Garut Buru Atlet Muda Terbaik, Ratusan Pelajar Rebut Tiket Popwilda
- account_circle Redaktur Lintas Jabar
- calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
- visibility 23
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
lintasjabar.id, BERITA GARUT – Kabupaten Garut mulai memanaskan mesin prestasi olahraga pelajar. Ratusan atlet muda dari berbagai kecamatan turun gelanggang mengikuti seleksi terbuka yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut bersama Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (BAPOPSI) sebagai langkah awal membentuk kontingen terbaik menuju Popwilda Jawa Barat 2026.
Seleksi yang berlangsung di SOR RAA Adiwijaya, Tarogong Kidul, Senin (25/5/2026) itu berubah menjadi arena persaingan sengit para pelajar yang ingin membuktikan diri sebagai atlet potensial Kabupaten Garut.
Antusiasme peserta terlihat tinggi sejak pagi. Para atlet datang dari berbagai wilayah dengan satu target yang sama: merebut tempat dalam skuad Garut untuk bertarung di ajang olahraga pelajar tingkat wilayah.
Seleksi ini bukan sekadar agenda formal tahunan, tetapi bagian dari proses serius untuk mencari bibit unggul yang siap membawa nama Kabupaten Garut bersaing di level Jawa Barat.
Kepala Dispora Kabupaten Garut, Asep Mulyana, mengatakan tahun ini proses penjaringan dilakukan secara terbuka dengan sistem seleksi yang ketat.
Menurutnya, Garut tidak ingin sekadar hadir di Popwilda, tetapi ingin mengirim atlet yang benar-benar siap bersaing.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah menjaring atlet pelajar terbaik yang punya potensi besar untuk berprestasi dan membawa nama Garut berbicara lebih jauh di Popwilda,” ujarnya.
Seleksi Atlet Pelajar Garut Fokus Cari Bibit Juara
Empat cabang olahraga menjadi fokus utama seleksi tahun ini, yakni sepak bola, bola voli, bola basket, dan pencak silat.
Khusus pencak silat, proses penjaringan telah dilakukan lebih dulu. Sementara cabang lain dilanjutkan dalam agenda seleksi terbuka ini.
Berdasarkan regulasi yang berlaku, seluruh peserta wajib berstatus sebagai pelajar aktif dengan batas usia maksimal kelahiran 1 Januari 2009 atau setelahnya.
Kriteria tersebut diterapkan untuk memastikan bahwa atlet yang dipilih benar-benar sesuai standar kompetisi pelajar tingkat provinsi.
Seleksi juga tidak hanya menilai kemampuan teknis individu.
Tim penguji yang terdiri dari unsur BAPOPSI, KONI Garut, serta pelatih dari masing-masing cabang olahraga turut menilai aspek fisik, disiplin, mental bertanding, hingga kemampuan bekerja sama dalam tim.
Dengan pendekatan ini, Garut ingin memastikan bahwa atlet yang lolos bukan hanya kuat secara teknik, tetapi juga siap menghadapi tekanan kompetisi.
Garut Bidik Prestasi di Popwilda Jawa Barat 2026
Ajang Popwilda Jawa Barat 2026 yang akan berlangsung di Bandung menjadi target besar.
Dispora Garut berharap kontingen tahun ini mampu tampil lebih kompetitif dan mencetak prestasi membanggakan.
Langkah seleksi terbuka ini sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan olahraga pelajar di Garut mulai bergerak lebih serius.
Tidak hanya mengandalkan atlet lama, tetapi membuka ruang kompetisi yang sehat bagi generasi baru.
Dengan potensi besar yang dimiliki para pelajar Garut, harapan untuk melahirkan kejutan di level provinsi terbuka lebar. (nn/hs)
- Penulis: Redaktur Lintas Jabar

Saat ini belum ada komentar