Ratusan Pelajar Tasikmalaya Antusias Ikuti Seminar Musik Digital
- account_circle Redaktur Lintas Jabar
- calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
- visibility 34
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
lintasjabar.id, BERITA TASIKMALAYA – Ratusan pelajar tingkat SMA, SMK, dan sederajat dari berbagai sekolah di Kota Tasikmalaya mengikuti Seminar Industri Musik dan Ekonomi Kreatif Berbasis Digital yang digelar di Gedung Creative Center (GCC) Dadaha, Sabtu (30/5/2026).
Kegiatan yang memasuki tahap pertama ini merupakan hasil kolaborasi antara Rumusarindo, Polresta Tasikmalaya, dan Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya dalam upaya memperluas wawasan generasi muda terhadap peluang industri kreatif yang terus berkembang di era digital.

Seminar tersebut dibuka langsung oleh Pelaksana Harian Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa sektor ekonomi kreatif kini menjadi salah satu bidang yang menjanjikan bagi kalangan muda, khususnya mereka yang memiliki minat dan bakat di bidang musik serta teknologi digital.
Menurutnya, potensi pelajar Tasikmalaya di bidang seni dan musik cukup besar. Namun potensi tersebut perlu dibarengi dengan pemahaman mengenai pengelolaan karya, perkembangan teknologi, hingga peluang bisnis yang lahir dari industri kreatif modern.
“Generasi muda Tasikmalaya memiliki kreativitas yang luar biasa. Tantangannya adalah bagaimana kreativitas tersebut bisa berkembang menjadi karya yang memiliki nilai ekonomi dan mampu bersaing di pasar digital,” ujarnya.
Peserta Dibekali Produksi Musik, Streaming hingga Hak Cipta
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan perkembangan industri musik digital saat ini. Mulai dari proses produksi musik menggunakan teknologi digital, distribusi karya melalui platform streaming, hingga strategi membangun personal branding melalui media sosial.
Tidak hanya itu, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya perlindungan hak cipta dalam industri kreatif. Materi tersebut dianggap penting mengingat semakin banyak karya digital yang beredar luas melalui internet dan media sosial.
Sejumlah praktisi industri musik, kreator digital, dan musisi yang telah berkiprah di tingkat nasional hadir sebagai pemateri untuk berbagi pengalaman langsung kepada para peserta.
Selain sesi teori, seminar juga menghadirkan praktik sederhana pembuatan musik digital menggunakan aplikasi dan perangkat pendukung yang kini banyak digunakan oleh para kreator musik modern.
Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan. Banyak pelajar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bertanya mengenai peluang karier, proses distribusi karya, hingga cara menghasilkan pendapatan dari industri musik digital.
Dorong Lahirnya Ekosistem Musik Digital Pelajar
Keterlibatan Polresta Tasikmalaya dalam kegiatan ini juga menjadi bagian dari edukasi kepada generasi muda mengenai pentingnya menjaga dan melindungi karya intelektual.
Kasat Intelkam Polresta Tasikmalaya, AKP Widi Eko, menuturkan bahwa pemahaman terkait hak cipta dan keamanan karya digital perlu ditanamkan sejak dini agar para kreator muda tidak menjadi korban pembajakan maupun penyalahgunaan karya.
Sementara itu, Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya berharap kegiatan ini dapat menjadi titik awal terbentuknya komunitas musik digital pelajar yang lebih aktif dan terarah.
Ke depan, sekolah-sekolah diharapkan mampu menghadirkan ruang pengembangan bakat melalui kegiatan ekstrakurikuler berbasis musik digital yang sesuai dengan kebutuhan industri kreatif masa kini.
Rumusarindo sebagai penggagas kegiatan juga berencana melanjutkan program ini melalui berbagai pelatihan lanjutan, seperti workshop produksi musik, pelatihan mixing dan mastering, hingga kompetisi musik digital antarpelajar.
Melalui langkah tersebut, diharapkan semakin banyak talenta muda Tasikmalaya yang mampu berkembang dan berkontribusi dalam memperkuat ekosistem industri kreatif daerah maupun nasional. (hs)
- Penulis: Redaktur Lintas Jabar


Saat ini belum ada komentar