Kebakaran Cikatomas Hanguskan Toko Parfum dan Bank Mitra
- account_circle Redaktur Lintas Jabar
- calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
- visibility 120
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Peristiwa kebakaran di Cikatomas menghanguskan satu bangunan yang digunakan sebagai toko parfum dan Bank Mitra di Kampung Pakemitan 1, Desa Pakemitan, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (4/6/2026) dini hari. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan berat pada bangunan dan mengganggu aktivitas usaha warga setempat.
Insiden terjadi sekitar pukul 03.00 WIB saat sebagian besar warga masih beristirahat. Api yang tiba-tiba muncul membuat warga sekitar panik dan berupaya melakukan penyelamatan sebelum kobaran api semakin membesar.

Berdasarkan informasi sementara, sumber kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik. Namun penyebab pasti kejadian masih menunggu hasil pendalaman lebih lanjut dari pihak terkait.
Kebakaran di Cikatomas Diketahui Warga Saat Dini Hari
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah warga melihat kepulan asap dan cahaya api dari bangunan yang berada di kawasan permukiman Kampung Pakemitan 1 RT 001 RW 001.
Menyadari adanya kebakaran, warga segera berupaya memberikan pertolongan dan melaporkan kejadian kepada aparat setempat. Respons cepat masyarakat membuat proses penanganan dapat dilakukan sebelum api merambat ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi.
Lokasi kebakaran yang berada di lingkungan padat aktivitas masyarakat membuat warga khawatir api akan menjalar ke rumah dan bangunan di sekitarnya. Beruntung, upaya pemadaman yang dilakukan secara bersama-sama berhasil mencegah meluasnya kebakaran.
Toko Parfum dan Bank Mitra Mengalami Kerusakan Berat
Akibat kebakaran tersebut, satu bangunan yang terbagi menjadi dua sekat mengalami kerusakan berat. Bangunan tersebut diketahui digunakan sebagai toko parfum dan layanan Bank Mitra yang melayani kebutuhan transaksi masyarakat sekitar.
Kerugian material diperkirakan cukup besar mengingat sebagian besar isi bangunan terdampak kobaran api. Namun hingga laporan sementara disusun, belum ada rincian resmi mengenai total nilai kerugian yang ditimbulkan.
Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Seluruh penghuni dan warga sekitar berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.
Kondisi ini menjadi kabar baik di tengah kerugian materi yang harus ditanggung akibat kebakaran tersebut.
Selanjutnya –> Petugas gerak cepat
- Penulis: Redaktur Lintas Jabar


Saat ini belum ada komentar