Lewati ke konten
Daerah

Diky Candranegara Soroti Honor Pendamping Kelurahan Tasikmalaya Belum Cair

Redaktur Lintas JabarJuni 14, 20262 menit baca31 dilihat
ADS BANNER
728 x 90

lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Keterlambatan pencairan Honor Pendamping Kelurahan Tasikmalaya selama dua bulan terakhir menjadi perhatian Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara. Ia menilai persoalan tersebut perlu segera dituntaskan karena menyangkut kesejahteraan tenaga pendamping yang selama ini berperan langsung dalam mendukung pelayanan masyarakat di tingkat kelurahan.

Sorotan itu muncul setelah adanya keluhan dari sejumlah pendamping kelurahan yang mengaku belum menerima honorarium dalam dua bulan terakhir. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran karena pendamping kelurahan memiliki peran penting dalam berbagai program pelayanan publik.

Menurut Diky, keberadaan pendamping kelurahan tidak bisa dipandang sebelah mata. Mereka menjadi salah satu unsur yang membantu pemerintah dalam menjangkau masyarakat hingga tingkat lingkungan.

Honor Pendamping Kelurahan Tasikmalaya Jadi Perhatian Serius

Wakil Wali Kota Tasikmalaya menegaskan bahwa keterlambatan pembayaran honor harus segera dicari akar permasalahannya. Ia berencana melakukan koordinasi dengan bagian terkait untuk mengetahui penyebab belum cairnya hak para pendamping tersebut.

Diky menyebutkan bahwa para pendamping selama ini turut membantu berbagai tugas pemerintahan, mulai dari pendataan masyarakat, pelayanan administrasi, hingga mendukung pelaksanaan program sosial yang dijalankan pemerintah daerah.

Karena itu, apabila terjadi keterlambatan pembayaran honor, dikhawatirkan dapat memengaruhi semangat kerja serta efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia menilai pemerintah perlu memastikan hak-hak tenaga pendamping terpenuhi agar pelayanan publik tetap berjalan optimal.

Pendamping Kelurahan Jadi Garda Depan Pelayanan Publik

Dalam praktiknya, pendamping kelurahan memiliki peran strategis sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat.

Mereka membantu proses verifikasi data warga, mendukung pelaksanaan program bantuan sosial, hingga memfasilitasi berbagai kebutuhan administrasi masyarakat di tingkat kelurahan.

Di sejumlah wilayah seperti Kecamatan Tamansari, Kawalu, dan Cihideung, keberadaan pendamping dinilai sangat membantu kelancaran program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan warga.

Oleh karena itu, perhatian terhadap kesejahteraan mereka menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan publik.

Pemkot Tasikmalaya Akan Telusuri Kendala Pencairan

Pemerintah Kota Tasikmalaya berkomitmen untuk menelusuri penyebab keterlambatan pembayaran honor tersebut. Jika ditemukan kendala administratif maupun teknis dalam proses pencairan, langkah percepatan akan segera dilakukan agar persoalan tidak berlarut-larut.

Selain itu, Diky juga mengajak para pendamping untuk tetap menjalankan tugas dan pengabdiannya kepada masyarakat sambil menunggu proses penyelesaian yang sedang dilakukan oleh pemerintah.

Ia berharap komunikasi antara pemerintah dan para pendamping dapat terus terjalin dengan baik sehingga setiap persoalan yang muncul dapat segera mendapatkan solusi.

Persoalan Honor Pendamping Kelurahan Tasikmalaya ini menjadi perhatian penting karena menyangkut keberlangsungan pelayanan publik di tingkat akar rumput. Pemerintah daerah pun diharapkan dapat segera menyelesaikan kendala yang ada agar para pendamping dapat kembali bekerja dengan tenang dan maksimal dalam melayani masyarakat. (dh/hs) 

ADS BANNER
728 x 90

Redaktur Lintas Jabar

Penulis konten digital dan jurnalis teknologi di AhzaNewsPro.

Berita SebelumnyaPatroli KRYD Polres Ciamis Sasar Miras dan Premanisme Berita SelanjutnyaDetik-detik Damkar Tasikmalaya Berhasil Selamatkan Warga
Iklan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *