Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » DPRD Kabupaten Tasikmalaya Disorot, Anggaran Perjalanan Dinas Capai Rp7,1 Miliar

DPRD Kabupaten Tasikmalaya Disorot, Anggaran Perjalanan Dinas Capai Rp7,1 Miliar

  • account_circle Deny Heryanto
  • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Kebijakan efisiensi anggaran yang digaungkan pemerintah pusat kembali menjadi sorotan di daerah. Di tengah arahan penghematan belanja negara, alokasi anggaran perjalanan dinas di lingkungan DPRD Kabupaten Tasikmalaya justru memicu polemik.

Berdasarkan data Rencana Umum Pengadaan (RUP) Swakelola Tahun Anggaran 2026, total anggaran perjalanan dinas bagi legislatif mencapai angka fantastis, yakni Rp7,1 miliar. Besarnya nominal tersebut menimbulkan pertanyaan publik mengenai komitmen lembaga legislatif terhadap semangat efisiensi yang dicanangkan pemerintah.

Sorotan tajam datang dari berbagai elemen masyarakat, akademisi, hingga aktivis. Mereka menilai, besarnya anggaran tersebut tidak sejalan dengan kondisi ekonomi masyarakat yang masih menghadapi berbagai tantangan.

Anggaran Perjalanan Dinas Jadi Perhatian Publik

Dalam rincian anggaran yang beredar, hampir seluruh aktivitas kelembagaan dewan memuat komponen perjalanan dinas.

Mulai dari pembahasan rancangan peraturan daerah, penyusunan kode etik, rapat pembahasan anggaran, hingga kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat, seluruhnya dianggarkan dengan nilai yang tidak sedikit.

Untuk pembentukan peraturan daerah saja, anggaran yang dialokasikan mencapai sekitar Rp1,6 miliar. Sementara penyusunan kode etik dewan menelan biaya lebih dari Rp100 juta.

Tak hanya itu, sejumlah agenda rapat koordinasi dan konsultasi juga mencantumkan paket pertemuan di luar daerah. Kondisi ini memunculkan tuntutan akan Transparansi dan Anggaran Perjalanan Dinas anggota dewan.

Inpres Efisiensi Dinilai Belum Membumi

Pemerintah pusat melalui Instruksi Presiden telah menekankan pentingnya efisiensi belanja, termasuk dalam penggunaan anggaran perjalanan dinas.

Di tingkat daerah, Bupati Tasikmalaya pun telah mengeluarkan surat edaran yang mengatur langkah serupa.

Namun, realitas di lapangan menunjukkan adanya perbedaan implementasi, khususnya di lingkungan legislatif.

Kondisi tersebut memicu kritik bahwa semangat penghematan belum sepenuhnya diinternalisasi oleh seluruh lembaga pemerintahan.

Kritik Tajam dari Aktivis dan Akademisi

Presiden Komunitas Masyarakat Transparansi (KMRT), Ahmad Rifa, secara terbuka mengkritik besarnya anggaran tersebut.

Menurutnya, kebijakan itu menunjukkan minimnya sensitivitas terhadap situasi ekonomi masyarakat.

“Wakil rakyat seharusnya menjadi teladan dalam menerapkan efisiensi, bukan justru tampil kontradiktif,” ujarnya.

Senada, Koordinator PSU, Septian Hadinata, menilai alokasi tersebut menjadi indikator bahwa sebagian anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya belum sepenuhnya berpihak pada kepentingan rakyat.

Ia menegaskan bahwa anggaran publik harus diprioritaskan pada sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Studi Banding di Era Digital

Kritik juga datang dari kalangan akademisi. Wakil Rektor III Universitas KH. Ruhiat Cipasung, Dr. Asep M. Tamam, menyoroti relevansi studi banding di tengah kemajuan teknologi informasi.

Menurutnya, era digital telah menyediakan akses informasi yang sangat luas.

Banyak referensi kebijakan, regulasi, hingga praktik terbaik dari daerah lain dapat dipelajari secara daring tanpa harus melakukan kunjungan fisik.

“Jika tujuannya hanya untuk belajar, teknologi sudah sangat memadai. Efisiensi harus menjadi budaya baru,” katanya.

Pernyataan ini memperkuat tuntutan akan Transparansi dan Anggaran Perjalanan Dinas anggota dewan.

Kontras dengan Langkah Eksekutif

Di saat legislatif disorot, Pemerintah Kota Tasikmalaya justru mengambil langkah penghematan yang cukup konkret.

