Kebakaran Rumah di Rancabango Tasikmalaya Picu Kepanikan Warga
- account_circle Redaktur Lintas Jabar
- calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
- visibility 51
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Peristiwa Kebakaran Rumah di Rancabango Tasikmalaya menggegerkan warga , Kelurahan Panglayungan, Kecamatan Cipedes, Jumat (12/6/2026) siang. Insiden yang terjadi bertepatan dengan pelaksanaan Salat Jumat itu sempat memicu kepanikan karena sebagian besar kepala keluarga sedang berada di masjid ketika api mulai membesar.
Asap hitam terlihat membumbung tinggi dari salah satu rumah di kawasan padat penduduk sekitar pukul 12.15 WIB. Warga yang berada di sekitar lokasi langsung berhamburan keluar rumah setelah melihat kobaran api mulai menjalar ke bagian atap bangunan.
Rumah yang terbakar diketahui milik Tati (72), seorang warga setempat. Bangunan yang sebagian konstruksinya menggunakan material kayu membuat api cepat membesar dan mengancam rumah-rumah lain di sekitarnya.
Kebakaran Rumah di Cipedes Tasikmalaya Terjadi Saat Salat Jumat
Peristiwa ini terjadi ketika sebagian besar laki-laki dewasa tengah menjalankan ibadah Salat Jumat. Kondisi tersebut membuat warga yang berada di lokasi didominasi perempuan, anak-anak, dan lansia.
Saat melihat api membesar dari bagian atap rumah, warga berusaha melakukan pemadaman darurat menggunakan peralatan seadanya. Ember, selang air, hingga alat rumah tangga lainnya digunakan untuk menahan laju api sebelum bantuan petugas tiba.
Menurut keterangan warga, kobaran api pertama kali terlihat di salah satu sudut atap rumah. Dalam waktu singkat, api membesar karena menyambar material yang mudah terbakar.
Situasi sempat menegangkan karena lokasi kejadian berada di lingkungan permukiman yang cukup padat sehingga berpotensi menimbulkan kebakaran yang lebih luas.
Damkar Kota Tasikmalaya Berhasil Cegah Api Merembet
Tak lama setelah laporan diterima, petugas Damkar Kota Tasikmalaya tiba di lokasi dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran.
Proses pemadaman berlangsung cukup menantang karena akses menuju lokasi berada di gang yang relatif sempit. Selain itu, kondisi atap bangunan yang mulai rapuh akibat terbakar juga menjadi perhatian petugas saat melakukan penyemprotan air.
Meski demikian, berkat kerja sama antara warga dan petugas pemadam kebakaran, kobaran api berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 15 menit.
Keberhasilan tersebut mencegah kebakaran meluas ke bangunan lain yang berada sangat dekat dengan titik awal kebakaran.
Korsleting Listrik Diduga Jadi Pemicu Kebakaran
Selain rumah milik Tati, bangunan milik warga bernama Orin yang berada tepat di samping lokasi kejadian turut mengalami dampak akibat sambaran api pada bagian atap.
Beruntung, api dapat segera dipadamkan sebelum menimbulkan kerusakan yang lebih besar. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut karena seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri.
Namun sejumlah barang berharga, peralatan elektronik, dan perabot rumah tangga dilaporkan mengalami kerusakan akibat kobaran api maupun proses pemadaman.
Petugas kepolisian bersama Damkar Kota Tasikmalaya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kejadian kebakaran di rumah warga Rancabango Tasikmalaya tersebut. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik yang terjadi di area atap rumah.
Pasca kejadian, warga bergotong royong membersihkan puing-puing kebakaran, sementara pihak Kelurahan Panglayungan melakukan pendataan kerugian untuk proses penanganan lebih lanjut. Peristiwa Kebakaran Rumah di Cipedes Tasikmalaya ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan instalasi listrik secara berkala guna mencegah kejadian serupa terulang. (dh/hs)
- Penulis: Redaktur Lintas Jabar


Saat ini belum ada komentar