Lewati ke konten
Uncategorized

Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran Lahan di Kawasan Bendungan Leuwikeris

Kang DoelJuli 4, 20262 menit baca47 dilihat
Kebakaran di Leuwikeris
ADS BANNER
728 x 90

lintasjabar.id, BERITA CIAMIS – Kebakaran di lahan Leuwikeris wilayah Kabupaten Ciamis kembali terjadi. Kali ini, api melalap area penempatan sampah di kawasan Bendungan Leuwikeris, tepatnya di Dusun Guha RT 22 RW 09, Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Jumat (3/7/2026) petang.

Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan ke tumpukan sampah kering hingga memunculkan kobaran api yang kemudian menyebar ke lahan di sekitarnya.

Kondisi cuaca yang panas dan banyaknya material mudah terbakar membuat api cepat membesar sebelum akhirnya berhasil dikendalikan petugas gabungan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun warga yang terdampak langsung dalam kejadian tersebut. Namun, insiden ini menjadi pengingat bahwa kelalaian kecil dapat memicu bencana yang lebih besar, terutama saat musim kemarau mulai berlangsung.

Kebakaran Di Leuwikeris Diduga Berawal dari Puntung Rokok

Laporan hasil kaji cepat BPBD Kabupaten Ciamis menyebutkan kebakaran terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, sementara informasi pertama diterima petugas melalui sambungan telepon pada pukul 19.55 WIB.

Dugaan sementara mengarah pada puntung rokok yang dibuang ke area tumpukan sampah. Api kemudian membakar material kering dan merambat ke lahan yang juga dipenuhi sampah serta semak belukar.

Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 25 x 15 meter atau sekitar 375 meter persegi. Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut berpotensi mengganggu lingkungan sekitar kawasan strategis Bendungan Leuwikeris.

Peristiwa ini kembali menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di lokasi yang dipenuhi material mudah terbakar.

BPBD, Damkar dan Warga Padamkan Api Secara Bersama

Upaya pemadaman melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD Kabupaten Ciamis, Damkar Ciamis, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy, aparat pemerintah desa, hingga masyarakat setempat.

Sinergi tersebut berhasil mempercepat proses pengendalian api sehingga kebakaran tidak meluas ke area lain yang lebih berisiko.

Petugas assessment yang diterjunkan terdiri dari personel pencarian dan pertolongan serta operator Pusdalops PB BPBD Kabupaten Ciamis untuk memastikan kondisi benar-benar aman pascakejadian.

Hingga malam hari, api dinyatakan berhasil dipadamkan sepenuhnya dan tidak ditemukan titik panas lanjutan di lokasi kejadian.

Musim Kemarau Tingkatkan Risiko Kebakaran Lahan

Memasuki musim kemarau, ancaman kebakaran lahan dan hutan diprediksi meningkat di sejumlah wilayah Kabupaten Ciamis.

Vegetasi yang mengering serta keberadaan sampah di lahan terbuka menjadi faktor utama yang mempercepat penyebaran api ketika terjadi pemicu sekecil apa pun.

Pemerintah dan masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, tidak membakar sampah sembarangan, serta menghindari membuang puntung rokok di area terbuka.

Selain menjaga keselamatan lingkungan, langkah tersebut juga penting untuk melindungi kawasan Bendungan Leuwikeris yang memiliki nilai strategis bagi pengelolaan sumber daya air dan pembangunan wilayah di Priangan Timur.(Doel)

ADS BANNER
728 x 90

Kang Doel

Penulis konten digital dan jurnalis teknologi di lintasjabar.id

Berita SebelumnyaWawali Diky Hadiri Haplah Sindangsono, Santunan 13 Anak Yatim Jadi Sorotan Berita SelanjutnyaMerasa Dirugikan, Nasabah Bank BUMN di Tasikmalaya Layangkan Tiga Somasi
Iklan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *