Dua Santriwati Kembar Asal Garut Hilang Sejak Turun di Terminal Singaparna
- account_circle Redaktur Lintas Jabar
- calendar_month 14 jam yang lalu
- visibility 42
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
lintasjabar.id, BERITA GARUT – Dua santriwati kembar asal Kabupaten Garut dilaporkan hilang setelah perjalanan menuju pondok pesantren di Kota Banjar. Keluarga kini berharap bantuan masyarakat setelah kabar terakhir menyebut keduanya sempat berada di Terminal Singaparna, Tasikmalaya.
Laporan kehilangan tersebut telah diterima Polsek Bayongbong, Polres Garut, pada Sabtu, 23 Mei 2026.
Dua remaja yang dilaporkan hilang itu adalah Ana Rahma Farihan dan Ani Rahmi Syaidah, anak kembar asal Kecamatan Bayongbong Kabupaten Garut.

Kabar Terakhir di Terminal Singaparna
Berdasarkan informasi dari keluarga, Ana dan Ani berangkat dari rumah pada Rabu, 20 Mei 2026 sekitar pukul 10.00 WIB untuk kembali ke Pondok Pesantren Darul Huda Banjar.
Keduanya diantar keluarga hingga Terminal Guntur Garut, lalu melanjutkan perjalanan menggunakan bus umum Primajasa jurusan Singaparna, karena tidak tersedia bus langsung menuju Banjar.
Keluarga sempat menerima kabar bahwa kedua santriwati tersebut telah tiba di Terminal Singaparna pada hari keberangkatan.
Namun setelah itu, komunikasi terputus dan hingga laporan dibuat, keduanya belum juga sampai ke pondok pesantren tujuan.
Ciri-ciri Dua Santriwati Kembar Asal Garut
Pihak keluarga membagikan ciri-ciri keduanya agar memudahkan proses pencarian.
Ana Rahma Farihan
- Perempuan
- Tinggi badan 160 cm
- Rambut bergelombang panjang
- Kulit sawo matang
- Mata bulat
Terakhir mengenakan gamis hitam, kerudung hitam, dan sepatu putih
Ani Rahmi Syaidah
- Perempuan
- Tinggi badan 165 cm
- Rambut bergelombang panjang
- Kulit sawo matang
- Mata bulat
Terakhir mengenakan kemeja putih, celana putih, kerudung putih, dan sandal putih
Sebelum berangkat, keduanya disebut sempat mengeluhkan kelelahan setelah mengikuti ujian di pondok pesantren.
Keluarga Berharap Bantuan Masyarakat
Keluarga berharap siapa pun yang melihat atau mengetahui keberadaan Ana dan Ani dapat segera memberikan informasi.
Masyarakat yang memiliki informasi dapat menghubungi keluarga melalui nomor 081320660887 atau melapor ke Polsek Bayongbong.
Pihak keluarga berharap kedua santriwati tersebut segera ditemukan dalam keadaan selamat.(hs)
- Penulis: Redaktur Lintas Jabar

Saat ini belum ada komentar