Lewati ke konten
Daerah

Pabrik Mie Lidi di Tasikmalaya Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp200 Juta

Deny HeryantoMei 14, 20262 menit baca20 dilihat
Kebakaran pabrik mie lidi tasikmalaya-lintasjabar
ADS BANNER
728 x 90

lintasjabar.id BERITA TASIKMALAYA – Kebakaran melanda sebuah pabrik rumahan pengolahan mie lidi di Kampung Kalieung, Desa Linggawangi, Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya, pada Selasa malam (12/5/2026). Insiden tersebut menyebabkan bangunan tempat produksi beserta sejumlah peralatan usaha hangus dilalap api.

Peristiwa kebakaran itu sempat mengundang perhatian warga sekitar karena api dengan cepat membesar dan melahap area produksi dalam waktu singkat.

Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Api Muncul Saat Aktivitas Produksi Berlangsung

Berdasarkan informasi awal, kebakaran terjadi ketika aktivitas produksi mie lidi masih berlangsung di area pengolahan.

Api diduga pertama kali muncul dari ruang pengeringan atau area oven yang digunakan dalam proses produksi.

Saat kejadian, beberapa pekerja disebut sedang berada di lokasi dan menyaksikan langsung munculnya kobaran api.

Material yang mudah terbakar di sekitar area produksi diduga membuat api cepat merambat ke seluruh bagian ruangan.

Damkar Kerahkan Tim ke Lokasi

Komandan Regu 1 Dinas Pemadam Kebakaran, Yayu, menjelaskan pihaknya menerima laporan kebakaran menjelang tengah malam.

Setelah menerima informasi, tim segera diberangkatkan dari markas untuk menuju lokasi kejadian.

Petugas tiba di lokasi kurang dari satu jam setelah laporan masuk dan langsung melakukan upaya pemadaman agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar kawasan tersebut.

Setelah proses penanganan, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan beberapa saat setelah tengah malam. Kecepatan respons petugas dinilai membantu mencegah dampak kebakaran menjadi lebih luas.

Tidak Ada Korban Jiwa

Meski kebakaran menghanguskan area produksi, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Seluruh pekerja dilaporkan berhasil menyelamatkan diri saat api mulai membesar.

Namun, kerugian material yang dialami pemilik usaha diperkirakan cukup besar. Sejumlah fasilitas produksi seperti mesin pengolahan, oven, perlengkapan produksi, serta stok bahan baku disebut ikut terbakar.

Total kerugian akibat kebakaran pabrik mie lidi Tasikmalaya tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp200 juta.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Usai kejadian, aparat kepolisian dari Polsek Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Area kejadian dipasangi garis polisi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses pendalaman, meski dugaan awal mengarah pada sumber api dari area oven produksi.

Insiden ini menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan kerja, terutama di sektor usaha pengolahan yang menggunakan peralatan pemanas dan material mudah terbakar. (dh) 

ADS BANNER
728 x 90

Deny Heryanto

Penulis konten digital dan jurnalis teknologi di AhzaNewsPro.

Berita SebelumnyaHUT ke-27 Kabar Priangan Diwarnai Aksi Tanam Pohon Buah di SLBN Bungursari Berita SelanjutnyaTasikmalaya: Korban Hanyut di Cikalong Ditemukan Tak Bernyawa
Iklan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *