Lewati ke konten
Daerah

GateBall Masuk Sekolah, Komunitas Tasikmalaya Dorong Jadi Ekstrakurikuler Pelajar

Kang DoelJuli 18, 20262 menit baca49 dilihat
GateBall Masuk Sekolah
ADS BANNER
728 x 90

lintasjabar.id BERITA TASIKMALAYA – Wacana GateBall Masuk Sekolah mulai digaungkan Komunitas GateBall Tasikmalaya sebagai langkah strategis dalam membangun pembinaan atlet sejak usia dini. Olahraga yang dikenal inklusif dan dapat dimainkan oleh berbagai kelompok usia ini dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui kegiatan ekstrakurikuler di lingkungan pendidikan.

Gagasan tersebut mengemuka dalam kegiatan silaturahmi dan latihan tanding antara Komunitas GateBall Tasikmalaya dengan Durma GateBall Bandung yang berlangsung di Kota Tasikmalaya, Sabtu (18/7/2026).

Ketua Komunitas GateBall Tasikmalaya, H. Rahmat Kurnia, berharap olahraga GateBall mendapat dukungan lebih besar dari pemerintah daerah maupun dunia pendidikan agar semakin dikenal masyarakat.

“Kami berharap GateBall bisa diperkenalkan di sekolah-sekolah dan menjadi bagian dari pembinaan usia dini melalui kegiatan ekstrakurikuler,” ujarnya.

GateBall Masuk Sekolah Jadi Investasi Prestasi Atlet Muda

Menurut Rahmat, pengembangan olahraga tidak cukup hanya mengandalkan komunitas yang sudah ada. Pembinaan atlet harus dimulai dari kalangan pelajar agar regenerasi atlet dapat berjalan secara berkelanjutan.

GateBall dinilai memiliki sejumlah keunggulan karena dapat dimainkan oleh pelajar, orang dewasa, hingga lansia. Selain melatih kemampuan fisik, olahraga ini juga mengedepankan strategi, konsentrasi, dan sportivitas.

Melalui pembinaan sejak dini, Kota Tasikmalaya diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet GateBall yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

GateBall Miliki Nilai Edukasi dan Inklusivitas

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candranegara, menyambut baik kegiatan silaturahmi yang digelar antara komunitas GateBall dari Tasikmalaya dan Bandung.

Menurutnya, olahraga dapat menjadi media yang efektif untuk membangun silaturahmi sekaligus memperkenalkan potensi daerah.

“Kami menyambut baik kunjungan dari Durma GateBall Bandung. Ini bukti bahwa olahraga bisa menjadi jembatan silaturahmi antar daerah,” kata Diky.

Ia menambahkan, GateBall merupakan olahraga yang sangat inklusif karena mampu dimainkan oleh berbagai kalangan usia tanpa batasan tertentu.

GateBall Berpotensi Dikembangkan di Kota Tasikmalaya

Selain memiliki manfaat dari sisi kesehatan dan pembinaan karakter, GateBall juga dinilai memiliki nilai sosial yang tinggi karena mampu mempertemukan berbagai generasi dalam satu permainan.

Ketua Dewan Pembina Korps Alumni Mahasiswa Sunda, Maman Husen Wangsaatmaja, bahkan menilai pengembangan lapangan GateBall juga dapat memberikan manfaat lingkungan karena dapat berfungsi sebagai area resapan air.

Melalui dukungan pemerintah daerah dan dunia pendidikan, GateBall diharapkan tidak hanya menjadi olahraga komunitas, tetapi mampu tumbuh menjadi salah satu cabang olahraga unggulan Kota Tasikmalaya.

Masuknya GateBall ke lingkungan sekolah pun diyakini menjadi langkah awal yang penting dalam memperluas basis pembinaan atlet sekaligus memperkenalkan olahraga ini kepada generasi muda.(KRS/doel)

ADS BANNER
728 x 90

Kang Doel

Penulis konten digital dan jurnalis teknologi di lintasjabar.id

Berita SebelumnyaRumah Diruntuhkan Penipu dengan Dalih Dibangunkan yang Baru, Buruh Tani di Garut Merugi Puluhan Juta Berita SelanjutnyaOperasi Kamtibmas Cisompet Digelar, Polisi Antisipasi Knalpot Brong hingga Kejahatan Jalanan
Iklan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *