Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Rp841 Juta untuk Sarung? Mahasiswa Tasikmalaya Pertanyakan Prioritas Anggaran

Rp841 Juta untuk Sarung? Mahasiswa Tasikmalaya Pertanyakan Prioritas Anggaran

  • account_circle Redaktur Lintas Jabar
  • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
  • visibility 55
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYAKebijakan pengadaan sarung di tengah efisiensi anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tasikmalaya Tahun Anggaran 2026 menuai kritik dari kalangan mahasiswa.

Perhimpunan Mahasiswa Independen Tasikmalaya (PAMIT) menilai kebijakan tersebut menunjukkan adanya ketidaktepatan prioritas dalam penggunaan anggaran publik.

Berdasarkan dokumen perencanaan pengadaan yang beredar, total anggaran pengadaan sarung di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya mencapai sekitar Rp841 juta.

Anggaran tersebut tersebar di beberapa perangkat daerah, di antaranya:

  • Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Tasikmalaya: sekitar Rp527 juta
  • Kecamatan Kawalu: sekitar Rp189 juta
  • Kecamatan Cihideung: sekitar Rp124 juta

Program ini kemudian menjadi sorotan karena muncul di tengah kondisi fiskal daerah yang disebut sedang terbatas.


Pemerintah Sebut untuk Tokoh Masyarakat

Dalam audiensi antara mahasiswa dan pemerintah daerah pada 11 Maret 2026, Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya menjelaskan bahwa program tersebut diprioritaskan untuk tokoh masyarakat.

Namun penjelasan tersebut justru memicu kritik lebih keras dari kalangan mahasiswa.

Ketua PAMIT Ujang Amin menilai bahwa kebijakan pengadaan sarung di tengah efisiensi anggaran menunjukkan adanya distorsi prioritas dalam pengelolaan keuangan daerah.

Menurutnya, anggaran publik seharusnya digunakan untuk program yang berdampak langsung bagi masyarakat luas.

“Ketika pemerintah menyatakan kondisi fiskal terbatas dan sejumlah program pembangunan harus disesuaikan, publik tentu berhak bertanya mengapa muncul pengadaan sarung ratusan juta rupiah untuk kelompok tertentu,” ujar Ujang Amin.


Dinilai Tidak Transparan

PAMIT menilai alasan bahwa program tersebut diperuntukkan bagi tokoh masyarakat tidak otomatis membenarkan penggunaan anggaran publik dalam jumlah besar.

Mahasiswa menilai kebijakan ini masih minim penjelasan terkait sejumlah aspek penting, seperti:

  • dasar kebijakan program
  • kriteria penerima sarung
  • mekanisme distribusi
  • manfaat program bagi masyarakat luas

Tanpa penjelasan yang terbuka, kebijakan pengadaan sarung di tengah efisiensi anggaran dinilai berpotensi memunculkan persepsi negatif di masyarakat.

PAMIT juga menilai program tersebut berpotensi memperkuat kesan bahwa sebagian belanja daerah masih digunakan untuk kegiatan yang lebih bersifat simbolik dibandingkan program pembangunan yang nyata.

“APBD bukan instrumen untuk membangun kedekatan dengan kelompok tertentu. APBD adalah instrumen pembangunan yang harus berpihak pada kepentingan masyarakat luas,” tegas Ujang.


Mahasiswa Minta Penjelasan Terbuka

Sebagai tindak lanjut dari audiensi tersebut, PAMIT telah mengirimkan surat resmi kepada sejumlah instansi pemerintah daerah.

Surat tersebut ditujukan kepada:

  • Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Tasikmalaya
  • Kecamatan Cihideung
  • Kecamatan Kawalu

Mahasiswa meminta penjelasan terbuka terkait kebijakan pengadaan sarung di tengah efisiensi anggaran, termasuk jumlah pengadaan, dasar perencanaan, serta mekanisme penyaluran kepada masyarakat.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan penggunaan APBD tetap transparan dan akuntabel.


Mahasiswa Kawal Transparansi APBD

PAMIT menegaskan bahwa setiap anggaran dalam APBD merupakan uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan secara terbuka.

Akuntabilitas anggaran tidak hanya berlaku di hadapan lembaga formal, tetapi juga kepada masyarakat sebagai pemilik kedaulatan anggaran.

Menurut Ujang Amin, jika pemerintah daerah tidak mampu menjelaskan kebijakan tersebut secara rasional kepada publik, maka wajar apabila muncul pertanyaan terkait sensitivitas pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat.

