Pedagang Garut Plaza Santuni Duafa dan Yatim Sambut 1 Muharam
- account_circle Redaktur Lintas Jabar
- calendar_month 23 jam yang lalu
- visibility 133
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
lintasjabar.id, BERITA GARUT – Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dimanfaatkan para pedagang di Garut Plaza untuk memperkuat kepedulian sosial melalui kegiatan bakti sosial dan santunan bagi masyarakat kurang mampu. Kegiatan yang digelar di Lantai 2 Garut Plaza, Kecamatan Garut Kota, Rabu (17/6/2026), menjadi ajang berbagi sekaligus mempererat hubungan antara pelaku usaha dan warga sekitar.
Acara yang diinisiasi Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Garut Plaza tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, pengurus koperasi pedagang, tokoh masyarakat, serta puluhan penerima manfaat dari berbagai wilayah di sekitar pusat perdagangan tersebut.
Selain menjadi bagian dari peringatan Tahun Baru Islam, kegiatan ini juga mencerminkan semangat gotong royong yang masih terjaga di kalangan pedagang pasar tradisional dan modern di Kabupaten Garut.
Pedagang Garut Plaza Salurkan Sembako untuk Warga Kurang Mampu
Dalam kegiatan tersebut, panitia menyalurkan 100 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan diberikan kepada puluhan warga dari Kelurahan Ciwalen dan Kelurahan Sukamenteri yang selama ini menjadi bagian dari lingkungan sosial Garut Plaza.
Tidak hanya sembako, sejumlah anak yatim juga menerima santunan berupa uang tunai dan perlengkapan sekolah seperti tas, sepatu, serta seragam. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari sekaligus memberikan motivasi bagi anak-anak untuk terus melanjutkan pendidikan.
Ketua Pedagang Garut Plaza, Aries Nurramdan, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut dapat terlaksana berkat dukungan para pedagang dan donatur yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk berbagi kepada sesama.
Menurutnya, kepedulian sosial harus menjadi bagian dari budaya yang tumbuh di lingkungan Garut Plaza, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan.
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Hijrah Pedagang Garut
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut, Ridwan Effendi, mengapresiasi langkah para pedagang yang tidak hanya fokus pada aktivitas bisnis, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Ia menilai Tahun Baru Islam merupakan momentum yang tepat untuk melakukan refleksi sekaligus memperbaiki berbagai aspek kehidupan. Semangat hijrah, menurutnya, perlu diterapkan dalam dunia usaha melalui peningkatan kualitas pelayanan, etos kerja, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Ridwan juga berharap kegiatan santunan dan bakti sosial seperti ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan, melainkan terus berlanjut sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Kebersamaan Jadi Modal Kebangkitan Ekonomi Garut Plaza
Di tengah persaingan dunia usaha yang semakin ketat, semangat kebersamaan yang ditunjukkan para pedagang dinilai menjadi modal penting dalam menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi di Garut Plaza.
Ketua Koperasi Pedagang Garut Hebat, Wawan Karyawan, menyebut loyalitas konsumen dan kekompakan para pedagang menjadi faktor utama yang mampu menjaga eksistensi pusat perdagangan tersebut.
Menurutnya, kebangkitan Garut Plaza tidak hanya bergantung pada aktivitas jual beli semata, tetapi juga pada kemampuan seluruh elemen untuk membangun kepercayaan dan hubungan yang baik dengan masyarakat.
Melalui kegiatan sosial yang digelar dalam suasana Tahun Baru Islam ini, Garut Plaza menunjukkan bahwa pusat perdagangan tidak hanya berfungsi sebagai tempat transaksi ekonomi, tetapi juga mampu menjadi ruang tumbuhnya solidaritas, kepedulian sosial, dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat Garut. (dh/hs)
- Penulis: Redaktur Lintas Jabar


Saat ini belum ada komentar