pemerintah harus lebih cermat dalam menentukan program prioritas, terutama di tengah keterbatasan anggaran.
Program yang tidak memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat, menurutnya, sudah seharusnya dievaluasi agar anggaran bisa difokuskan pada kebutuhan yang lebih mendesak.
“Momentum ini harus jadi bahan introspeksi bersama agar anggaran benar-benar diarahkan pada hal-hal yang penting untuk masyarakat,” ujarnya.
Saat ini, usulan tersebut masih menunggu keputusan akhir dari Wali Kota Tasikmalaya sebagai pemegang kewenangan kebijakan.
Meski demikian, Diky mengaku optimistis langkah tersebut akan mendapatkan respons positif.
“Sekarang tinggal menunggu keputusan pimpinan. Mudah-mudahan bisa segera terealisasi,” pungkasnya. (hs)
- Penulis: Redaktur Lintas Jabar

Saat ini belum ada komentar