Lewati ke konten
Daerah

Tragedi di Leuwi Genteng Ciamis, Pemuda Asal Cipaku Tewas Tenggelam, Seorang Pengunjung Terluka

Kang DoelJuni 30, 20262 menit baca4 dilihat
ADS BANNER
728 x 90

Ciamis – Suasana wisata di Leuwi Genteng, Blok Bobojong, Dusun Cukanguncal, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, berubah menjadi duka. Seorang pemuda asal Kecamatan Cipaku dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam, sementara seorang pengunjung lainnya mengalami luka setelah diduga menjadi korban penganiayaan dalam insiden yang terjadi pada Minggu (28/6/2026).

Korban meninggal diketahui bernama Yusrizal Maulana Muhtadien (22), warga Dusun Selacai, Desa Selamanik, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis. Adapun korban yang mengalami luka adalah Azi Mahbubillah (14), pelajar asal Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula sekitar pukul 10.00 WIB saat Yusrizal bersama sejumlah rekannya berenang di kawasan Leuwi Genteng. Sekitar 30 menit kemudian, korban diduga mengalami kepanikan saat berada di dalam air hingga akhirnya tenggelam.

Rekan-rekan korban berupaya memberikan pertolongan dan mengevakuasi Yusrizal ke tepi sungai. Namun di tengah proses penyelamatan itu, terjadi kesalahpahaman antara teman korban dengan pengunjung lain yang berujung pada dugaan penganiayaan terhadap Azi hingga mengalami luka memar pada bagian wajah.

Korban Dievakuasi ke Klinik, Satu Meninggal Dunia

Kedua korban kemudian dibawa ke Klinik Al Aamiin di Kelurahan Maleber untuk mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tenaga kesehatan, Yusrizal dinyatakan meninggal dunia. Sementara Azi mendapatkan perawatan akibat luka yang dialaminya.

Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan keterangan saksi, serta mendata barang bukti.

Polisi Selidiki Penyebab Tenggelam dan Dugaan Penganiayaan

Dari hasil penyelidikan awal, polisi menyebut terdapat dugaan korban bersama rekan-rekannya sempat mengonsumsi minuman keras sebelum berenang. Dugaan tersebut didasarkan pada ditemukannya dua botol minuman beralkohol jenis arak Bali di sekitar lokasi kejadian.

Meski demikian, penyidik masih mendalami apakah temuan tersebut memiliki keterkaitan dengan peristiwa tenggelam. Polisi juga melakukan penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi saat proses evakuasi korban.

Menurut keterangan keluarga, Yusrizal diketahui baru pulang dari Bali sebelum berwisata bersama teman-temannya ke Leuwi Genteng.

Pihak keluarga menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Penolakan itu dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang disampaikan kepada pihak berwenang.

Polisi Lakukan Pendalaman

Personel Polsek Ciamis bersama Tim Patroli dan Unit Inafis Polres Ciamis masih melakukan penyelidikan guna mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa, baik terkait penyebab korban tenggelam maupun dugaan penganiayaan yang menyebabkan seorang pengunjung mengalami luka.

Polisi mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berwisata di kawasan sungai atau objek wisata alam serta menghindari tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.(Doel)

ADS BANNER
728 x 90

Kang Doel

Penulis konten digital dan jurnalis teknologi di lintasjabar.id

Berita SebelumnyaTelepon 110 Selamatkan Korban Penyekapan, Pasutri Diduga Sekap Korban Utang di Kota Tasikmalaya Berita SelanjutnyaDari Lulusan Paket C hingga Ketua BEM UGM, Siapa Tiyo Ardiyanto yang Kini Jadi Sorotan?
Iklan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *