Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial » WFH bagi ASN Mulai Berlaku Usai Lebaran 2026, Hemat BBM atau Bumerang?

WFH bagi ASN Mulai Berlaku Usai Lebaran 2026, Hemat BBM atau Bumerang?

  • account_circle Redaktur Lintas Jabar
  • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
  • visibility 44
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LintasJabar.Id, NASIONAL – Pemerintah memastikan akan menerapkan kebijakan WFH bagi ASN (Work From Home) selama satu hari dalam sepekan setelah Hari Raya Idul Fitri 2026. Kebijakan ini juga didorong untuk diikuti oleh sektor swasta, dengan pengecualian pada layanan publik yang tetap harus berjalan normal.


Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa aturan teknis masih dalam tahap finalisasi. Namun, implementasi kebijakan dipastikan mulai berlaku usai Lebaran.


“WFH akan didetailkan, tetapi sesudah Lebaran kita akan berlakukan,” ujar Airlangga di Jakarta, Sabtu (21/3/2026).


Kebijakan ini akan dikoordinasikan bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), guna memastikan penerapannya berjalan efektif di berbagai sektor.


Strategi Hemat Energi di Tengah Lonjakan Harga Minyak


Penerapan WFH bagi ASN menjadi bagian dari strategi pemerintah merespons lonjakan harga minyak global yang telah menembus lebih dari US$100 per barel, dipicu konflik geopolitik di Timur Tengah.


Pemerintah berharap kebijakan ini mampu menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), sekaligus mengurangi beban subsidi energi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).


Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengantongi estimasi awal terkait potensi penghematan.


“Ada hitungan kasar, sekitar seperlima atau 20 persen penghematan BBM,” ujarnya.


Meski demikian, pemerintah memilih skema satu hari WFH dalam sepekan dengan pertimbangan efektivitas kerja.


“Tidak semua pekerjaan bisa optimal jika terlalu lama WFH,” tambahnya.


Efektivitas Dipertanyakan, Risiko WFH Jadi WFE


Di sisi lain, kebijakan ini menuai catatan kritis dari kalangan akademisi. Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada (UGM), Fahmy Radhi, menilai keberhasilan WFH bagi ASN sangat bergantung pada kedisiplinan pekerja.


Menurutnya, kondisi saat ini berbeda dengan masa pandemi Covid-19, di mana terdapat faktor pendorong kuat berupa risiko kesehatan.


“Tanpa variabel paksa seperti pandemi, tidak ada jaminan pekerja benar-benar tetap di rumah saat WFH,” ujarnya, Minggu (22/3/2026).


Fahmy bahkan menyoroti potensi penyimpangan perilaku, di mana WFH justru berubah menjadi Work From Everywhere (WFE).


“Bisa saja WFH dimanfaatkan untuk bepergian atau liburan panjang, sehingga konsumsi BBM tidak berkurang signifikan,” katanya.


Ancaman ke UMKM dan Sektor Transportasi


Selain efektivitas, dampak ekonomi dari kebijakan WFH bagi ASN juga menjadi perhatian serius. Penurunan mobilitas pekerja dinilai berpotensi menekan pendapatan sektor informal.
UMKM, warung makan, hingga pengemudi ojek online diperkirakan akan terdampak langsung akibat berkurangnya aktivitas perkantoran.


“WFH satu hari berpotensi menurunkan pendapatan sektor transportasi dan pelaku usaha kecil yang bergantung pada pekerja kantoran,” ungkap Fahmy.

Tak hanya itu, sektor manufaktur juga berisiko mengalami penurunan produktivitas jika kebijakan ini diterapkan secara kaku pada lini produksi.


Alternatif Kebijakan: Pembatasan BBM Subsidi
Fahmy menyarankan agar pemerintah tidak terburu-buru menerapkan kebijakan ini tanpa kajian mendalam. Ia menekankan pentingnya analisis menyeluruh antara manfaat dan dampak yang ditimbulkan.


Sebagai alternatif, ia menilai pembatasan BBM subsidi lebih efektif dalam menekan beban anggaran negara.


“BBM subsidi sebaiknya hanya untuk sepeda motor dan angkutan umum. Mobil pribadi harus menggunakan BBM non-subsidi,” tegasnya.


Langkah tersebut dinilai mampu menghemat anggaran hingga Rp120 triliun per tahun, jauh lebih signifikan dibandingkan sekadar mengandalkan kebijakan WFH.

Kebijakan WFH bagi ASN pasca Lebaran 2026 menjadi langkah strategis pemerintah dalam menghadapi tekanan energi global. Namun, efektivitasnya masih menyisakan tanda tanya besar.


