Lewati ke konten
Daerah

Sopir Ekspedisi Ngamuk, Siram Air Keras ke 9 Pegawai Konveksi di Tasikmalaya

Deny HeryantoMei 5, 20262 menit baca13 dilihat
ADS BANNER
728 x 90

lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Kasus air keras Tasikmalaya menggegerkan warga setelah seorang sopir ekspedisi diduga melakukan aksi penyiraman cairan berbahaya terhadap pekerja konveksi di Desa Gunajaya, Kecamatan Manonjaya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin malam (4/5/2026) sekitar pukul 19.00 WIB dan mengakibatkan sembilan orang menjadi korban.

Kronologi Kejadian di Lokasi Konveksi

Berdasarkan keterangan saksi dan korban, pelaku datang ke lokasi dengan mengenakan helm dan jas hujan berwarna gelap, sehingga identitasnya tidak langsung dikenali.

Setibanya di rumah produksi konveksi, pelaku diduga langsung bertindak agresif dan menyiramkan cairan yang dibawanya ke arah para pekerja.

Salah satu korban, Abdul Holik, mengaku pelaku datang sambil berteriak dan membawa botol berisi cairan tersebut.

“Dia datang teriak-teriak, pakai helm dan jas hujan, bawa botol putih,” ujarnya saat mendapatkan perawatan.

9 Korban, 6 Alami Luka Bakar Serius

Akibat kejadian ini, sembilan orang dilaporkan menjadi korban. Enam di antaranya mengalami luka bakar serius dan harus mendapatkan penanganan intensif.

Para korban langsung dilarikan ke RSUD dr. Soekardjo serta fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Tenaga medis menyebutkan bahwa sebagian korban mengalami luka cukup berat akibat paparan cairan kimia tersebut

Pelaku Diduga Kurir yang Sering Datang ke Lokasi

Dari informasi awal, pelaku diketahui merupakan sopir ekspedisi atau kurir yang sebelumnya kerap mengantarkan barang ke lokasi konveksi tersebut.

Motif aksi masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Namun, dugaan sementara mengarah pada persoalan pribadi atau konflik tertentu.

Polisi Amankan Pelaku di Lokasi

Petugas dari Satreskrim Polresta Tasikmalaya bergerak cepat setelah menerima laporan warga. Pelaku berhasil diamankan tidak lama setelah kejadian.

Polisi juga langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Warga Sempat Panik

Insiden ini sempat menimbulkan kepanikan di lingkungan sekitar. Warga yang berada di dekat lokasi berusaha menyelamatkan diri saat kejadian berlangsung.

Beberapa di antaranya juga membantu mengevakuasi korban sebelum petugas datang.

Penyelidikan Masih Berlangsung

Hingga saat ini, kasus penyiraman air keras Tasik masih dalam penanganan kepolisian. Aparat tengah mendalami motif serta latar belakang pelaku melakukan aksi tersebut.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan.

Kasus air keras Tasikmalaya ini menjadi peringatan serius terkait potensi kekerasan di lingkungan kerja. Kejadian yang melibatkan sopir ekspedisi ini tidak hanya menimbulkan korban luka, tetapi juga trauma bagi warga sekitar. (dh) 

ADS BANNER
728 x 90

Deny Heryanto

Penulis konten digital dan jurnalis teknologi di AhzaNewsPro.

Berita SebelumnyaDedi Mulyadi Minta Maaf Tak ke Kampung Naga, Titip Pesan Jaga Galunggung Berita SelanjutnyaWarga Sampaikan Keberatan, DPRD dan BPN Ukur Ulang Lahan “For You Padel”
Iklan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *