KDM Bagikan Daging Jelang Iduladha ke Warga Majalengka Pakai Dana Pribadi
- account_circle Redaktur Lintas Jabar
- calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
- visibility 24
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
lintasjabar.id, BERITA MAJALENGKA – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM kembali menjalankan tradisi sosial menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dengan membagikan ratusan paket daging langsung ke rumah-rumah warga di Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka.
Kegiatan tersebut dilakukan pada Selasa (26/5/2026) dan langsung mendapat perhatian masyarakat karena pembagian dilakukan sebelum Hari Raya Iduladha berlangsung.
Dalam keterangannya, KDM menegaskan bahwa paket daging yang dibagikan bukan berasal dari anggaran pemerintah ataupun dana negara. Seluruh pembelian daging disebut menggunakan dana pribadi dirinya bersama sang anak, Ni Hyang.
Menurutnya, langkah itu dilakukan agar masyarakat dapat menikmati daging lebih awal tanpa harus menunggu pembagian kurban pada hari raya.
“Tujuannya supaya warga bisa langsung memasak dan menikmati daging di malam takbiran tanpa harus antre panjang keesokan harinya,” ujar KDM.
Dedi Mulyadi Pilih Antar Langsung Daging ke Rumah Warga
Berbeda dengan pola pembagian kurban pada umumnya yang dilakukan di satu titik, pembagian daging kali ini dilakukan langsung ke rumah-rumah warga.
Cara tersebut dinilai lebih efektif karena memudahkan masyarakat, khususnya lansia dan warga yang kesulitan datang ke lokasi pembagian.
Kegiatan sosial itu juga menjadi bagian dari tradisi tahunan yang rutin dilakukan Dedi Mulyadi menjelang Iduladha.
Warga Bantarujeg menyambut antusias pembagian tersebut. Banyak masyarakat mengaku terbantu karena bisa langsung mengolah daging untuk kebutuhan keluarga di malam takbiran.
Selain mempererat kedekatan dengan masyarakat, langkah tersebut juga dinilai mengurangi potensi kerumunan saat pembagian kurban pada Hari Raya Iduladha.
Tradisi Sosial KDM Jelang Iduladha
Kegiatan berbagi yang dilakukan KDM kembali menjadi perhatian publik, terutama di media sosial.
Sebagian warga menilai langkah tersebut mencerminkan pendekatan sosial yang dekat dengan masyarakat kecil, terutama dalam momentum hari besar keagamaan.
Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Iduladha, pembagian daging lebih awal dianggap memberi manfaat langsung bagi warga.
Selain itu, penggunaan dana pribadi dalam kegiatan tersebut juga menjadi sorotan tersendiri karena dilakukan tanpa melibatkan anggaran pemerintah.
Momentum berbagi menjelang Iduladha itu sekaligus menjadi gambaran kuatnya budaya gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Jawa Barat. (hs)
- Penulis: Redaktur Lintas Jabar


Saat ini belum ada komentar