Tanpa pengawasan ketat dan disiplin pelaksanaan, kebijakan ini berpotensi tidak mencapai target penghematan, bahkan memicu dampak ekonomi baru di sektor lain. (red)

  • Penulis: Redaktur Lintas Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Pertama Menjabat PLH Wali Kota, Diky Candra Pimpin Apel di Lapas Tasikmalaya

    Hari Pertama Menjabat PLH Wali Kota, Diky Candra Pimpin Apel di Lapas Tasikmalaya

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 22
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Diky Candranegara resmi menjabat Plh Wali Kota Tasikmalaya dan memegang kendali pemerintahan sementara menggantikan Viman Alfarizi Ramadhan yang tengah menunaikan ibadah haji. Hari pertama Diky Candranegara menjabat Plh Wali Kota Tasikmalaya, langsung menjalankan tugas perdananya dengan memimpin Apel Pemasyarakatan Bersih dari Halinar di Lapas Kelas IIB Tasikmalaya, Jumat (8/5/2026). Momentum tersebut […]

  • Polresta Tasikmalaya Bongkar Sindikat Bea Cukai Gadungan, Delapan Pelaku Ditangkap

    Polresta Tasikmalaya Bongkar Sindikat Bea Cukai Gadungan, Delapan Pelaku Ditangkap

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 22
    • 0Komentar

      LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Satreskrim Polresta Tasikmalaya berhasil membongkar sindikat bea cukai gadungan yang beraksi di wilayah Jalan Raya Mangkubumi, Kota Tasikmalaya. Delapan orang pelaku ditangkap setelah diduga memeras seorang pedagang rokok dengan modus menyamar sebagai petugas Bea Cukai. Pengungkapan kasus bea cukai gadungan Tasikmalaya ini dilakukan pada Kamis dini hari, 30 April 2026. […]

  • Penanganan Longsor Cigalontang Tasikmalaya Libatkan Banyak Pihak

    Penanganan Longsor Cigalontang Tasikmalaya Libatkan Banyak Pihak

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Lintasjabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Penanganan bencana longsor di Cigalontang Tasikmalaya menunjukkan respons cepat dari pemerintah daerah bersama berbagai pihak terkait. Longsor yang terjadi di Kampung Buligir, Desa Parentas, Kamis malam (16/04/2026), langsung ditangani melalui koordinasi lintas sektor. Peristiwa ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari, menyebabkan tanah di area tebing […]

  • Jaga Kampung Bareng Polisi, Gerakan Ajak Warga Bantarkalong Perkuat Kamtibmas

    Jaga Kampung Bareng Polisi, Gerakan Ajak Warga Bantarkalong Perkuat Kamtibmas

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 13
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak selalu identik dengan penindakan atau penegakan hukum. Di Desa Bantarkalong, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, kehadiran aparat justru membawa suasana hangat dan penuh keakraban. Melalui kegiatan sambang kamtibmas, Brigadir Asep Mulyana turun langsung menyapa warga, mendengarkan aspirasi, sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Kegiatan […]

  • Silaturahmi dan Audiensi Komunitas SWAKKA Perkuat Kolaborasi Lintas Sektoral di Kota Tasikmalaya

    Silaturahmi dan Audiensi Komunitas SWAKKA Perkuat Kolaborasi Lintas Sektoral di Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Lintas Jabar
    • visibility 61
    • 0Komentar

    LintasJabar.Id, BERITA TASIKMALAYA – Pasca deklarasi Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif (SWAKKA) pada 12 Februari 2026 di Kota Tasikmalaya, komunitas ini mulai mengimplementasikan program kerja awal yang berfokus pada penguatan kemitraan lintas sektoral. Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi dan audiensi komunitas SWAKKA dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Tasikmalaya, sebagai upaya membangun […]

  • Kreativitas warga binaan lapas tasikmalaya

    Warga Binaan Lapas Tasikmalaya, Kreativitas di Balik Jeruji Besi

    • calendar_month 13 jam yang lalu
    • account_circle Deny Heryanto
    • visibility 13
    • 0Komentar

    lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA– Lapas Kelas IIB Tasikmalaya kembali menunjukkan sisi lain pembinaan warga binaan. Ratusan warga binaan sukses menciptakan berbagai kerajinan tangan berbahan dasar bambu hingga akar pohon yang disulap menjadi cenderamata premium bernilai jual tinggi. Kegiatan tersebut dilakukan di ruang khusus pelatihan kerja, Sabtu (9/5/2026). Beragam karya unik lahir dari tangan para warga binaan, […]

expand_less