Bupati Ciamis Lantik 426 ASN, Pesan Tegas: Jangan Lelah Layani Warga
- account_circle Redaktur Lintas Jabar
- calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
- visibility 32
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
lintasjabar.id, BERITA CIAMIS – Pemerintah Kabupaten Ciamis melakukan penyegaran dikalangan birokrasi Kabupaten Ciamis. Hari ini Selasa (26/5/2026) Bupati lantik sejumlah 426 Aparatur Sipil Negara (ASN), Selasa (26/5/2026). Momentum ini bukan sekadar agenda administratif, tetapi juga menjadi penegasan arah pelayanan publik di tengah tantangan keterbatasan anggaran daerah.
Pelantikan yang berlangsung di Gedung KH Irfan Hielmy, Ciamis, dipimpin langsung oleh Bupati Ciamis Herdiat Sunarya. Ratusan ASN yang dilantik berasal dari berbagai jenjang jabatan, mulai dari pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, jabatan fungsional, kepala puskesmas, hingga CPNS yang resmi diangkat menjadi PNS.

Dalam arahannya, Herdiat menegaskan bahwa jabatan yang diterima para ASN bukanlah sekadar formalitas birokrasi, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, setiap aparatur pemerintahan wajib memahami bahwa tugas utama ASN adalah melayani masyarakat, bukan sekadar menjalankan rutinitas administratif.
“Pelantikan ini jangan dimaknai hanya sebagai seremoni. Ini amanah besar. Jabatan adalah tanggung jawab untuk bekerja dan melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” ujar Herdiat.
Bupati Ciamis Ingatkan ASN Soal Integritas dan Pelayanan Publik
Secara khusus, Herdiat memberikan pesan kepada para ASN yang baru resmi menyandang status Pegawai Negeri Sipil agar menjaga integritas, etika profesi, serta nama baik institusi tempat mereka bertugas.
Ia menekankan bahwa menjadi ASN berarti mengemban tanggung jawab terhadap masyarakat, pemerintah, serta negara.
Menurutnya, marwah profesi ASN harus dijaga melalui perilaku kerja yang disiplin, profesional, dan menjunjung kepentingan publik.
“Jaga nama baik profesi ASN dan tempat bapak ibu bertugas. Integritas terhadap bangsa dan negara harus menjadi prioritas,” tegasnya.
Pesan tersebut juga diarahkan kepada pejabat struktural, khususnya camat dan lurah, yang dinilai menjadi ujung tombak pelayanan pemerintahan di tingkat wilayah.
Herdiat menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan kehadiran aparatur yang responsif, cepat, dan mampu menyelesaikan persoalan di lapangan.
“Tidak ada kata lelah dalam melayani masyarakat. Masih banyak warga yang membutuhkan kehadiran pemerintah,” katanya.
Pelantikan 426 ASN Jadi Bagian Penataan Birokrasi Ciamis
Selain penegasan soal pelayanan, Bupati Ciamis juga menyoroti kondisi fiskal daerah yang masih terbatas.
Ia meminta keterbatasan APBD tidak menjadi alasan untuk menurunkan semangat kerja aparatur pemerintahan.
Menurutnya, justru dalam situasi serba terbatas, ASN dituntut lebih kreatif, solid, dan mampu bekerja secara kolaboratif.
Herdiat menilai tantangan birokrasi saat ini bukan hanya soal anggaran, tetapi juga soal komitmen dan semangat dalam menjalankan tugas.
“APBD kita terbatas, tetapi itu bukan alasan untuk menyerah. Justru kita harus punya energi lebih untuk mencari solusi dan bekerja lebih baik,” ujarnya.
Adapun rincian ASN yang dilantik terdiri dari 2 pejabat pimpinan tinggi pratama, 39 administrator, 137 pengawas, 2 kepala UPTD puskesmas, 23 pejabat fungsional, serta 223 CPNS yang resmi menjadi PNS.
Pelantikan ini menjadi bagian dari langkah penataan birokrasi di lingkungan Pemkab Ciamis untuk memperkuat efektivitas pelayanan publik.
Dengan komposisi baru tersebut, pemerintah berharap roda pemerintahan berjalan lebih responsif, profesional, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih optimal. (hs)
- Penulis: Redaktur Lintas Jabar

Saat ini belum ada komentar