Gardu Listrik Meledak di Awipari, Warga Panik Berhamburan
- account_circle Redaktur Lintas Jabar
- calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
- visibility 65
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Insiden gardu listrik meledak di Awipari menggegerkan warga Kelurahan Awipari, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Jumat malam (6/6/2026). Ledakan yang terjadi sekitar pukul 21.55 WIB itu disertai semburan api dan percikan listrik yang terlihat jelas dari kejauhan, sehingga memicu kepanikan warga dan pengguna jalan yang berada di sekitar lokasi.
Peristiwa terjadi di kawasan Jalan KH Khoer Affandi, salah satu jalur yang cukup ramai dilalui kendaraan pada malam hari. Sejumlah warga mengaku sempat mengira suara dentuman keras tersebut berasal dari kecelakaan atau ledakan lainnya sebelum akhirnya diketahui bersumber dari gardu listrik yang mengalami gangguan.
Saksi mata bernama Ronal mengatakan kobaran api muncul secara tiba-tiba dari dalam gardu. Dalam hitungan detik, percikan api membesar dan membuat masyarakat yang berada di sekitar lokasi menjauh untuk menghindari risiko tersengat listrik maupun kemungkinan ledakan susulan.
Kondisi tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi terganggu. Beberapa pengendara motor dan mobil memilih berhenti untuk memastikan situasi aman sebelum melanjutkan perjalanan.
Gardu Listrik Meledak di Awipari, Damkar Bergerak Cepat
Laporan mengenai kejadian tersebut segera diteruskan kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tasikmalaya. Regu 1 Damkar yang dipimpin Samsudin langsung diterjunkan ke lokasi menggunakan satu unit armada Fire Truck 04.
Petugas tiba tidak lama setelah laporan diterima dan segera melakukan penanganan sesuai prosedur keselamatan kebakaran yang melibatkan instalasi kelistrikan.
Karena sumber api berasal dari fasilitas listrik, petugas harus memastikan area aman sebelum melakukan penyemprotan. Langkah ini penting untuk mencegah risiko sengatan listrik terhadap petugas maupun masyarakat yang berada di sekitar lokasi.
Berkat respons cepat tim Damkar, kobaran api berhasil dikendalikan sekitar pukul 22.18 WIB. Setelah api padam, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan berpotensi memicu kebakaran lanjutan.
Dugaan Korsleting Jadi Penyebab Ledakan Gardu Listrik
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lokasi kejadian, penyebab sementara insiden tersebut diduga berasal dari korsleting listrik pada komponen gardu.
Gangguan kelistrikan dapat memicu panas berlebih di dalam sistem distribusi listrik sehingga berpotensi menyebabkan ledakan maupun kebakaran apabila tidak segera terdeteksi.
Meski demikian, penyebab pasti masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut dari pihak terkait, termasuk petugas teknis PLN yang bertanggung jawab terhadap jaringan distribusi listrik di wilayah tersebut.
Dalam kejadian ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun korban luka. Namun kerusakan pada gardu listrik dan jaringan kabel diperkirakan menimbulkan kerugian material yang cukup signifikan.
Arus Listrik Sempat Dipadamkan Demi Keamanan
Usai proses pemadaman selesai, petugas melakukan sterilisasi area guna menghindari risiko lanjutan. Kabel yang terdampak kebakaran diamankan sementara dan pasokan listrik di sekitar lokasi diputus untuk mendukung proses pemeriksaan serta perbaikan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi agar tidak terjadi gangguan susulan yang dapat membahayakan warga maupun pengguna jalan.
Warga sekitar memberikan apresiasi terhadap kecepatan respons Damkar Kota Tasikmalaya yang berhasil mengendalikan situasi sebelum api menjalar ke bangunan atau kendaraan yang berada di dekat lokasi.
Peristiwa gardu listrik meledak di Awipari ini sekaligus menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan percikan api, asap, atau gangguan pada fasilitas kelistrikan umum agar dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi insiden yang lebih besar. (dh/hs)
- Penulis: Redaktur Lintas Jabar


Saat ini belum ada komentar