“Jika pemerintah tidak dapat menjelaskan kebijakan ini secara rasional kepada publik, maka masyarakat berhak menilai bahwa pengelolaan APBD kehilangan sensitivitas terhadap kebutuhan rakyat,” ujarnya.

PAMIT memastikan akan terus mengawal isu pengadaan sarung di tengah efisiensi anggaran sebagai bagian dari peran mahasiswa dalam menjaga transparansi dan integritas pengelolaan keuangan daerah. (Li)

  • Penulis: Redaktur Lintas Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TMMD ke-128 Garut Rampung, Infrastruktur dan Program Sosial Tuntas

    TMMD ke-128 Garut Rampung, Infrastruktur dan Program Sosial Tuntas

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 120
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA GARUT – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun 2026 di Desa Mekarmulya, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, resmi ditutup, Kamis (21/5/2026). Penutupan program yang digelar di kawasan Situ Ciranca itu menjadi penanda berakhirnya rangkaian kegiatan pembangunan fisik dan nonfisik yang telah dilaksanakan secara terpadu oleh TNI bersama pemerintah daerah, Polri, dan […]

  • PBBAB Kejurcab Tasikmalaya-lintasjabar

    Perdana Digelar, PBBAB Kejurcab Tasikmalaya Siapkan Regu Terbaik ke Tingkat Daerah

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 244
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Suasana Lapangan GOR Susi Susanti, Kota Tasikmalaya, dipenuhi semangat disiplin dan kekompakan saat Pawai Baris Berbaris Anak Bangsa (PBBAB) untuk pertama kalinya resmi menjadi bagian dari rangkaian Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Tasikmalaya, Sabtu (16/5/2026). Ajang perdana ini langsung menarik antusiasme tinggi. Sebanyak 29 regu baris berbaris dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah […]

  • KDM Bagikan Daging Jelang Iduladha ke Warga Majalengka Pakai Dana Pribadi

    KDM Bagikan Daging Jelang Iduladha ke Warga Majalengka Pakai Dana Pribadi

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 30
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA MAJALENGKA – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM kembali menjalankan tradisi sosial menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dengan membagikan ratusan paket daging langsung ke rumah-rumah warga di Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka. Kegiatan tersebut dilakukan pada Selasa (26/5/2026) dan langsung mendapat perhatian masyarakat karena pembagian dilakukan sebelum Hari Raya […]

  • Gebrakan Kadin Tasikmalaya Gandeng TikTok Shop

    Gebrakan Kadin Tasikmalaya Gandeng TikTok Shop

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Kadin Kota Tasikmalaya mencetak sejarah baru dengan menjadi pelopor kerja sama bersama TikTok Shop di tingkat nasional. Kolaborasi tersebut digadang-gadang menjadi langkah besar dalam memperkuat ekonomi digital, promosi UMKM, hingga membuka peluang investasi baru di Kota Tasikmalaya. Pj Ketua Kadin Kota Tasikmalaya, Asep Saepulloh mengatakan, program kolaborasi bersama TikTok Shop akan […]

  • Puluhan Kendaraan KDMP Siap Didistribusikan ke Tasikmalaya

    Puluhan Kendaraan KDMP Siap Didistribusikan ke Tasikmalaya

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 135
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Sebanyak 37 unit kendaraan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) tahap awal tiba di Makodim 0612/Tasikmalaya, Rabu (20/5/2026). Kendaraan tersebut selanjutnya akan didistribusikan ke desa dan kelurahan di wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya untuk mendukung penguatan ekonomi lokal. Kedatangan puluhan kendaraan dari Jakarta itu membuat halaman Makodim 0612/Tasikmalaya tampak ramai. Distribusi […]

  • Kerusakan Jalan Kabupaten Tasikmalaya Picu Sorotan Publik

    Kerusakan Jalan Kabupaten Tasikmalaya Picu Sorotan Publik

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Kerusakan Jalan Kabupaten Tasikmalaya Akibat Truk Overload LintasJabar.Id, BERITA DAERAH – Kerusakan Jalan Kabupaten Tasikmalaya kembali menjadi sorotan setelah kondisi ruas jalan di Desa Tawangbanteng, Kecamatan Sukaratu, dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah. Jalan yang berfungsi sebagai jalur utama konektivitas masyarakat tersebut kini dipenuhi lubang dan kerusakan struktural yang semakin meluas. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kerusakan […]

expand_less