Sejumlah pejabat diketahui mulai menggunakan kendaraan pribadi untuk aktivitas kedinasan. Mobil dinas bahkan dikurangi penggunaannya sebagai bentuk efisiensi bahan bakar.

Perbandingan ini semakin menegaskan pentingnya konsistensi seluruh unsur pemerintahan dalam menjalankan kebijakan penghematan. (DH) 

  • Penulis: Deny Heryanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT Bank Galunggung Perseroda, Motor Penggerak UMKM di Kabupaten Tasikmalaya

    PT Bank Galunggung Perseroda, Motor Penggerak UMKM di Kabupaten Tasikmalaya

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 16
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Kiprah PT Bank Galunggung Perseroda sebagai bank milik daerah terus menunjukkan perkembangan yang impresif. Memasuki usia ke-15 tahun, lembaga keuangan daerah ini tidak hanya menjadi kontributor utama Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga berperan strategis dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Tasikmalaya. Hal tersebut disampaikan langsung […]

  • Sopir Ekspedisi Ngamuk, Siram Air Keras ke 9 Pegawai Konveksi di Tasikmalaya

    Sopir Ekspedisi Ngamuk, Siram Air Keras ke 9 Pegawai Konveksi di Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 21
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Kasus air keras Tasikmalaya menggegerkan warga setelah seorang sopir ekspedisi diduga melakukan aksi penyiraman cairan berbahaya terhadap pekerja konveksi di Desa Gunajaya, Kecamatan Manonjaya. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin malam (4/5/2026) sekitar pukul 19.00 WIB dan mengakibatkan sembilan orang menjadi korban. Kronologi Kejadian di Lokasi Konveksi Berdasarkan keterangan saksi dan korban, […]

  • Warga Sampaikan Keberatan, DPRD dan BPN Ukur Ulang Lahan “For You Padel”

    Warga Sampaikan Keberatan, DPRD dan BPN Ukur Ulang Lahan “For You Padel”

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 15
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Proyek For You Padel Tasikmalaya di Jalan Ir. H. Djuanda menjadi sorotan setelah Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) melakukan pengukuran ulang lahan, Selasa (5/5/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan kejelasan luas dan status lahan di tengah munculnya keberatan dari warga sekitar. Pengukuran Gunakan Teknologi GPS Geodetik […]

  • Cuaca Ekstrem di Tasikmalaya: Warga Diminta Waspada

    Cuaca Ekstrem di Tasikmalaya: Warga Diminta Waspada

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 17
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Gelombang cuaca ekstrem di Tasikmalaya kembali memicu berbagai kejadian darurat di sejumlah wilayah. Hujan deras yang disertai angin kencang pada Hari Jumat, 27 Maret 2026, serta Sabtu, 28 Maret 2026, menyebabkan pohon tumbang, banjir, hingga kerusakan infrastruktur di beberapa titik kota. Data sementara yang dihimpun dari BPBD Kota Tasikmalaya menunjukkan bahwa […]

  • TPP ASN Kota Tasikmalaya Belum Cair, Wali Kota Viman: Uangnya Sudah Ada di DPKAD

    TPP ASN Kota Tasikmalaya Belum Cair, Wali Kota Viman: Uangnya Sudah Ada di DPKAD

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 22
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA– Polemik keterlambatan pencairan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya akhirnya mendapat penjelasan langsung dari Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadan. Menanggapi keluhan sejumlah ASN yang mengaku TPP belum masuk ke rekening mereka, Viman menegaskan bahwa anggaran TPP ASN Kota Tasikmalaya sebenarnya telah disiapkan dan […]

  • Komisi III Sidak Dapur SPPG: Puluhan Dapur Terancam Ditutup

    Komisi III Sidak Dapur SPPG: Puluhan Dapur Terancam Ditutup

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 22
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA — Temuan mengejutkan terungkap dalam inspeksi mendadak yang dilakukan DPRD Kota Tasikmalaya. Melalui agenda Komisi III Sidak Dapur SPPG, dewan menemukan salah satu dapur penyedia makanan bergizi di wilayah Singkup, Kecamatan Purbaratu, telah beroperasi selama berbulan-bulan tanpa mengantongi izin resmi. Fakta ini memicu kekhawatiran serius, mengingat dapur tersebut memproduksi makanan untuk kelompok […]

expand_less